Berita terbaru dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan.
Siwalan - Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, RSUD Adyatma MPH Semarang, RSUD Kraton, dan Puskesmas Siwalan melaksanakan kegiatan Spesialis Keliling (Speling) di Desa Tengengwetan, Kabupaten Pekalongan, Senin (10/8/2026).
Kegiatan ini bertujuan mendekatkan akses pelayanan kesehatan spesialistik kepada masyarakat desa. Sebanyak 100 masyarakat Desa Tengengwetan menjadi sasaran pelayanan dan mendapatkan pemeriksaan serta pelayanan kesehatan secara langsung dari dokter spesialis.
Program Speling merupakan bentuk kolaborasi lintas fasilitas pelayanan kesehatan dalam menghadirkan layanan dokter spesialis lebih dekat dengan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas sekaligus memperluas pemerataan akses layanan spesialistik.
Program Speling diharapkan dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan menjangkau lebih banyak masyarakat di wilayah perdesaan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan di Jawa Tengah.
Senin, 10 Agustus 2026
Kajen – Langkah strategis untuk memperkuat peran lintas sektor dalam mendukung dan mengimplementasikan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) serta membudayakan aktivitas fisik di Kabupaten Pekalongan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan gelar Pertemuan Advokasi Pemberdayaan Masyarakat. Kegiatan ini menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi, merumuskan dukungan kebijakan, serta memperluas kolaborasi antara pemerintah daerah, perangkat desa, organisasi masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya (Kamis, 30/07/2026)
Pertemuan membahas berbagai isu prioritas pemberdayaan masyarakat, termasuk kebijakan KTR dan implementasi Germas di Kabupaten Pekalongan. Melalui advokasi ini, diharapkan setiap unsur yang terlibat dapat berperan aktif dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera. Pertemuan diselenggarakan di Ruang Rapat Indraprasta Bapperida Kabupaten Pekalongan dan dibuka oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, Tohid Margono, S.Pi. Pemaparan materi oleh Kabid P2PL Dinas Kesehatan, M. Khoiruddin S.Kep, Ners, M.Kes menyampaikan tentang “Pentingnya Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Guna Mencegah Penyakit Akibat Rokok”, membahas mengenai epidemiologi penyakit akibat rokok dan Perda Nomor 6 tahun 2024 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Pemateri selanjutnya oleh Sub Koordinator Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat, Yudi Syuhada, SKM, M.Kes menyampaikan tentang “Aktivitas Fisik Sebagai Implementasi GERMAS”. Sesi diskusi dipandu oleh John Federic Tahomena, SKM.
Hadir sebagai peserta dari OPD terkait, pejabat struktural Dinas Kesehatan, Camat Kajen beserta Kepala Desa Tanjungsari, TP PKK Kabupaten Pekalongan dan organisasi profesi PPPKMI Kabupaten Pekalongan. Melalui pertemuan advokasi ini, Pemerintah Kabupaten Pekalongan berharap tercipta komitmen bersama dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di seluruh wilayah kabupaten.
Kamis, 30 Juli 2026
Kajen – Bertempat di Aula Puskesmas Kedungwuni II, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Koordinasi Kepala Puskesmas se-Kabupaten Pekalongan. (Rabu,29/7/2026)
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Pekalongan sebagai forum koordinasi, evaluasi, dan penguatan sinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri secara langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, bersama Kabid Kesmas & Infokes Kabid Yankes, SDK &POM, serta Kabid P2PL.
Sebelum memasuki agenda utama rakor, kegiatan diawali dengan pemaparan dari Kepala Bank Jateng Cabang Kabupaten Pekalongan yang diwakili olen Ketua Tim Pemasaran Deli Istianrifki mengenai Implementasi Host to Host untuk Pelayanan Kesehatan di Puskesmas. Dalam pemaparannya disampaikan bahwa penerapan sistem Host to Host diharapkan mampu mendukung proses transaksi dan pengelolaan keuangan layanan kesehatan di puskesmas menjadi lebih cepat, aman, efektif, dan akuntabel, sekaligus mendukung transformasi digital di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.
Memasuki agenda inti, masing-masing bidang di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menyampaikan paparan mengenai capaian program kerja, evaluasi pelaksanaan kegiatan, berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan, serta strategi tindak lanjut untuk meningkatkan pencapaian target program kesehatan. Penyampaian capaian kinerja ini menjadi bagian penting dalam proses monitoring dan evaluasi guna memastikan seluruh program berjalan sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan.
Melalui forum ini, para Kepala Puskesmas juga memperoleh kesempatan untuk berdiskusi, menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di wilayah kerja masing-masing, serta berbagi praktik baik dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Interaksi tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas bidang dan menghasilkan solusi yang aplikatif untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dr. Zaki Mubarok, M.M menekankan pentingnya komitmen seluruh jajaran puskesmas dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan, memperkuat kolaborasi, serta meningkatkan responsivitas terhadap berbagai program prioritas kesehatan.
Sinergi antara Dinas Kesehatan dan seluruh puskesmas menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan kesehatan primer yang berkualitas, merata, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui penyelenggaraan Rapat Koordinasi Kepala Puskesmas ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi, penguatan koordinasi, serta peningkatan efektivitas pelaksanaan program kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Pekalongan.
Rabu, 29 Juli 2026
Karanganyar – Perkuat sinergi antarsektor guna memastikan para lansia dapat menikmati masa tua yang sehat, mandiri, aktif, dan produktif, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan gelar Kampanye Kelanjutusiaan dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) di Kulu Asri Karanganyar dan diikuti oleh 100 orang lansia perwakilan dari 10 Puskesmas di Kabupaten Pekalongan. (Kamis, 23/07/2026)
Kegiatan Kampanye Kelanjutusiaan bersama lansia tahun 2026 mengusung tema “Mempersiapkan hari tua yang sehat, mandiri, dan berdaya“. Rangkaian peringatan HLUN diawali dengan senam bersama dan fun game, selanjutnya peserta memasuki ruangan aula untuk mengikuti upacara pembukaan. Hadir membuka acara, Sekretaris Dinkes Kabupaten Pekalongan, Tohid margono, S.Pi dengan didampingi Kabid Kesmas dan Infokes, Kabid P2pL dan Sub Koordinator Kesga Gizi. Turut hadir Psikolog dari RSUD Kraton sebagai narasumber, Dodi Adi Budiarto, S.Psi., M.Psi., Psikolog menyampaikan materi ”Mempersiapkan Hari Tua yang Sehat, Mandiri dan Berdaya”. Agenda berikutnya adalah Cek Kesehatan Gratis bagi lansia yang difasilitasi oleh Puskesmas Karanganyar.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengajak seluruh elemen masyarakat, keluarga, dan sektor swasta untuk turut peduli. Dukungan lingkungan terdekat menjadi faktor kunci dalam menjaga semangat hidup dan kemandirian para lansia demi terwujudnya Kabupaten Pekalongan yang sejahtera. Selain itu untuk menghadirkan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung kesejahteraan fisik maupun mental mereka. Lansia bukanlah beban sosial, melainkan aset bangsa yang memiliki kearifan serta pengalaman berharga.
Kamis, 23 Juli 2026
Kajen – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melaksanakan rapat koordinasi bersama Bank Jateng dan Vendor PT Infokes Indonesia untuk mengevaluasi sistem e-Puskesmas dan menyiapkan integrasi Host to Host (H2H). Langkah ini guna mengoptimalkan layanan dan integrasi sistem serta untuk mempercepat digitalisasi transaksi keuangan non-tunai di 15 Puskesmas wilayah Kabupaten Pekalongan pengguna e-Puskesmas. (Rabu, 22/07/2026)
Rapat koordinasi diselenggarakan di aula lantai 2 dengan tujuan untuk menghubungkan dua sistem milik Puskesmas dan Bank Jateng sehingga terciptanya kemudahan dalam melakukan transaksi pembayaran tagihan Puskesmas. Hadir membuka acara, Sekretaris Dinkes Kabupaten Pekalongan, Tohid Margono, S.Pi dilanjutkan paparan materi oleh Tim H2H Bank Jateng dan vendor PT. Infokes Indonesia. Peserta yang diundang dari 15 Puskesmas wilayah Kabupaten Pekalongan pengguna aplikasi e-Puskesmas, masing-masing mengirimkan 2 orang yaitu PIC SIK dan Bedahara Income.
Vendor penyedia aplikasi e-Puskesmas dari PT Infokes Indonesia yang diwakili oleh Rhegama, selaku Customer Succes Executive memaparkan materi terkait perkembangan fitur yaitu ePustu (layanan pencatatan standar puskesmas pembantu), ePus Connect untuk kader posyandu (layanan pencatatan posyandu terintegrasi) dan Klinisia (layanan pendaftaran pasien primer terintegrasi BPJS).
Dalam evaluasi penggunaan e-Puskesmas, Total interaksi yang masuk dari Kabupaten Pekalongan selama periode 2026 tidak terlalu banyak. Dari 15 puskesmas, total interaksi yang masuk sejumlah 126 tiket pertanyaan, 13 tiket Keluhan dan 13 tiket permintaan. Seluruh interaksi yang masuk berasal dari Layanan Live Chat, karena saat ini WAG Kabupaten Pekalongan sudah berjalan satu arah saja. Puskesmas yang paling sering menghubungi CS adalah Puskesmas Bojong I, Puskesmas Karangadadap, Puskesmas Kesesi 2 dan Puskemas Talun.
Rabu, 22 Juli 2026
Semarang – Musyawarah Daerah sukses digelar Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI) Pengurus Daerah Jawa Tengah bertempat di Mahoni Ballroom Hotel Oak Tree Emerald Kota Semarang pada Sabtu kemarin. Forum strategis ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja organisasi, merumuskan program kerja strategis, serta memilih kepengurusan baru periode 2026-2030. (Sabtu, 18/07/2026)
Kegiatan ini dihadiri oleh Pengurus dan anggota delegasi dari seluruh Pengurus Cabang di 35 Kab/kota wilayah Provinsi Jawa Tengah serta Pengurus Daerah. Ketua Umum PPPKMI Pusat, Dr. Sarah Handayani, SKM, M.Kes. hadir memberikan materi Sarasehan dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dr. Zulfachmi Wahab, Sp.PD, Subsp.H.Onk.M(K), FINASIM membuka secara resmi Musyawarah Daerah. Selain itu turut diundang dari berbagai Organisasi Profesi Kesehatan lain.
Musda PPPKMI Jawa Tengah Tahun 2026 diselenggarakan sebagai momentum strategis untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan periode 2022-2026, merumuskan pokok program kerja periode 2026-2030, dan memilih ketua umum untuk keberlanjutan organisasi Pengurus Daerah PPPKMI Jawa Tengah.
Laporan Pertanggungjawaban kepengurusan PPPKMI periode 2022-2026 disampaikan oleh Ketua Umum Pengda PPPKMI Jawa Tengah, Dr. dr. Anung Sugihantono, M.Kes dan berdasarkan hasil Sidang Pleno IV, telah terpilih secara aklamasi Dr. Nurjanah, SKM, M.Kes sebagai Ketua PPPKMI Pengda Jawa Tengah yang baru untuk periode 2026-2030.
PPPKMI terus mengambil peran aktif dalam mengawal kampanye kesehatan masyarakat, seperti inisiatif Aksi Makan Sehat, Jalan Sehat, dan Pikir Sehat yang digaungkan di berbagai daerah. Melalui Musda ini, PPPKMI Pengda Jawa Tengah siap bersinergi dengan pemerintah daerah, akademisi, dan lintas sektor untuk mendukung tercapainya target pembangunan kesehatan nasional.
Senin, 20 Juli 2026
Berita terbaru dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan.
Siwalan - Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, RSUD Adyatma MPH Semarang, RSUD Kraton, dan Puskesmas Siwalan melaksanakan kegiatan Spesialis Keliling (Speling) di Desa Tengengwetan, Kabupaten Pekalongan, Senin (10/8/2026).
Kegiatan ini bertujuan mendekatkan akses pelayanan kesehatan spesialistik kepada masyarakat desa. Sebanyak 100 masyarakat Desa Tengengwetan menjadi sasaran pelayanan dan mendapatkan pemeriksaan serta pelayanan kesehatan secara langsung dari dokter spesialis.
Program Speling merupakan bentuk kolaborasi lintas fasilitas pelayanan kesehatan dalam menghadirkan layanan dokter spesialis lebih dekat dengan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas sekaligus memperluas pemerataan akses layanan spesialistik.
Program Speling diharapkan dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan menjangkau lebih banyak masyarakat di wilayah perdesaan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan di Jawa Tengah.
Senin, 10 Agustus 2026
Kajen – Langkah strategis untuk memperkuat peran lintas sektor dalam mendukung dan mengimplementasikan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) serta membudayakan aktivitas fisik di Kabupaten Pekalongan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan gelar Pertemuan Advokasi Pemberdayaan Masyarakat. Kegiatan ini menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi, merumuskan dukungan kebijakan, serta memperluas kolaborasi antara pemerintah daerah, perangkat desa, organisasi masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya (Kamis, 30/07/2026)
Pertemuan membahas berbagai isu prioritas pemberdayaan masyarakat, termasuk kebijakan KTR dan implementasi Germas di Kabupaten Pekalongan. Melalui advokasi ini, diharapkan setiap unsur yang terlibat dapat berperan aktif dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera. Pertemuan diselenggarakan di Ruang Rapat Indraprasta Bapperida Kabupaten Pekalongan dan dibuka oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, Tohid Margono, S.Pi. Pemaparan materi oleh Kabid P2PL Dinas Kesehatan, M. Khoiruddin S.Kep, Ners, M.Kes menyampaikan tentang “Pentingnya Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Guna Mencegah Penyakit Akibat Rokok”, membahas mengenai epidemiologi penyakit akibat rokok dan Perda Nomor 6 tahun 2024 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Pemateri selanjutnya oleh Sub Koordinator Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat, Yudi Syuhada, SKM, M.Kes menyampaikan tentang “Aktivitas Fisik Sebagai Implementasi GERMAS”. Sesi diskusi dipandu oleh John Federic Tahomena, SKM.
Hadir sebagai peserta dari OPD terkait, pejabat struktural Dinas Kesehatan, Camat Kajen beserta Kepala Desa Tanjungsari, TP PKK Kabupaten Pekalongan dan organisasi profesi PPPKMI Kabupaten Pekalongan. Melalui pertemuan advokasi ini, Pemerintah Kabupaten Pekalongan berharap tercipta komitmen bersama dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di seluruh wilayah kabupaten.
Kamis, 30 Juli 2026
Kajen – Bertempat di Aula Puskesmas Kedungwuni II, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Koordinasi Kepala Puskesmas se-Kabupaten Pekalongan. (Rabu,29/7/2026)
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Pekalongan sebagai forum koordinasi, evaluasi, dan penguatan sinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri secara langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, bersama Kabid Kesmas & Infokes Kabid Yankes, SDK &POM, serta Kabid P2PL.
Sebelum memasuki agenda utama rakor, kegiatan diawali dengan pemaparan dari Kepala Bank Jateng Cabang Kabupaten Pekalongan yang diwakili olen Ketua Tim Pemasaran Deli Istianrifki mengenai Implementasi Host to Host untuk Pelayanan Kesehatan di Puskesmas. Dalam pemaparannya disampaikan bahwa penerapan sistem Host to Host diharapkan mampu mendukung proses transaksi dan pengelolaan keuangan layanan kesehatan di puskesmas menjadi lebih cepat, aman, efektif, dan akuntabel, sekaligus mendukung transformasi digital di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.
Memasuki agenda inti, masing-masing bidang di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menyampaikan paparan mengenai capaian program kerja, evaluasi pelaksanaan kegiatan, berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan, serta strategi tindak lanjut untuk meningkatkan pencapaian target program kesehatan. Penyampaian capaian kinerja ini menjadi bagian penting dalam proses monitoring dan evaluasi guna memastikan seluruh program berjalan sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan.
Melalui forum ini, para Kepala Puskesmas juga memperoleh kesempatan untuk berdiskusi, menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di wilayah kerja masing-masing, serta berbagi praktik baik dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Interaksi tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas bidang dan menghasilkan solusi yang aplikatif untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dr. Zaki Mubarok, M.M menekankan pentingnya komitmen seluruh jajaran puskesmas dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan, memperkuat kolaborasi, serta meningkatkan responsivitas terhadap berbagai program prioritas kesehatan.
Sinergi antara Dinas Kesehatan dan seluruh puskesmas menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan kesehatan primer yang berkualitas, merata, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui penyelenggaraan Rapat Koordinasi Kepala Puskesmas ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi, penguatan koordinasi, serta peningkatan efektivitas pelaksanaan program kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Pekalongan.
Rabu, 29 Juli 2026
Karanganyar – Perkuat sinergi antarsektor guna memastikan para lansia dapat menikmati masa tua yang sehat, mandiri, aktif, dan produktif, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan gelar Kampanye Kelanjutusiaan dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) di Kulu Asri Karanganyar dan diikuti oleh 100 orang lansia perwakilan dari 10 Puskesmas di Kabupaten Pekalongan. (Kamis, 23/07/2026)
Kegiatan Kampanye Kelanjutusiaan bersama lansia tahun 2026 mengusung tema “Mempersiapkan hari tua yang sehat, mandiri, dan berdaya“. Rangkaian peringatan HLUN diawali dengan senam bersama dan fun game, selanjutnya peserta memasuki ruangan aula untuk mengikuti upacara pembukaan. Hadir membuka acara, Sekretaris Dinkes Kabupaten Pekalongan, Tohid margono, S.Pi dengan didampingi Kabid Kesmas dan Infokes, Kabid P2pL dan Sub Koordinator Kesga Gizi. Turut hadir Psikolog dari RSUD Kraton sebagai narasumber, Dodi Adi Budiarto, S.Psi., M.Psi., Psikolog menyampaikan materi ”Mempersiapkan Hari Tua yang Sehat, Mandiri dan Berdaya”. Agenda berikutnya adalah Cek Kesehatan Gratis bagi lansia yang difasilitasi oleh Puskesmas Karanganyar.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengajak seluruh elemen masyarakat, keluarga, dan sektor swasta untuk turut peduli. Dukungan lingkungan terdekat menjadi faktor kunci dalam menjaga semangat hidup dan kemandirian para lansia demi terwujudnya Kabupaten Pekalongan yang sejahtera. Selain itu untuk menghadirkan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung kesejahteraan fisik maupun mental mereka. Lansia bukanlah beban sosial, melainkan aset bangsa yang memiliki kearifan serta pengalaman berharga.
Kamis, 23 Juli 2026
Kajen – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melaksanakan rapat koordinasi bersama Bank Jateng dan Vendor PT Infokes Indonesia untuk mengevaluasi sistem e-Puskesmas dan menyiapkan integrasi Host to Host (H2H). Langkah ini guna mengoptimalkan layanan dan integrasi sistem serta untuk mempercepat digitalisasi transaksi keuangan non-tunai di 15 Puskesmas wilayah Kabupaten Pekalongan pengguna e-Puskesmas. (Rabu, 22/07/2026)
Rapat koordinasi diselenggarakan di aula lantai 2 dengan tujuan untuk menghubungkan dua sistem milik Puskesmas dan Bank Jateng sehingga terciptanya kemudahan dalam melakukan transaksi pembayaran tagihan Puskesmas. Hadir membuka acara, Sekretaris Dinkes Kabupaten Pekalongan, Tohid Margono, S.Pi dilanjutkan paparan materi oleh Tim H2H Bank Jateng dan vendor PT. Infokes Indonesia. Peserta yang diundang dari 15 Puskesmas wilayah Kabupaten Pekalongan pengguna aplikasi e-Puskesmas, masing-masing mengirimkan 2 orang yaitu PIC SIK dan Bedahara Income.
Vendor penyedia aplikasi e-Puskesmas dari PT Infokes Indonesia yang diwakili oleh Rhegama, selaku Customer Succes Executive memaparkan materi terkait perkembangan fitur yaitu ePustu (layanan pencatatan standar puskesmas pembantu), ePus Connect untuk kader posyandu (layanan pencatatan posyandu terintegrasi) dan Klinisia (layanan pendaftaran pasien primer terintegrasi BPJS).
Dalam evaluasi penggunaan e-Puskesmas, Total interaksi yang masuk dari Kabupaten Pekalongan selama periode 2026 tidak terlalu banyak. Dari 15 puskesmas, total interaksi yang masuk sejumlah 126 tiket pertanyaan, 13 tiket Keluhan dan 13 tiket permintaan. Seluruh interaksi yang masuk berasal dari Layanan Live Chat, karena saat ini WAG Kabupaten Pekalongan sudah berjalan satu arah saja. Puskesmas yang paling sering menghubungi CS adalah Puskesmas Bojong I, Puskesmas Karangadadap, Puskesmas Kesesi 2 dan Puskemas Talun.
Rabu, 22 Juli 2026
Semarang – Musyawarah Daerah sukses digelar Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI) Pengurus Daerah Jawa Tengah bertempat di Mahoni Ballroom Hotel Oak Tree Emerald Kota Semarang pada Sabtu kemarin. Forum strategis ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja organisasi, merumuskan program kerja strategis, serta memilih kepengurusan baru periode 2026-2030. (Sabtu, 18/07/2026)
Kegiatan ini dihadiri oleh Pengurus dan anggota delegasi dari seluruh Pengurus Cabang di 35 Kab/kota wilayah Provinsi Jawa Tengah serta Pengurus Daerah. Ketua Umum PPPKMI Pusat, Dr. Sarah Handayani, SKM, M.Kes. hadir memberikan materi Sarasehan dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dr. Zulfachmi Wahab, Sp.PD, Subsp.H.Onk.M(K), FINASIM membuka secara resmi Musyawarah Daerah. Selain itu turut diundang dari berbagai Organisasi Profesi Kesehatan lain.
Musda PPPKMI Jawa Tengah Tahun 2026 diselenggarakan sebagai momentum strategis untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan periode 2022-2026, merumuskan pokok program kerja periode 2026-2030, dan memilih ketua umum untuk keberlanjutan organisasi Pengurus Daerah PPPKMI Jawa Tengah.
Laporan Pertanggungjawaban kepengurusan PPPKMI periode 2022-2026 disampaikan oleh Ketua Umum Pengda PPPKMI Jawa Tengah, Dr. dr. Anung Sugihantono, M.Kes dan berdasarkan hasil Sidang Pleno IV, telah terpilih secara aklamasi Dr. Nurjanah, SKM, M.Kes sebagai Ketua PPPKMI Pengda Jawa Tengah yang baru untuk periode 2026-2030.
PPPKMI terus mengambil peran aktif dalam mengawal kampanye kesehatan masyarakat, seperti inisiatif Aksi Makan Sehat, Jalan Sehat, dan Pikir Sehat yang digaungkan di berbagai daerah. Melalui Musda ini, PPPKMI Pengda Jawa Tengah siap bersinergi dengan pemerintah daerah, akademisi, dan lintas sektor untuk mendukung tercapainya target pembangunan kesehatan nasional.
Senin, 20 Juli 2026