Kajen – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan kembali menggelar ajang kompetisi untuk kader kesehatan dalam rangka implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan pencegahan stunting di Kabupaten Pekalongan berupa Jambore Kader Kesehatan Tahun 2024 yang diselenggarakan di halaman Kantor Dinas Kesehatan pada hari Sabtu kemarin. (14/12/2024)
[Gambar]
Acara dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro, S.KM, M.Kes yang diawali senam bersama seluruh peserta. Dalam sambutannya menyampaikan “ucapan terimakasih untuk para kader sebagai garda terdepan yang telah berperan membantu tenaga kesehatan di puskesmas, kegiatan jambore ini sebagai sarana peningkatan pengetahuan kesehatan yang dikemas dalam kegiatan yang menyenangkan dan ajang aktualisasi diri agar mempunyai sikap sosial, toleransi dan kerjasama yang baik serta memberikan motivasi dan pengalaman yang berguna bagi para kader posyandu”, begitu imbuhnya.
[Gambar]
Peserta yang hadir dalam Jambore Kader Kesehatan adalah Kader Kesehatan Puskesmas se Kabupaten Pekalongan yang terdiri dari 6 orang kader Posyandu, 3 orang kader remaja/SBH dan 1 orang Petugas Pendamping dari masing masing Puskesmas. Jambore Kader Kesehatan merupakan agenda rutin tahunan yang di tahun 2024 ini mengambil topik tentang integrasi layanan primer dan upaya penurunan stunting di Kabupaten Pekalongan.
[Gambar]
Giat lomba yang diikuti oleh peserta antara lain : lomba cerdas cermat, lomba role play intervensi masalah kesehatan dan lomba video best practice program penanganan stunting atau pelayanan posyandu ILP. Penghargaan hadiah lomba bagi para pemenang diserahkan pada hari itu juga oleh oleh Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. Berikut pemenangnya adalah :
1. lomba cerdas cermas
Juara 1 : Puskesmas kedungwuni 1
Juara 2 : Puskesmas Kajen 2
Juara 3 : Puskesmas Karanganyar.
2. Lomba Video
Juara 1 : Puskesmas Lebakbarang,
Juara 2 : Puskesmas Buaran
Juara 3 : Puskesmas Kedungwuni 1.
3. Lomba role playJuara 1 : Puskesmas Bojong 2Juara 2 : Puskesmas WonopringgoJuara 3 : Puskesmas Karanganyar
Selasa, 17 Desember 2024
Jakarta – Pemerintah Kabupaten Pekalongan kembali meraih prestasi gemilang. Kali ini menerima penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award Tahun 2024 Kategori Pratama dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang diselenggarakan di Hotel The St. Regis Jakarta. (Selasa, 10/12/2024)
Bupati Pekalongan yang dalam kesempatan ini di wakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M.Yulian Akbar, S.Sos, M.Si menerima penghargaan yang diserahkan oleh Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Dante Saksono Harbuwono. Turut hadir dalam penganugerahan penghargaan STBM Award yaitu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro, S.KM, M.Kes beserta Kabid P2PL, M. Khoirudin, S.Kep, Ners, M.Kes. Sebanyak 42 kabupaten/kota menerima penghargaan sesuai kategori yang diperolehnya, antara lain 23 kabupaten/kota kategori pratama, 15 kabupaten/kota kategori madya dan 4 kabupaten/kota kategori paripurna.
[Gambar]
STBM Award diberikan sebagai bentuk apresiasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten/Kota yang telah berhasil dalam upaya perubahan perilaku masyarakat untuk hidup sehat dan berhasil menerapkan lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
Harapan dengan adanya penghargaan ini dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, memotivasi untuk terus memperbaiki infrastuktur sanitasi, memberdayakan masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan dan mencegah penyakit berbasis lingkungan.
Selasa, 17 Desember 2024
Semarang - Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah memberikan apresiasi atas pengabdian, prestasi kerja, dan atau inovasi melalui pemberian penghargaan kepada para tenaga medis dan tenaga kesehatan di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Penghargaan ini diberikan kepada tenaga kesehatan yang memiliki dedikasi dan prestasi serta telah berperan aktif dalam mendorong keberhasilan pembangunan di bidang Kesehatan. Acara Penganugerahan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024 diselenggarakan pada Jumat (6/12/2024) di Surakarta.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yunita Dyah Seminar, SKM, M.Sc, M.Si. sebanyak 20 tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan penerima penghargaan tersebut. Tenaga Kesehatan dari Kabupaten Pekalongan, Heriyani, S.T, M.Si merupakan Fisikawan Medik dari RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan berhasil meraih Penghargaan Peringkat 1 dari Kategori Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit (Tenaga Tehnik Biomedika).
Pemilihan tenaga kesehatan teladan di puskesmas dan rumah sakit diharapkan dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan minat tenaga kesehatan sehingga menjadi pendorong terciptanya tenaga kesehatan yang mempunyai sikap nasionalis, etis dan profesional, memiliki semangat pengabdian yang tinggi, berdisiplin, kreatif, berilmu, terampil, berbudi luhur serta dapat memegang teguh etika profesi.
Selasa, 17 Desember 2024
Kajen–Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan gelar Pertemuan Pra Desk Penyusunan Profil Kesehatan Tahun 2024 bagi Pengelola Profilkes Puskesmas, Dinas Kesehatan dan rumah sakit se Kabupaten Pekalongan di aula lantai 2 Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. (Rabu, 4/12/2024)
Pertemuan dibuka oleh Kabid Kesmas & Infokes Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dr. Ryan Ardanaputra. Penyampaian materi oleh Sub Koordinator Informasi Kesehatan dan Komunikasi Dinkes Kabupaten Pekalongan, Fatimatuzahro, S.KM, M.Kes. Turut hadir sebagai narasumber lain yaitu Aden Muh Hasanal, A. Md menyampaikan materi tentang Web Entry. Peserta yang diundang adalah Pengelola Profilkes dari 26 puskesmas, 5 rumah sakit dan programmer Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan.
[Gambar]
[Gambar]
Profil Kesehatan merupakan publikasi yang berisi data dan informasi mengenai situasi dan kondisi kesehatan masyarakat. Profil kesehatan memiliki beberapa fungsi, diantaranya adalah sebagai sumber data resmi untuk mengukur kemajuan dan media untuk merumuskan arah kebijakan kesehatan dan pengambilan keputusan yang berdasarkan data dan fakta dilapangan serta parameter keberhasilan pembangunan kesehatan dari tahun ke tahun. Pra desk ini dilakukan untuk mensosialisasikan variabel dan indikator serta definisi operasional pada tiap tabel dalam profil kesehatan yang selanjutnya akan dilakukan pertemuan desk data profil kesehatan.
Selasa, 17 Desember 2024
Kajen–Bertempat di aula lantai 2 Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan digelar Pertemuan Koordinasi Pengelola Website Puskesmas dan Dinkes dalam rangka meningkatkan kompetensi petugas dan menjaga, mengoptimalkan, serta mengembangkan website agar meningkat performanya dalam penyajian informasi dan layanan dengan baik, aman, dan menarik di bidang kesehatan. (Rabu, 4/12/2024)
Pertemuan dibuka oleh Kabid Kesmas & Infokes Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dr. Ryan Ardanaputra, sekaligus penyampaian materi tentang Analisa Situasi Website Puskesmas dan Dinkes Tahun 2024. Turut hadir sebagai narasumber dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan, Muhamad Ali Ridho, S.Kom dan Khilliyatul Lubbi, S.Kom. Peserta yang diundang adalah Pengelola website dari 26 puskesmas di wilayah kerja Kabupaten Pekalongan.
[Gambar]
Saat ini Dinas Kesehatan dan 26 puskesmas sudah memiliki website sendiri yang telah dibuatkan oleh Dinkominfo Kabupaten Pekalongan. Website memiliki berbagai manfaat yang signifikan, baik untuk individu maupun organisasi. Website merupakan representasi digital dari suatu organisasi yang berfungsi sebagai wajah organisasi di dunia maya. Selain itu, website juga dijadikan sebagai sarana edukasi dan penyampaian informasi tentang profil kesehatan, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), capaian kegiatan, program inovasi puskesmas dan Dinas Kesehatan serta berita lainnya di bidang kesehatan yang dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat.
Selasa, 17 Desember 2024
KAJEN - Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar pemeriksaan kesehatan bagi Calon Jamaah Haji Tahun 1446 H / 2025 M di aula lantai 1 Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dimulai pada hari Kamis (28 November 2024) dan berakhir Jumat (6 Desember 2024). Pada tahun ini Calon Jamaah Haji Kabupaten Pekalongan yang melaksanakan pemeriksaan kesehatan tahap II sebanyak 800 orang. (Jumat, 6/12/2024)
Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melalui UPT Labkesda melakukan pemeriksaan calon jamaah haji dengan mengatur jadwal pemeriksaan yang sudah disampaikan ke puskesmas melalui surat pemberitahuan pemeriksaan kesehatan Calon Jamaah Haji tahun 2025. Calon Jamaah Haji melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan tahap II dengan didampingi programmer haji puskesmas masing-masing. Sebelumnya, pemeriksaan kesehatan tahap I dilakukan di puskesmas sesuai domisili Calon Jamaah Haji.
[Gambar]
Sebelum melaksanakan ibadah haji, calon jamaah wajib melalui pemeriksaan istithaah kesehatan haji. Pemeriksaan ini sangat penting untuk memastikan bahwa para jemaah berada dalam kondisi kesehatan yang baik dan siap menjalani rangkaian ibadah haji yang cukup berat dan menantang. Pemeriksaan kesehatan calon jamaah haji bertujuan untuk memastikan kondisi fisik dan mental calon jamaah haji dalam melaksanakan ibadah haji.
[Gambar]
Pemeriksaan ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko kesehatan yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan saat jemaah haji beribadah di tanah suci.
Selasa, 17 Desember 2024
Kajen- PPPKMI Pengurus Daerah (Pengda) Jawa Tengah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar audiensi dengan Pjs Bupati Pekalongan dalam rangka penyusunan Peraturan Bupati Pekalongan tentang petunjuk operasional pelaksanaan Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Pekalongan pasca disahkannya Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2024 tentang Kawasan Tanpa Rokok. (Jumat, 22/11/2024)
Audiensi dipimpin oleh Ketua PPPKMI Pengda Jawa Tengah, Dr. dr. Anung Sugihantoro, M.Kes dengan Pjs Bupati Pekalongan dan dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro, S.KM, M.Kes beserta Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, M. Khoirudin, S.Kep, Ners, M.Kes, Sub Koordinator Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat, Yudi Syuhada, S.KM, M.Kes dan Ketua PPPKMI Cabang Kabupaten Pekalongan, Fatimatuzahro, S.KM, M.Kes.
Dalam audiensi dibahas draf Peraturan Bupati Pekalongan tentang Petunjuk Operasional Pelaksanaan Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Pekalongan. Peraturan Daerah nomor 6 Tahun 2024 tentang Kawasan Tanpa Rokok yang sudah disahkan pada bulan Oktober 2024 lalu perlu adanya regulasi turunan yang akan menjabarkan tentang penerapan KTR atau petunjuk operasional pelaksanaannya.
[Gambar]
Kawasan Tanpa Rokok (KTR) adalah area yang dilarang untuk merokok, memproduksi, menjual, mengiklankan, dan mempromosikan rokok. Penerapan KTR bertujuan untuk melindungi masyarakat dari risiko kesehatan akibat paparan asap rokok, hal ini bukan berarti melarang orang merokok tetapi membatasi perokok atau mengatur perilaku perokok agar masyarakat yang tidak merokok menjadi aman dan tidak terpapar asap rokok. Hak-hak orang yang tidak merokok untuk mendapatkan udara segar dan sehat dapat terpenuhi, Selain itu juga untuk mengurangi angka perokok aktif dan pasif, meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya rokok dan mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi konsumsi rokok.
Selasa, 17 Desember 2024
Kajen- Bertempat di Aula lantai 2 Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan diselenggarakan Rapat Koordinasi Forum Kabupaten Sehat yang diikuti oleh Pengurus dan anggota Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Pekalongan Masa Bakti Tahun 2024-2026 pada hari Kamis pagi. (21/11/2024)
Rakord dibuka dan dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan yang diwakili Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, M. Khoirudin, S.Kep, Ners, M.Kes.
Hadir dalam pertemuan ini para ketua organisasi profesi, perwakilan perguruan tinggi kesehatan, Kwarcab, Forum PKBM, APPSI, APINDO, KADIN, IWAPI, PHRI, Pokdarwis, LSM, Baznas, Satgana, Bank sampah, PD Muhammadiyah, PC NU, PMI dan lain-lain yang sudah terbentuk dalam Forum KKS Kabupaten Pekalongan masa bakti 2024-2026.
[Gambar]
Kabupaten Kota Sehat (KKS) adalah kondisi suatu kabupaten atau kota yang bersih, aman, nyaman, dan sehat untuk dihuni penduduk. Penilaian KKS dilakukan setiap dua tahun sekali pada tahun ganjil yaitu di Bulan Mei 2025. Kabupaten atau kota yang berhasil dinilai KKS akan mendapatkan penghargaan "SWASTI SABA" yang diserahkan di bulan November 2025 nanti. Penghargaan ini dibagi menjadi tiga kategori, yaitu Penghargaan Pada, Penghargaan Wiwerda, Penghargaan Wistara.
Salah satu syarat kunci untuk mengikuti penilaian KKS adalah capaian Open Defecation Free (ODF) di atas 80 persen. ODF adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan. Di Kabupaten Pekalongan sendiri capaiannya sudah mencapai 100 % jadi sudah bisa mengikuti penilaian KKS Tahun 2025.
Selasa, 17 Desember 2024
Kajen-Bertempat Aula RSUD Kajen, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan gelar kegiatan Workshop dengan tema “Bergerak Bersama dalam Upaya Penanggulangan Penyakit Jantung di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) pada Senin pagi. (18/11/2024)
Workshop diikuti oleh tenaga kesehatan dokter dan perawat dari 26 Puskesmas se Kabupaten Pekalongan. Hadir sebagai narasumber workshop dari RSUD Kajen yaitu dr. Lanjar Raharjoyo, Sp,JP.
[Gambar]Acara dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan yang diwakili Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, M.Khoiruddin, S.Kep, Ns, M.Kes. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Manfaatkan kesempatan workshop ini sebagai bekal ilmu untuk penanggulangan penyakit jantung pada pasien yang ada di puskesmas. Disini ada narasumber spesialis jantung dan pembuluh darah tanyakan hal hal yang belum dimengerti.”
[Gambar]
Dengan adanya workshop ini, diharapkan ilmu yang disampaikan narasumber bisa bermanfaat dan harapkan tenaga kesehatan pada puskesmas dapat melakukan deteksi dini untuk penanggulangan penyakit jantung yang ada di FKTP.
Selasa, 17 Desember 2024