Kajen – Bertempat di aula lantai 1 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menggelar Pertemuan Penguatan Pokjanal/Tim Pembina Posyandu Dalam Integrasi Layanan Primer (ILP) Di Kabupaten Pekalongan. (Rabu, 22/10/2024).
Pertemuan dibuka oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan Informasi Kesehatan Dinkes Kabupaten Pekalongan, dr. Ryan Ardanaputra. Peserta yang diundang sebanyak 30 orang yang terdiri dari Dinas P3APPKB, Bapperida, Camat Kedungwuni, Sub bagian dan Sub koordinator di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Dinkes Provinsi Jawa Tengah, UPT Instalasi Farmasi, 9 Puskesmas terpilih, Desa Sinangohprendeng dan Kelurahan Bener. Turut hadir sebagai narasumber dari Dinas PMD Kabupaten Pekalongan, M. Kharis, S.Pd, M.Si dan Tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin oleh Setyo Handoko, S.KM, M.Kes.
Rangkaian acara diakhiri dengan diskusi tentang implementasi ILP di Kabupaten Pekalongan yang dipandu oleh Sub Koordinator Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat, Yudi Syuhada, S.KM, M.Kes. Beberapa pertanyaan dan masukan diajukan oleh peserta dan sudah dijawab tuntas oleh narasumber. Harapannya dengan adanya pertemuan ini, implementasi ILP di Kabupaten Pekalongan akan semakin kuat dan dapat dilakukan dengan baik sesuai dengan pedoman KMK nomor 2025 tahun 2023 tentang Petunjuk Tehnis Pelaksanaan ILP oleh Tim Pembina Posyandu di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa/kelurahan.
[Gambar]
Senin, 4 November 2024
<p>Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia yang diperingati setiap tanggal 15 Oktober bertujuan untuk mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat dengan mencuci tangan menggunakan sabun. Peringatan ini menjadi momentum advokasi global untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya mencuci tangan sebagai cara efektif dan terjangkau dalam mengurangi risiko stunting, mencegah penyebaran virus, serta penyakit berbasis lingkungan. Pada tahun 2024, Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan peringatan bertema global "Why are Clean Hands Still Important?" dan tema nasional "Mengapa Tangan Yang Bersih itu Penting". Acara hybrid ini dilaksanakan di SDN 06 Kedungwuni dengan partisipasi dari 19 kecamatan secara daring. Mencuci tangan pakai sabun telah dilegalkan melalui Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2014 sebagai bagian dari Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), dengan survei menunjukkan 51,1% penduduk usia ≥ 10 tahun melakukan cuci tangan yang benar. TP PKK berperan penting dalam mengedukasi masyarakat untuk mencegah infeksi melalui tangan</p>
[Gambar]
Rabu, 23 Oktober 2024
Kamis, 24 Oktober 2024
Senin, 21 Oktober 2024
Selamat dan Sukses
Atas Nominasi 27 Desa/Kelurahan ILP Terbaik Nasional Desa Pakisputih Kecamatan Kedungwuni
Semoga ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki dan memperluas akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan guna sebagai wujud komitmen dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat.
Senin, 21 Oktober 2024
Kajen – Bertempat di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, seluruh ASN Dinkes melaksanakan Ikrar Netralitas (Kamis, 17/10/2024)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan DA, S. KM, M. Kes pimpin apel pagi dan ucapkan Ikrar Netralitas yang iikuti oleh seluruh ASN di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekakongan. Setiawan DA, S. KM, M. Kes menghimbau agar seluruh ASN di lingkungan Dinas Kesehatan melaksanakan dan mematuhi atas ikrar yang telah di ucapkan bersama tersebut.
[Gambar]
Ikrar bersama dilakukan guna mewujudkan Aparatur Sipil Negara yang memiliki Integritas, Profesional, netral dan bebas intervensi politik serta mencegah terjadinya pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024.
[Gambar]
[Gambar]
Kamis, 17 Oktober 2024
Kedungwuni – Desa Pakis Putih Kecamatan Kedungwuni merupakan satu-satunya desa di Kabupaten Pekalongan yang masuk sebagai nominator penerima penghargaan desa/kelurahan pada Launching Pedoman Kerja tingkat Nasional. Penilaian dilakukan secara daring sesuai undangan dalam metode wawancara zoom yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI. (Selasa, 15/10/2024)
Turut hadir dalam wawancara zoom, Kepala Desa beserta perangkat, TP PKK Desa, kader desa, Kepala Puskesmas Kedungwuni 1, Bidan Desa, Promotor Kesehatan Puskesmas Kedungwuni 1 dan Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan.
Wawancara dilakukan sesuai jadwal pada pukul 14.30 WIB sampai dengan selesai. Data dukung terkait kegiatan ILP sudah disiapkan dan diperlihatkan saat wawancara berlangsung.
[Gambar]
Sebanyak 27 desa/kelurahan yang tersebar di seluruh Indonesia mengikuti wawancara zoom nominasi penerima penghargaan desa/kelurahan pada Launching Pedoman Kerja tingkat Nasional ini. Pengumuman pemenang akan disampaikan di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta pada hari Kamis s.d. Minggu tanggal 17 s.d. 20 Oktober 2024 dalam acara Penghargaan Puskesmas dan Launching Pedoman Kerja Puskesmas yang mengusung tema Transformasi Puskesmas menuju Indonesia Emas 2024.
Kamis, 17 Oktober 2024
Karanganyar – Bertempat di Science Techno Park Kemenkes RI, Dinkes gelar Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Tenaga Kesehatan Periode XI Angkatan 2 Tahun 2024 (Selasa, 15/10/2024).
Peserta uji kompetensi pada angkatan ini sejumlah 55 orang berasal dari wilayah Kabupaten Pekalongan dan luar wilayah antara lain dari Natuna – Riau, Kota Boyolali, Kabupaten Pemalang dan Kota Pekalongan. Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Tohid Margono, S.Pi. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa untuk mengukur pengetahuan, ketrampilan dan sikap kerja pejabat fungsional tenaga kesehatan perlu diajakan ujian yang dinilai secara langsung oleh Tim Penguji. Kegiatan ini dilakukan untuk memenuhi syarat kenaikan jenjang yang lebih tinggi.
[Gambar]
Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua Science Techno Park Kemenkes, Sudirman, MN dan Kabid Yankes, SDK & POM, Sudaryanto, SKM,M.Kes. Dengan diadakan ujian kompetensi ini diharapkan tenaga kesehatan lebih kompeten dalam pelayanan serta mendapatkan sertifikat kompetensi secara resmi guna kenaikan jabatan fungsional/perpindahan jabatan fungsional Kesehatan.
[Gambar]
Kamis, 17 Oktober 2024
Kedungwuni - Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan menggelar peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPS) Tahun 2024 yang diselenggarakan secara hybrid dan serentak di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Kabupaten Pekalongan mendapatkan suatu kehormatan karena pelaksanaan peringatan HCTPS tingkat provinsi tahun ini di selenggarakan di SD Negeri 06 Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. (15/10/2024)
HCTPS tahun ini mengusung tema “Why are clean hands still important?, mengapa tangan yang bersih masing penting?”. Acara dihadiri oleh Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Shinta Nana Sudjana, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pekalongan, Widi Hartanto, S.T, M.T. Pelaksana Harian (Plh) Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan, Fika Yulian Akbar, Kepala Dinas Kesehatan Setiawan Dwi Antoro, S.KM, M.Kes., Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kholid, S.IP,M.M, Asisten 2 Dra Siti Masruroh, M.Si., para pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Pekalongan dan Ketua TP PKK Kecamatan se Kabupaten Pekalongan serta tamu undangan lainnya.
Dalam rangkaian acara peringatan HCTPS, Pj Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah secara simbolis menyematkan pin CTPS dan menyerahkan alat kebersihan kelas kepada siswa, menyematkan pin Duta PHBS kepada anggota gerakan pramuka Saka Bakti Husada, memberikan souvenir kepada kader PKK, menyerahkan tanaman toga dan bantuan telor ayam kepada Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Pekalongan. Acara ini juga diisi dengan gerakan minum susu bersama dan praktik CTPS oleh seluruh peserta dan tamu undangan.
Setiap tanggal 15 Oktober diperingati sebagai Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPS). Peringatan ini bertujuan untuk mendorong masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan pakai sabun. Peran TP PKK dalam momentum Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia sangat signifikan, terutama dalam mengedukasi masyarakat mulai dari dalam rumah tentang pentingnya praktik cuci tangan yang benar untuk kesehatan dan sebagai upaya berkelanjutan untuk membudayakan kebersihan tangan sebagai bagian dari gaya hidup sehat di masyarakat. Kegiatan cuci tangan pakai sabun ini dinilai lebih efektif dalam mencegah penularan infeksi masuk ke dalam mulut melalui tangan.
[Gambar][Gambar]
Rabu, 16 Oktober 2024