Dinkes Kab. Pekalongan
Kamis, 15 Oktober 2026
Wiradesa – Suasana halaman SDN 01 Pekuncen, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, pagi ini tampak berbeda dari biasanya. Ratusan siswa berseragam rapi berbaris di depan deretan wastafel, menggosok telapak tangan mereka dengan busa sabun sambil bernyanyi bersama. Pemandangan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Sedunia yang jatuh pada tanggal 15 Oktober 2026. (Kamis, 15/10/2026)
Kegiatan ini diprakarsai oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Pekalongan dan dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan, Ibu Galuh Sukirman. Kehadirannya menjadi penyemangat bagi para siswa, guru, dan pemangku kepentingan di wilayah setempat yang turut serta dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Ibu Galuh Sukirman menegaskan bahwa kebiasaan mencuci tangan pakai sabun merupakan langkah sederhana namun berdampak besar bagi kesehatan keluarga. “Cuci tangan pakai sabun memang terlihat sederhana, tetapi inilah benteng pertama untuk melindungi anak-anak kita dari berbagai penyakit, seperti diare, infeksi saluran pernapasan, dan cacingan. Kebiasaan baik ini harus ditanamkan sejak dini, dimulai dari sekolah dan dari rumah,” ujarnya. TP PKK sebagai penggerak keluarga memiliki peran strategis untuk memastikan pesan hidup bersih dan sehat sampai ke setiap rumah. Melalui anak-anak sebagai agen perubahan, kebiasaan CTPS diharapkan menular kepada orang tua, saudara, dan lingkungan sekitar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan siswa - siswi yang tergabung dalam Polisi Cilik yang mencuri perhatian. Dengan seragam lengkap dan langkah tegap, mereka tampil memukau di hadapan para tamu undangan dengan menampilkan 12 dril pengaturan lalu lintas dan tari hanoman. Selain itu, anggota Polisi Cilik juga turut mengajak teman-temannya untuk tertib mengantre saat mencuci tangan dan menjadi contoh dalam menerapkan enam langkah CTPS. Penampilan ini mendapat tepuk tangan meriah dari para siswa, guru, dan tamu undangan, sekaligus menunjukkan bahwa disiplin dan hidup bersih dapat berjalan beriringan sejak usia dini.
Pada kesempatan tersebut, Ibu Ketua TP PKK juga memberikan souvenir berupa buku cerita kepada SDN 01 Pekuncen dan turut dihadirkan Perpustakaan Keliling dari Dinas Arpus Kab. Pekalongan. Siswa – siswi menyambut dengan antusias kehadiran Perpustakaan Keliling ini.
Acara dilanjutkan dengan Penyampaian edukasi mengenai pentingnya CTPS, serta sebagai perwujudan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dilaksanakan senam CTPS yang dipandu oleh siswa siswi dari SDN 01 Pekuncen dan diikuti oleh seluruh tamu undangan. Agar edukasi lebih mengena, ibu Galuh Sukirman mengajak siswa siswi untuk mempraktikkan enam langkah cuci tangan yang benar. Suasana semakin meriah dengan adanya yel-yel CTPS, permainan edukatif, dan kuis seputar kebersihan tangan yang disambut antusias oleh para siswa.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini. Kepala SDN 01 Pekuncen menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Kabupaten Pekalongan yang telah memilih sekolahnya sebagai lokasi peringatan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah, sekaligus mendukung terwujudnya sekolah yang sehat dan nyaman bagi peserta didik.
Peringatan Hari CTPS Sedunia tahun ini mengingatkan kita semua bahwa perilaku hidup bersih dan sehat bukan sekadar kewajiban pada hari tertentu, melainkan kebiasaan yang harus dijalankan setiap hari. Dengan semangat gotong royong, TP PKK Kabupaten Pekalongan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan CTPS sebagai gerakan bersama demi terwujudnya keluarga sehat dan generasi yang kuat.