Berita terbaru dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan.
Kajen – Bertempat di Aula Lantai 2 Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan hari ini menggelar serah terima peserta magang Brigif Infanteri 52/Padmanegoro (Rabu,23/9/26).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman personel Brigif Infanteri 52/Padmanegoro dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan tingkat pertama.
Kegiatan magang ini diterima secara langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan “Kami menyambut baik pelaksanaan kegiatan magang ini. Kami berharap para peserta dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman mengenai pelaksanaan pelayanan kesehatan tingkat pertama, sekaligus memperkuat sinergi antara Dinas Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan Brigif Infanteri 52/Padmanegoro,” ujar Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, dr. Zaki Mubarok, M.M.
Sebanyak 10 personel Brigif Infanteri 52/Padmanegoro mengikuti kegiatan magang tersebut. Para peserta berasal dari berbagai pangkat, yaitu Serda dan Prada, dan selanjutnya akan mendapatkan pengalaman serta pembelajaran terkait pelaksanaan pelayanan di Puskesmas Kajen I, Puskesmas Bojong I dan Puskesmas Sragi I.
Kepada jajaran Puskesmas yang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan, kami mengharapkan dukungan dan pendampingan sehingga proses magang dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan sehingga kegiatan ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi semua pihak.
Rabu, 23 September 2026
Kajen - Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan bersama Saka Bakti Husada Kwartir Cabang Pekalongan menggelar Kampanye dan Penggerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat yang dirangkaikan dengan Seleksi Dewan Saka Bakti Husada Masa Bakti 2026–2028, Sabtu (19/9/2026).
[Gambar]
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan ini diikuti 140 peserta dari 26 ranting se-Kabupaten Pekalongan, terdiri atas Pelaksana Promosi Kesehatan Puskesmas, calon Dewan Saka, dan anggota Saka Bakti Husada. Kegiatan dibuka oleh Mabisaka Bakti Husada, Kakak Tohid Margono, S.Pi. Para peserta kemudian mendapatkan materi dari kakak Sugiyanto, S.Pd., M.M. dan Dewan Saka Bakti Husada.
Mengusung tema “Bersatu dalam Aksi, Membangun Regenerasi Pramuka yang Berdedikasi”, kegiatan ini bertujuan mendorong peran generasi muda dalam penggerakan masyarakat untuk hidup sehat sekaligus mendukung regenerasi Dewan Saka Bakti Husada. Rangkaian kegiatan meliputi senam bersama, upacara pembukaan, penyampaian materi, tes tertulis, Bantuan Hidup Dasar (BHD), dan wawancara bagi calon Dewan Saka. Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota Saka Bakti Husada semakin aktif berperan sebagai penggerak dan teladan dalam menerapkan perilaku hidup sehat di masyarakat.
Sabtu, 19 September 2026
Kajen - Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melalui Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB) mulai melaksanakan pendampingan intensif kepada seluruh 26 puskesmas se-Kabupaten Pekalongan sebagai langkah persiapan menghadapi pelaksanaan survei akreditasi puskesmas tahun 2028. Kegiatan pendampingan ini berlangsung selama hampir satu bulan, terhitung sejak 9 September 2026 hingga 6 Oktober 2026, dan melibatkan 6 (enam) tim TPCB yang masing-masing membina cluster puskesmas di wilayah Kabupaten Pekalongan. (Senin, 14/09/2026)
[Gambar]
Pendampingan ini merupakan bagian dari strategi Dinkes Kabupaten Pekalongan untuk memastikan setiap puskesmas siap secara administratif, manajerial, maupun teknis pelayanan sebelum menjalani proses survei akreditasi yang menjadi salah satu indikator mutu layanan kesehatan primer di Indonesia. Tim TPCB dibentuk untuk memberikan bimbingan berkelanjutan kepada puskesmas binaan dalam masing-masing cluster, mulai dari penguatan tata kelola manajemen, pemenuhan standar pelayanan, hingga kesiapan dokumen dan bukti pelaksanaan (evidence) yang akan dinilai oleh surveior akreditasi. Pendekatan cluster ini memungkinkan proses pembinaan berjalan lebih terarah, karena puskesmas dikelompokkan berdasarkan kebutuhan dan karakteristik wilayah kerja masing-masing, dengan setiap tim bertanggung jawab mengawal kesiapan puskesmas dalam clusternya secara lebih intensif dan fokus.
[Gambar]
Akreditasi bukan tujuan akhir, melainkan alat ukur untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Dengan langkah persiapan yang matang ini, Dinkes Kabupaten Pekalongan optimis 26 puskesmas binaan mampu menghadapi survei akreditasi tahun 2028 dengan baik dan mencatatkan peningkatan mutu pelayanan kesehatan primer di wilayah Kabupaten Pekalongan.
[Gambar]
Senin, 14 September 2026
Kajen – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan gelar Desiminasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Umum dan Anak Sekolah, bertempat di Gedung IBI Jalan Teuku Umar Kajen, pada Rabu, 2 September 2026. Kegiatan ini digelar dalam rangka pembinaan sekaligus evaluasi guna mendorong peningkatan capaian pelaksanaan program CKG di wilayah Kabupaten Pekalongan. (Rabu, 2/9/2026)
Kegiatan ini diikuti oleh 78 peserta yang terdiri dari Kepala Puskesmas, pengelola program CKG dan Petugas UKS se-Kabupaten Pekalongan. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, dr, Zaki Mubarok, M.M membuka secara resmi dan memberikan sambutan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen daerah dalam mengoptimalkan pelaksanaan program CKG umum dan anak sekolah, sekaligus sebagai forum evaluasi bersama untuk memetakan capaian, kendala, dan langkah perbaikan di masing-masing wilayah kerja Puskesmas. Selain menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, turut hadir juga dari Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes yang diundang khusus untuk berbagi pengalaman dan praktik baik (best practice) dalam pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis, mengingat capaian program CKG di Kabupaten Brebes dinilai baik dan dapat menjadi contoh pembelajaran bagi Kabupaten Pekalongan.
Moderator dalam kegiatan ini adalah Kepala Bidang P2PL, M. Khoirudin, S.Kep, Ners, M M. Kepala Bidang Kesmas dan Infokes, dr. Ryan Ardanaputra mepaparkan capaian pelaksanaan program CKG di Kabupaten Pekalongan hingga saat ini, mencakup jumlah sasaran yang telah terlayani, kendala di lapangan, serta strategi percepatan yang perlu dilakukan agar target capaian dapat terpenuhi secara optimal. Sementara itu, narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yuni Rahayuningtyas, SKM, M.Kes dan Luberta Widya Ratnaningrum, SKM memberikan materi terkait kebijakan, mekanisme pelaksanaan, indikator, serta strategi peningkatan capaian program Cek Kesehatan Gratis umum dan anak sekolah, mengacu pada kebijakan tingkat provinsi.
Melalui kegiatan desiminasi, pembinaan, dan evaluasi ini, Dinkes Kabupaten Pekalongan berharap seluruh Puskesmas dan satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Pekalongan dapat lebih memahami target dan mekanisme pelaksanaan program CKG, sehingga capaian program dapat meningkat secara signifikan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta deteksi dini permasalahan kesehatan pada anak usia sekolah. Sebagai tindak lanjut kegiatan ini, seluruh Puskesmas diharapkan dapat menyusun langkah percepatan capaian CKG di wilayah kerja masing-masing, yang akan dipantau dan dievaluasi secara berkala oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan.
Rabu, 2 September 2026
Kajen — Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan gelar kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Calon Jamaah Haji Tahun 2027 sebagai bagian dari rangkaian persiapan pemberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh calon jamaah haji berada dalam kondisi kesehatan yang optimal sebelum menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci di Tahun 2027 nanti. (Rabu, 26/8/2026)
Kepala Bidang P2PL Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, M. Khoirudin, S.Kep.Ners, M.Kes menyampaikan sambutan pembuka acara bahwa pemeriksaan kesehatan ini merupakan tahapan wajib dan strategis dalam siklus pembinaan kesehatan haji, mengingat aktivitas ibadah haji menuntut kondisi fisik yang prima serta perjalanan panjang dengan iklim dan cuaca yang berbeda dari Indonesia. "Pemeriksaan kesehatan ini kami lakukan agar setiap calon jamaah haji mengetahui secara pasti kondisi kesehatannya masing-masing, sehingga dapat dilakukan penanganan, pembinaan, atau pengobatan lebih awal apabila ditemukan masalah kesehatan. Tujuan akhirnya adalah agar seluruh jamaah dapat menunaikan ibadah haji dengan sehat, aman, dan mabrur," ujarnya.
Kegiatan ini berlangsung selama 6 hari, mulai tanggal 26 Agustus hingga 2 September 2026 di halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dan gedung UPT Labkesda. sebanyak 1.012 orang calon jamaah haji Kabupaten Pekalongan akan diperiksa kesehatannya. Rangkaian pemeriksaan calon jamaah haji meliputi: pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium (gula darah), urin kreatin, EKG dan rontgent. Kegiatan ini melibatkan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan, UPT Labkesda dan Puskesmas se-Kabupaten Pekalongan.
Dengan terlaksananya pemeriksaan kesehatan ini, hasilnya dapat digunakan untuk mendukung penentuan status kelaikan kesehatan (istitha'ah kesehatan) setiap calon jamaah, sekaligus menjadi dasar penyusunan rencana pembinaan kesehatan lanjutan bagi jamaah yang memerlukan perhatian khusus. Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan berharap seluruh calon jamaah haji Kabupaten Pekalongan Tahun 2027 dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, sehat, dan meraih predikat haji mabrur.
Rabu, 26 Agustus 2026
Kajen – Pekan Raya Kajen (PRK) tahun 2026 dibuka secara resmi oleh Plt Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S, M.S di Alun-alun Kajen pada Selasa sore (25/08/2026). Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan tahun 2026 yang menghadirkan beragam stan dari instansi pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas masyarakat se-Kabupaten Pekalongan.
Acara tahunan ini rutin digelar oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan yang dilaksanakan selama sepekan yaitu dari tanggal 25 sampai dengan 30 Agustus 2026. Mengusung semangat “UMKM Maju, Bersatu dan Berkarya”, Pekan Raya Kajen hadir dengan beragam kegiatan menarik yang memadukan budaya, kuliner, kreativitas, hiburan, dan potensi UMKM. Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan beserta jajarannya turut andil membuka stan kesehatan yang menghadirkan sejumlah layanan seperti literasi dan dan edukasi kesehatan serta Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat pengunjung PRK. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya Dinas Kesehatan dalam mendekatkan informasi, layanan, serta pesan-pesan kesehatan kepada masyarakat secara langsung, interaktif, dan mudah dipahami.
Pekan Raya Kajen diharapkan menjadi ruang promosi dan pemasaran bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten Pekalongan. Berbagai produk unggulan daerah ditampilkan dan ditawarkan kepada masyarakat. Melalui ajang Pekan Raya Kajen ini, masyarakat tidak hanya menikmati hiburan dan produk unggulan daerah, tetapi juga mendapatkan akses layanan kesehatan dan informasi yang bermanfaat. Dinas Kesehatan beserta jajarannya yaitu puskesmas siap melayani masyarakat.
Selasa, 25 Agustus 2026
Berita terbaru dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan.
Kajen – Bertempat di Aula Lantai 2 Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan hari ini menggelar serah terima peserta magang Brigif Infanteri 52/Padmanegoro (Rabu,23/9/26).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman personel Brigif Infanteri 52/Padmanegoro dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan tingkat pertama.
Kegiatan magang ini diterima secara langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan “Kami menyambut baik pelaksanaan kegiatan magang ini. Kami berharap para peserta dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman mengenai pelaksanaan pelayanan kesehatan tingkat pertama, sekaligus memperkuat sinergi antara Dinas Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan Brigif Infanteri 52/Padmanegoro,” ujar Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, dr. Zaki Mubarok, M.M.
Sebanyak 10 personel Brigif Infanteri 52/Padmanegoro mengikuti kegiatan magang tersebut. Para peserta berasal dari berbagai pangkat, yaitu Serda dan Prada, dan selanjutnya akan mendapatkan pengalaman serta pembelajaran terkait pelaksanaan pelayanan di Puskesmas Kajen I, Puskesmas Bojong I dan Puskesmas Sragi I.
Kepada jajaran Puskesmas yang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan, kami mengharapkan dukungan dan pendampingan sehingga proses magang dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan sehingga kegiatan ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi semua pihak.
Rabu, 23 September 2026
Kajen - Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan bersama Saka Bakti Husada Kwartir Cabang Pekalongan menggelar Kampanye dan Penggerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat yang dirangkaikan dengan Seleksi Dewan Saka Bakti Husada Masa Bakti 2026–2028, Sabtu (19/9/2026).
[Gambar]
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan ini diikuti 140 peserta dari 26 ranting se-Kabupaten Pekalongan, terdiri atas Pelaksana Promosi Kesehatan Puskesmas, calon Dewan Saka, dan anggota Saka Bakti Husada. Kegiatan dibuka oleh Mabisaka Bakti Husada, Kakak Tohid Margono, S.Pi. Para peserta kemudian mendapatkan materi dari kakak Sugiyanto, S.Pd., M.M. dan Dewan Saka Bakti Husada.
Mengusung tema “Bersatu dalam Aksi, Membangun Regenerasi Pramuka yang Berdedikasi”, kegiatan ini bertujuan mendorong peran generasi muda dalam penggerakan masyarakat untuk hidup sehat sekaligus mendukung regenerasi Dewan Saka Bakti Husada. Rangkaian kegiatan meliputi senam bersama, upacara pembukaan, penyampaian materi, tes tertulis, Bantuan Hidup Dasar (BHD), dan wawancara bagi calon Dewan Saka. Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota Saka Bakti Husada semakin aktif berperan sebagai penggerak dan teladan dalam menerapkan perilaku hidup sehat di masyarakat.
Sabtu, 19 September 2026
Kajen - Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melalui Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB) mulai melaksanakan pendampingan intensif kepada seluruh 26 puskesmas se-Kabupaten Pekalongan sebagai langkah persiapan menghadapi pelaksanaan survei akreditasi puskesmas tahun 2028. Kegiatan pendampingan ini berlangsung selama hampir satu bulan, terhitung sejak 9 September 2026 hingga 6 Oktober 2026, dan melibatkan 6 (enam) tim TPCB yang masing-masing membina cluster puskesmas di wilayah Kabupaten Pekalongan. (Senin, 14/09/2026)
[Gambar]
Pendampingan ini merupakan bagian dari strategi Dinkes Kabupaten Pekalongan untuk memastikan setiap puskesmas siap secara administratif, manajerial, maupun teknis pelayanan sebelum menjalani proses survei akreditasi yang menjadi salah satu indikator mutu layanan kesehatan primer di Indonesia. Tim TPCB dibentuk untuk memberikan bimbingan berkelanjutan kepada puskesmas binaan dalam masing-masing cluster, mulai dari penguatan tata kelola manajemen, pemenuhan standar pelayanan, hingga kesiapan dokumen dan bukti pelaksanaan (evidence) yang akan dinilai oleh surveior akreditasi. Pendekatan cluster ini memungkinkan proses pembinaan berjalan lebih terarah, karena puskesmas dikelompokkan berdasarkan kebutuhan dan karakteristik wilayah kerja masing-masing, dengan setiap tim bertanggung jawab mengawal kesiapan puskesmas dalam clusternya secara lebih intensif dan fokus.
[Gambar]
Akreditasi bukan tujuan akhir, melainkan alat ukur untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Dengan langkah persiapan yang matang ini, Dinkes Kabupaten Pekalongan optimis 26 puskesmas binaan mampu menghadapi survei akreditasi tahun 2028 dengan baik dan mencatatkan peningkatan mutu pelayanan kesehatan primer di wilayah Kabupaten Pekalongan.
[Gambar]
Senin, 14 September 2026
Kajen – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan gelar Desiminasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Umum dan Anak Sekolah, bertempat di Gedung IBI Jalan Teuku Umar Kajen, pada Rabu, 2 September 2026. Kegiatan ini digelar dalam rangka pembinaan sekaligus evaluasi guna mendorong peningkatan capaian pelaksanaan program CKG di wilayah Kabupaten Pekalongan. (Rabu, 2/9/2026)
Kegiatan ini diikuti oleh 78 peserta yang terdiri dari Kepala Puskesmas, pengelola program CKG dan Petugas UKS se-Kabupaten Pekalongan. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, dr, Zaki Mubarok, M.M membuka secara resmi dan memberikan sambutan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen daerah dalam mengoptimalkan pelaksanaan program CKG umum dan anak sekolah, sekaligus sebagai forum evaluasi bersama untuk memetakan capaian, kendala, dan langkah perbaikan di masing-masing wilayah kerja Puskesmas. Selain menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, turut hadir juga dari Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes yang diundang khusus untuk berbagi pengalaman dan praktik baik (best practice) dalam pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis, mengingat capaian program CKG di Kabupaten Brebes dinilai baik dan dapat menjadi contoh pembelajaran bagi Kabupaten Pekalongan.
Moderator dalam kegiatan ini adalah Kepala Bidang P2PL, M. Khoirudin, S.Kep, Ners, M M. Kepala Bidang Kesmas dan Infokes, dr. Ryan Ardanaputra mepaparkan capaian pelaksanaan program CKG di Kabupaten Pekalongan hingga saat ini, mencakup jumlah sasaran yang telah terlayani, kendala di lapangan, serta strategi percepatan yang perlu dilakukan agar target capaian dapat terpenuhi secara optimal. Sementara itu, narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yuni Rahayuningtyas, SKM, M.Kes dan Luberta Widya Ratnaningrum, SKM memberikan materi terkait kebijakan, mekanisme pelaksanaan, indikator, serta strategi peningkatan capaian program Cek Kesehatan Gratis umum dan anak sekolah, mengacu pada kebijakan tingkat provinsi.
Melalui kegiatan desiminasi, pembinaan, dan evaluasi ini, Dinkes Kabupaten Pekalongan berharap seluruh Puskesmas dan satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Pekalongan dapat lebih memahami target dan mekanisme pelaksanaan program CKG, sehingga capaian program dapat meningkat secara signifikan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta deteksi dini permasalahan kesehatan pada anak usia sekolah. Sebagai tindak lanjut kegiatan ini, seluruh Puskesmas diharapkan dapat menyusun langkah percepatan capaian CKG di wilayah kerja masing-masing, yang akan dipantau dan dievaluasi secara berkala oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan.
Rabu, 2 September 2026
Kajen — Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan gelar kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Calon Jamaah Haji Tahun 2027 sebagai bagian dari rangkaian persiapan pemberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh calon jamaah haji berada dalam kondisi kesehatan yang optimal sebelum menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci di Tahun 2027 nanti. (Rabu, 26/8/2026)
Kepala Bidang P2PL Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, M. Khoirudin, S.Kep.Ners, M.Kes menyampaikan sambutan pembuka acara bahwa pemeriksaan kesehatan ini merupakan tahapan wajib dan strategis dalam siklus pembinaan kesehatan haji, mengingat aktivitas ibadah haji menuntut kondisi fisik yang prima serta perjalanan panjang dengan iklim dan cuaca yang berbeda dari Indonesia. "Pemeriksaan kesehatan ini kami lakukan agar setiap calon jamaah haji mengetahui secara pasti kondisi kesehatannya masing-masing, sehingga dapat dilakukan penanganan, pembinaan, atau pengobatan lebih awal apabila ditemukan masalah kesehatan. Tujuan akhirnya adalah agar seluruh jamaah dapat menunaikan ibadah haji dengan sehat, aman, dan mabrur," ujarnya.
Kegiatan ini berlangsung selama 6 hari, mulai tanggal 26 Agustus hingga 2 September 2026 di halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dan gedung UPT Labkesda. sebanyak 1.012 orang calon jamaah haji Kabupaten Pekalongan akan diperiksa kesehatannya. Rangkaian pemeriksaan calon jamaah haji meliputi: pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium (gula darah), urin kreatin, EKG dan rontgent. Kegiatan ini melibatkan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan, UPT Labkesda dan Puskesmas se-Kabupaten Pekalongan.
Dengan terlaksananya pemeriksaan kesehatan ini, hasilnya dapat digunakan untuk mendukung penentuan status kelaikan kesehatan (istitha'ah kesehatan) setiap calon jamaah, sekaligus menjadi dasar penyusunan rencana pembinaan kesehatan lanjutan bagi jamaah yang memerlukan perhatian khusus. Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan berharap seluruh calon jamaah haji Kabupaten Pekalongan Tahun 2027 dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, sehat, dan meraih predikat haji mabrur.
Rabu, 26 Agustus 2026
Kajen – Pekan Raya Kajen (PRK) tahun 2026 dibuka secara resmi oleh Plt Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S, M.S di Alun-alun Kajen pada Selasa sore (25/08/2026). Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan tahun 2026 yang menghadirkan beragam stan dari instansi pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas masyarakat se-Kabupaten Pekalongan.
Acara tahunan ini rutin digelar oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan yang dilaksanakan selama sepekan yaitu dari tanggal 25 sampai dengan 30 Agustus 2026. Mengusung semangat “UMKM Maju, Bersatu dan Berkarya”, Pekan Raya Kajen hadir dengan beragam kegiatan menarik yang memadukan budaya, kuliner, kreativitas, hiburan, dan potensi UMKM. Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan beserta jajarannya turut andil membuka stan kesehatan yang menghadirkan sejumlah layanan seperti literasi dan dan edukasi kesehatan serta Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat pengunjung PRK. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya Dinas Kesehatan dalam mendekatkan informasi, layanan, serta pesan-pesan kesehatan kepada masyarakat secara langsung, interaktif, dan mudah dipahami.
Pekan Raya Kajen diharapkan menjadi ruang promosi dan pemasaran bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten Pekalongan. Berbagai produk unggulan daerah ditampilkan dan ditawarkan kepada masyarakat. Melalui ajang Pekan Raya Kajen ini, masyarakat tidak hanya menikmati hiburan dan produk unggulan daerah, tetapi juga mendapatkan akses layanan kesehatan dan informasi yang bermanfaat. Dinas Kesehatan beserta jajarannya yaitu puskesmas siap melayani masyarakat.
Selasa, 25 Agustus 2026