Berita terbaru dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan.
Wiradesa – Suasana halaman SDN 01 Pekuncen, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, pagi ini tampak berbeda dari biasanya. Ratusan siswa berseragam rapi berbaris di depan deretan wastafel, menggosok telapak tangan mereka dengan busa sabun sambil bernyanyi bersama. Pemandangan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Sedunia yang jatuh pada tanggal 15 Oktober 2026. (Kamis, 15/10/2026)
Kegiatan ini diprakarsai oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Pekalongan dan dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan, Ibu Galuh Sukirman. Kehadirannya menjadi penyemangat bagi para siswa, guru, dan pemangku kepentingan di wilayah setempat yang turut serta dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Ibu Galuh Sukirman menegaskan bahwa kebiasaan mencuci tangan pakai sabun merupakan langkah sederhana namun berdampak besar bagi kesehatan keluarga. “Cuci tangan pakai sabun memang terlihat sederhana, tetapi inilah benteng pertama untuk melindungi anak-anak kita dari berbagai penyakit, seperti diare, infeksi saluran pernapasan, dan cacingan. Kebiasaan baik ini harus ditanamkan sejak dini, dimulai dari sekolah dan dari rumah,” ujarnya. TP PKK sebagai penggerak keluarga memiliki peran strategis untuk memastikan pesan hidup bersih dan sehat sampai ke setiap rumah. Melalui anak-anak sebagai agen perubahan, kebiasaan CTPS diharapkan menular kepada orang tua, saudara, dan lingkungan sekitar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan siswa - siswi yang tergabung dalam Polisi Cilik yang mencuri perhatian. Dengan seragam lengkap dan langkah tegap, mereka tampil memukau di hadapan para tamu undangan dengan menampilkan 12 dril pengaturan lalu lintas dan tari hanoman. Selain itu, anggota Polisi Cilik juga turut mengajak teman-temannya untuk tertib mengantre saat mencuci tangan dan menjadi contoh dalam menerapkan enam langkah CTPS. Penampilan ini mendapat tepuk tangan meriah dari para siswa, guru, dan tamu undangan, sekaligus menunjukkan bahwa disiplin dan hidup bersih dapat berjalan beriringan sejak usia dini.
Pada kesempatan tersebut, Ibu Ketua TP PKK juga memberikan souvenir berupa buku cerita kepada SDN 01 Pekuncen dan turut dihadirkan Perpustakaan Keliling dari Dinas Arpus Kab. Pekalongan. Siswa – siswi menyambut dengan antusias kehadiran Perpustakaan Keliling ini.
Acara dilanjutkan dengan Penyampaian edukasi mengenai pentingnya CTPS, serta sebagai perwujudan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dilaksanakan senam CTPS yang dipandu oleh siswa siswi dari SDN 01 Pekuncen dan diikuti oleh seluruh tamu undangan. Agar edukasi lebih mengena, ibu Galuh Sukirman mengajak siswa siswi untuk mempraktikkan enam langkah cuci tangan yang benar. Suasana semakin meriah dengan adanya yel-yel CTPS, permainan edukatif, dan kuis seputar kebersihan tangan yang disambut antusias oleh para siswa.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini. Kepala SDN 01 Pekuncen menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Kabupaten Pekalongan yang telah memilih sekolahnya sebagai lokasi peringatan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah, sekaligus mendukung terwujudnya sekolah yang sehat dan nyaman bagi peserta didik.
Peringatan Hari CTPS Sedunia tahun ini mengingatkan kita semua bahwa perilaku hidup bersih dan sehat bukan sekadar kewajiban pada hari tertentu, melainkan kebiasaan yang harus dijalankan setiap hari. Dengan semangat gotong royong, TP PKK Kabupaten Pekalongan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan CTPS sebagai gerakan bersama demi terwujudnya keluarga sehat dan generasi yang kuat.
Kamis, 15 Oktober 2026
Kajen – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melaksanakan apel pagi bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan yang baru, dr. Ryan Ardanaputra, bertempat di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Selasa (29/9/2026).
[Gambar]
Apel pagi diikuti oleh pejabat struktural dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, membangun kebersamaan, serta menyatukan langkah seluruh jajaran dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, dr. Ryan Ardanaputra menekankan pentingnya menjaga soliditas, memperkuat kerja sama, serta melakukan perbaikan secara berkelanjutan dalam pelaksanaan tugas. Seluruh jajaran Dinas Kesehatan diharapkan dapat saling mendukung dan membangun lingkungan kerja yang semakin kompak, terbuka, dan kolaboratif.
Penguatan komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh jejaring fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) juga menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan tugas ke depan. Sinergi antara Dinas Kesehatan dengan seluruh jejaring fasyankes diperlukan untuk mendukung penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang terpadu, efektif, dan berkesinambungan.
[Gambar]
Melalui penguatan internal serta kolaborasi dengan seluruh jejaring pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang responsif, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Apel pagi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat soliditas dan menyatukan komitmen seluruh jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dalam menjalankan tugas dan meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Selasa, 29 September 2026
Kajen – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan memperkuat sinergi pembinaan Posyandu melalui Pertemuan Penyusunan Program Bersama Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pekalongan Tahun 2026 di Ruang Indraprasta Bapperida Kabupaten Pekalongan (24/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 50 peserta, terdiri dari Ketua Bidang pada Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pekalongan, Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan, dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Pekalongan. Kegiatan juga melibatkan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pekalongan, Dr. Galuh Kirana Dwi Areni, S.S., M.Pd., Kepala Dinas PMD Kabupaten Pekalongan, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan.
Pertemuan ini bertujuan menyelaraskan program dan memperkuat koordinasi pembinaan Posyandu antara tingkat kabupaten, kecamatan, dan Puskesmas, khususnya dalam mendukung penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan. Melalui kegiatan tersebut, peserta membahas kebijakan pembinaan Posyandu, peta jalan Posyandu 6 SPM, integrasi pelayanan kesehatan, serta penyusunan rencana tindak lanjut bersama. Kegiatan ini diharapkan menghasilkan kesepakatan dan rencana kerja bersama sehingga pembinaan Posyandu dapat berjalan lebih terarah dan terpadu di seluruh wilayah Kabupaten Pekalongan.
[Gambar]
Kamis, 24 September 2026
Kajen – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menerima peserta Internship Dokter Gigi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertempat di Aula lantai 2 (Kamis/24/9/2026)
Serah terima peserta internship dilakukan oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan sebagai bagian dari rangkaian pelaksanaan program internship dokter gigi di wilayah Kabupaten Pekalongan.
“Program internship ini diharapkan dapat memberikan pengalaman bagi para dokter gigi dalam menjalankan pelayanan secara langsung di fasilitas kesehatan. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses dengan baik, menjaga profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar dr. Zaki Mubarok, M.M
[Gambar]
Sebanyak 6 orang peserta PIDGI tersebut selanjutnya akan melaksanakan kegiatan internship di Puskesmas Wiradesa dan RSUD Kraton. Penempatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman praktik pelayanan kesehatan gigi dan mulut secara langsung kepada masyarakat sekaligus mendukung pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan Kabupaten Pekalongan.
Dengan diterimanya peserta PIDGI tersebut, diharapkan terjalin sinergi yang baik antara Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Puskesmas Wiradesa, dan RSUD Kraton dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Kabupaten Pekalongan.
Kamis, 24 September 2026
Kajen – Bertempat di Aula Lantai 2 Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan hari ini menggelar serah terima peserta magang Brigif Infanteri 52/Padmanegoro (Rabu,23/9/26).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman personel Brigif Infanteri 52/Padmanegoro dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan tingkat pertama.
Kegiatan magang ini diterima secara langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan “Kami menyambut baik pelaksanaan kegiatan magang ini. Kami berharap para peserta dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman mengenai pelaksanaan pelayanan kesehatan tingkat pertama, sekaligus memperkuat sinergi antara Dinas Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan Brigif Infanteri 52/Padmanegoro,” ujar Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, dr. Zaki Mubarok, M.M.
Sebanyak 10 personel Brigif Infanteri 52/Padmanegoro mengikuti kegiatan magang tersebut. Para peserta berasal dari berbagai pangkat, yaitu Serda dan Prada, dan selanjutnya akan mendapatkan pengalaman serta pembelajaran terkait pelaksanaan pelayanan di Puskesmas Kajen I, Puskesmas Bojong I dan Puskesmas Sragi I.
Kepada jajaran Puskesmas yang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan, kami mengharapkan dukungan dan pendampingan sehingga proses magang dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan sehingga kegiatan ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi semua pihak.
Rabu, 23 September 2026
Kajen - Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan bersama Saka Bakti Husada Kwartir Cabang Pekalongan menggelar Kampanye dan Penggerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat yang dirangkaikan dengan Seleksi Dewan Saka Bakti Husada Masa Bakti 2026–2028, Sabtu (19/9/2026).
[Gambar]
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan ini diikuti 140 peserta dari 26 ranting se-Kabupaten Pekalongan, terdiri atas Pelaksana Promosi Kesehatan Puskesmas, calon Dewan Saka, dan anggota Saka Bakti Husada. Kegiatan dibuka oleh Mabisaka Bakti Husada, Kakak Tohid Margono, S.Pi. Para peserta kemudian mendapatkan materi dari kakak Sugiyanto, S.Pd., M.M. dan Dewan Saka Bakti Husada.
Mengusung tema “Bersatu dalam Aksi, Membangun Regenerasi Pramuka yang Berdedikasi”, kegiatan ini bertujuan mendorong peran generasi muda dalam penggerakan masyarakat untuk hidup sehat sekaligus mendukung regenerasi Dewan Saka Bakti Husada. Rangkaian kegiatan meliputi senam bersama, upacara pembukaan, penyampaian materi, tes tertulis, Bantuan Hidup Dasar (BHD), dan wawancara bagi calon Dewan Saka. Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota Saka Bakti Husada semakin aktif berperan sebagai penggerak dan teladan dalam menerapkan perilaku hidup sehat di masyarakat.
Sabtu, 19 September 2026
Berita terbaru dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan.
Wiradesa – Suasana halaman SDN 01 Pekuncen, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, pagi ini tampak berbeda dari biasanya. Ratusan siswa berseragam rapi berbaris di depan deretan wastafel, menggosok telapak tangan mereka dengan busa sabun sambil bernyanyi bersama. Pemandangan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Sedunia yang jatuh pada tanggal 15 Oktober 2026. (Kamis, 15/10/2026)
Kegiatan ini diprakarsai oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Pekalongan dan dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan, Ibu Galuh Sukirman. Kehadirannya menjadi penyemangat bagi para siswa, guru, dan pemangku kepentingan di wilayah setempat yang turut serta dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Ibu Galuh Sukirman menegaskan bahwa kebiasaan mencuci tangan pakai sabun merupakan langkah sederhana namun berdampak besar bagi kesehatan keluarga. “Cuci tangan pakai sabun memang terlihat sederhana, tetapi inilah benteng pertama untuk melindungi anak-anak kita dari berbagai penyakit, seperti diare, infeksi saluran pernapasan, dan cacingan. Kebiasaan baik ini harus ditanamkan sejak dini, dimulai dari sekolah dan dari rumah,” ujarnya. TP PKK sebagai penggerak keluarga memiliki peran strategis untuk memastikan pesan hidup bersih dan sehat sampai ke setiap rumah. Melalui anak-anak sebagai agen perubahan, kebiasaan CTPS diharapkan menular kepada orang tua, saudara, dan lingkungan sekitar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan siswa - siswi yang tergabung dalam Polisi Cilik yang mencuri perhatian. Dengan seragam lengkap dan langkah tegap, mereka tampil memukau di hadapan para tamu undangan dengan menampilkan 12 dril pengaturan lalu lintas dan tari hanoman. Selain itu, anggota Polisi Cilik juga turut mengajak teman-temannya untuk tertib mengantre saat mencuci tangan dan menjadi contoh dalam menerapkan enam langkah CTPS. Penampilan ini mendapat tepuk tangan meriah dari para siswa, guru, dan tamu undangan, sekaligus menunjukkan bahwa disiplin dan hidup bersih dapat berjalan beriringan sejak usia dini.
Pada kesempatan tersebut, Ibu Ketua TP PKK juga memberikan souvenir berupa buku cerita kepada SDN 01 Pekuncen dan turut dihadirkan Perpustakaan Keliling dari Dinas Arpus Kab. Pekalongan. Siswa – siswi menyambut dengan antusias kehadiran Perpustakaan Keliling ini.
Acara dilanjutkan dengan Penyampaian edukasi mengenai pentingnya CTPS, serta sebagai perwujudan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dilaksanakan senam CTPS yang dipandu oleh siswa siswi dari SDN 01 Pekuncen dan diikuti oleh seluruh tamu undangan. Agar edukasi lebih mengena, ibu Galuh Sukirman mengajak siswa siswi untuk mempraktikkan enam langkah cuci tangan yang benar. Suasana semakin meriah dengan adanya yel-yel CTPS, permainan edukatif, dan kuis seputar kebersihan tangan yang disambut antusias oleh para siswa.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini. Kepala SDN 01 Pekuncen menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Kabupaten Pekalongan yang telah memilih sekolahnya sebagai lokasi peringatan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah, sekaligus mendukung terwujudnya sekolah yang sehat dan nyaman bagi peserta didik.
Peringatan Hari CTPS Sedunia tahun ini mengingatkan kita semua bahwa perilaku hidup bersih dan sehat bukan sekadar kewajiban pada hari tertentu, melainkan kebiasaan yang harus dijalankan setiap hari. Dengan semangat gotong royong, TP PKK Kabupaten Pekalongan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan CTPS sebagai gerakan bersama demi terwujudnya keluarga sehat dan generasi yang kuat.
Kamis, 15 Oktober 2026
Kajen – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melaksanakan apel pagi bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan yang baru, dr. Ryan Ardanaputra, bertempat di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Selasa (29/9/2026).
[Gambar]
Apel pagi diikuti oleh pejabat struktural dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, membangun kebersamaan, serta menyatukan langkah seluruh jajaran dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, dr. Ryan Ardanaputra menekankan pentingnya menjaga soliditas, memperkuat kerja sama, serta melakukan perbaikan secara berkelanjutan dalam pelaksanaan tugas. Seluruh jajaran Dinas Kesehatan diharapkan dapat saling mendukung dan membangun lingkungan kerja yang semakin kompak, terbuka, dan kolaboratif.
Penguatan komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh jejaring fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) juga menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan tugas ke depan. Sinergi antara Dinas Kesehatan dengan seluruh jejaring fasyankes diperlukan untuk mendukung penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang terpadu, efektif, dan berkesinambungan.
[Gambar]
Melalui penguatan internal serta kolaborasi dengan seluruh jejaring pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang responsif, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Apel pagi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat soliditas dan menyatukan komitmen seluruh jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dalam menjalankan tugas dan meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Selasa, 29 September 2026
Kajen – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan memperkuat sinergi pembinaan Posyandu melalui Pertemuan Penyusunan Program Bersama Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pekalongan Tahun 2026 di Ruang Indraprasta Bapperida Kabupaten Pekalongan (24/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 50 peserta, terdiri dari Ketua Bidang pada Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pekalongan, Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan, dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Pekalongan. Kegiatan juga melibatkan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pekalongan, Dr. Galuh Kirana Dwi Areni, S.S., M.Pd., Kepala Dinas PMD Kabupaten Pekalongan, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan.
Pertemuan ini bertujuan menyelaraskan program dan memperkuat koordinasi pembinaan Posyandu antara tingkat kabupaten, kecamatan, dan Puskesmas, khususnya dalam mendukung penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan. Melalui kegiatan tersebut, peserta membahas kebijakan pembinaan Posyandu, peta jalan Posyandu 6 SPM, integrasi pelayanan kesehatan, serta penyusunan rencana tindak lanjut bersama. Kegiatan ini diharapkan menghasilkan kesepakatan dan rencana kerja bersama sehingga pembinaan Posyandu dapat berjalan lebih terarah dan terpadu di seluruh wilayah Kabupaten Pekalongan.
[Gambar]
Kamis, 24 September 2026
Kajen – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menerima peserta Internship Dokter Gigi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertempat di Aula lantai 2 (Kamis/24/9/2026)
Serah terima peserta internship dilakukan oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan sebagai bagian dari rangkaian pelaksanaan program internship dokter gigi di wilayah Kabupaten Pekalongan.
“Program internship ini diharapkan dapat memberikan pengalaman bagi para dokter gigi dalam menjalankan pelayanan secara langsung di fasilitas kesehatan. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses dengan baik, menjaga profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar dr. Zaki Mubarok, M.M
[Gambar]
Sebanyak 6 orang peserta PIDGI tersebut selanjutnya akan melaksanakan kegiatan internship di Puskesmas Wiradesa dan RSUD Kraton. Penempatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman praktik pelayanan kesehatan gigi dan mulut secara langsung kepada masyarakat sekaligus mendukung pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan Kabupaten Pekalongan.
Dengan diterimanya peserta PIDGI tersebut, diharapkan terjalin sinergi yang baik antara Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Puskesmas Wiradesa, dan RSUD Kraton dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Kabupaten Pekalongan.
Kamis, 24 September 2026
Kajen – Bertempat di Aula Lantai 2 Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan hari ini menggelar serah terima peserta magang Brigif Infanteri 52/Padmanegoro (Rabu,23/9/26).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman personel Brigif Infanteri 52/Padmanegoro dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan tingkat pertama.
Kegiatan magang ini diterima secara langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan “Kami menyambut baik pelaksanaan kegiatan magang ini. Kami berharap para peserta dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman mengenai pelaksanaan pelayanan kesehatan tingkat pertama, sekaligus memperkuat sinergi antara Dinas Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan Brigif Infanteri 52/Padmanegoro,” ujar Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, dr. Zaki Mubarok, M.M.
Sebanyak 10 personel Brigif Infanteri 52/Padmanegoro mengikuti kegiatan magang tersebut. Para peserta berasal dari berbagai pangkat, yaitu Serda dan Prada, dan selanjutnya akan mendapatkan pengalaman serta pembelajaran terkait pelaksanaan pelayanan di Puskesmas Kajen I, Puskesmas Bojong I dan Puskesmas Sragi I.
Kepada jajaran Puskesmas yang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan, kami mengharapkan dukungan dan pendampingan sehingga proses magang dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan sehingga kegiatan ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi semua pihak.
Rabu, 23 September 2026
Kajen - Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan bersama Saka Bakti Husada Kwartir Cabang Pekalongan menggelar Kampanye dan Penggerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat yang dirangkaikan dengan Seleksi Dewan Saka Bakti Husada Masa Bakti 2026–2028, Sabtu (19/9/2026).
[Gambar]
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan ini diikuti 140 peserta dari 26 ranting se-Kabupaten Pekalongan, terdiri atas Pelaksana Promosi Kesehatan Puskesmas, calon Dewan Saka, dan anggota Saka Bakti Husada. Kegiatan dibuka oleh Mabisaka Bakti Husada, Kakak Tohid Margono, S.Pi. Para peserta kemudian mendapatkan materi dari kakak Sugiyanto, S.Pd., M.M. dan Dewan Saka Bakti Husada.
Mengusung tema “Bersatu dalam Aksi, Membangun Regenerasi Pramuka yang Berdedikasi”, kegiatan ini bertujuan mendorong peran generasi muda dalam penggerakan masyarakat untuk hidup sehat sekaligus mendukung regenerasi Dewan Saka Bakti Husada. Rangkaian kegiatan meliputi senam bersama, upacara pembukaan, penyampaian materi, tes tertulis, Bantuan Hidup Dasar (BHD), dan wawancara bagi calon Dewan Saka. Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota Saka Bakti Husada semakin aktif berperan sebagai penggerak dan teladan dalam menerapkan perilaku hidup sehat di masyarakat.
Sabtu, 19 September 2026