KAJEN – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar kegiatan ACF (Active Case Finding) yaitu penemuan kasus secara aktif melalui kegiatan pemeriksaan x-ray portable di beberapa desa dan pada populasi beresiko sebagai upaya menurunkan epidemi TBC di wilayah Kabupaten Pekalongan dan menuju eliminasi TBC Tahun 2030. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 18 sampai dengan 21 September 2024. (Sabtu, 21/9/2024)
Pemeriksaan x-ray portable merupakan pemeriksaan kesehatan dengan alat kesehatan di radiologi, fungsinya sebagai skrining penyakit Tuberkulosis, selain dengan X-Ray dilakukan juga penyuntikan Tuberkulin Skin Test (TST) dan pengambilan dahak sewaktu sebagai penunjang penegakan diagnosis penyakit TBC.
Bersama Fasilitator dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Poltekkes Semarang dan KOPI TBC Kab. Pekalongan, Dinas Kesehatan lakukan skrining di beberapa desa dan populasi khusus antara lain Desa Dadirejo, Galang Pengampon, PT. BHS Textile dan Fikes UMPP.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan penemuan kasus TBC menurun dan mengkombinasikan upaya pengobatan serta pencegahan TBC aktif secara efektif dengan pemberian TPT (Terapi Pencegahan Tuberkolosis) pada kasus Infeksi Laten Tuberkolusis (ILTB).
[Gambar]
Rabu, 25 September 2024
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Mendukung Program Inovasi dari Dinkes yaitu Ngemil Rengginang untuk Kesehatan Ibu Hamil. Pada Jumat, 23 Agustus 2024, di Pendopo Kecamatan Kedungwuni, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq memberikan edukasi kesehatan kepada puluhan ibu hamil. Fadia Arafiq memotivasi ibu hamil untuk menjaga kehamilan dengan baik dan mengimbau mereka untuk melakukan pemeriksaan minimal enam kali dan dua kali USG dengan dokter. Ibu hamil cukup menunjukkan KTP Kabupaten Pekalongan untuk mendapatkan layanan gratis di Puskesmas dan bagi yang berisiko tinggi, di rumah sakit pemerintah. Adapun dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melalui program Ngemil Rengginang ini bekerja sama dengan OPD terkait untuk mendampingi ibu hamil hingga 42 hari nifas. Program ini juga mencakup skrining layak hamil serta memberikan motivasi untuk mengikuti KB pasca persalinan.
[Gambar]
Selasa, 3 September 2024
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, yang menjabat sejak 2021 memperkenalkan program unggulan kesehatan yaitu UHC yang diluncurkan pada Februari 2024. Program ini memungkinkan warga Kabupaten Pekalongan berobat gratis hanya dengan KTP. RSUD Kraton, rumah sakit rujukan regional tipe B sudah menerapkan program ini namun sering terdampak banjir saat musim hujan. Untuk meningkatkan pelayanan, Pemkab Pekalongan akan membangun RSUD Kraton baru di jalur Pantura Wiradesa dengan kapasitas 464 tempat tidur di atas tanah seluas 20.740 meter persegi di Desa Kampil, Kecamatan Wiradesa. Proyek ini diharapkan selesai dan beroperasi pada tahun 2026 serta dapat memberikan manfaat kesehatan dan ekonomi bagi warga sekitar, di dampingi oleh tenaga farmasi dari dengan profil sebagai berikut
[Gambar]
Karanganyar – Kepala Bidang P2PL Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, M. Khoirudin, S.Kep.Ners,M.Kes membuka Pertemuan Koordinasi Koalisi Organisasi Profesi Tuberkolusis (KOPI-TBC) di Resto Margo Mulyo Karanganyar Pekalongan. Pertemuan digelar untuk memperkuat peran organisasi profesi dalam penanggulangan TBC di Kabupaten Pekalongan. (Selasa, 10/9/2024).
Hadir sebagai peserta sebanyak 14 orang yang berasal dari 7 Organisasi Profesi di Kabupaten Pekalongan antara lain IDI, Patelki, PPPKMI, HAKLI, IAI, IBI dan IAKMI. Narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan disampaikan oleh Sub Koordinator Penanggulangan Penyakit, Heri Yulianto, S.KM, M.Kes menyampaikan materi tentang Situasi Analisa TBC di Kabupaten Pekalongan Tahun 2024 dan Nurul Hidayati, S.Kep, Ners tentang TBC Komorbid.
Koalisi Organisasi Profesi Indonesia Tuberkulosis (KOPI TBC) merupakan gabungan dari beberapa organisasi profesi, mempunyai komitmen untuk terlibat dalam upaya mencapai target Eliminasi TBC 2030 melalui jejaring Public-Private Mix (PPM) atau Jejaring Layanan Pemerintah-Swasta. Dalam penemuan kasus terutama notifikasi kasus TBC yang masih menjadi masalah, diharapkan melalui organisasi profesi dapat meningkatkan penemuan kasus dan penanganan dengan benar.
Rabu, 18 September 2024
Karanganyar – Wakil Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Pekalongan melantik Majelis Pembimbing dan Pengurus Saka Bakti Husada Cabang Kabupaten Pekalongan masa bakti 2024-2029 yang diselenggarakan di Sanggar Bakti Pramuka Karanganyar Kabupaten Pekalongan. (Kamis, 12/9/2024).
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kak Wahyu Kuncoro, S.T, M.T selaku Wakil Ketua Kwartir Cabang Kabupaten Pekalongan melantik Kak Setiawan Dwi Antoro, S.KM, M.Kes sebagai Ketua Majelis Pembimbing Satuan Karya Bakti Husada (Mabisaka) dan Kak dr. Ryan Ardanaputra sebagai Pimpinan Satuan Karya Bakti Husada Cabang (Pinsaka) Kwartir Cabang Kabupaten Pekalongan. Pelantikan ini turut dihadiri oleh Para Pimpinan Satuan Karya yang ada di Kabupaten Pekalongan dan Pimpinan serta Pamong Saka Bakti Husada Kwartir Ranting/Pangkalan se Kabupaten Pekalongan.
Kak Wahyu Kuncoro, S.T, M.T dalam sambutannya menyampaikan bahwa Saka Bakti Husada pada kesempatan ini telah melakukan pelantikan dan pengukuhan dengan jumlah pengurus yang lengkap, dan diharapkan Saka-saka yang lain dapat mengikutinya. Selanjutnya beliau juga mengharapkan agar Pinsaka Bakti Husada dapat segera bersinergi dan berkolaborasi dengan jejaringnya agar pembinaan dan pengembangan anggota saka lebih berhasil guna dan berdaya guna.
[Gambar]
Selasa, 17 September 2024
Hallo Sobat Sehat... Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengumumkan data kasus Monkeypox (Mpox) terbaru di Indonesia. Hingga Sabtu (17/8/2024), terdapat 88 kasus konfirmasi Mpox, dengan DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten sebagai daerah dengan kasus terbanyak. Mpox, yang dulu dikenal sebagai cacar monyet, disebabkan oleh virus monkeypox yang termasuk keluarga Orthopoxvirus yang sama dengan virus cacar! 😱
Cacar monyet menjadi salah satu penyakit berbahaya dan sangat menular yang perlu diwaspadai. Sebab, monkey pox atau cacar monyet merupakan salah satu penyakit zoonosis. Artinya, cacar monyet tak hanya dapat ditularkan dari sesama hewan, tetapi juga dari hewan ke manusia.
Penyakit cacar monyet terlihat mirip dengan cacar air, namun nyatanya penyakit tersebut memiliki beberapa perbedaan. Penasaran apa saja perbedaan cacar monyet dan cacar air? Yuk, simak informasi di sini!
Selasa, 10 September 2024
Senin, 9 September 2024
KAJEN – Bertempat di Ruang Rapat Bupati Pekalongan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menerima Tim Verifikasi Lapangan STBM Award Tahun 2024 untuk melihat implementasi 5 Pilar STBM di Kabupaten Pekalongan. (Rabu, 4/9/2024)
Tim Verifikasi Lapangan diterima Bupati Pekalongan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, S.Sos, M.Si. dengan didampingi Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Wiryo Santoso, S.IP, MH, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro, S.KM, M.Kes serta OPD terkait. Tim ini terdiri dari Nur Syaidah Zendrato S.PWK, M.P.W.K (Kementerian PPN/Bappenas), Herie Ferdian (USAID IUWASH Tangguh), Sukarmi, SKM, MKM (Kementerian Kesehatan), Wehelmina Ifke Fredrik, S.Sos (Kementerian Kesehatan). Turut hadir dalam penyambutan tim yaitu Kabid P2PL, 3 orang Kepala desa/kelurahan beserta unsur Camat, Kepala Puskesmas dan Petugas Sanitarian dari 3 lokus penilaian
Tim verifikasi lapangan memberikan masukan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam bentuk pengolahan sampah dengan 3R (reuse, reduce dan recycle) agar dapat berhasil guna dan bernilai ekonomis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan masyarakat Kabupaten Pekalongan semakin mandiri dan berubah perilakunya dengan berpedoman pada 5 Pilar STBM yang terdiri dari perilaku stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengamanan sampah rumah tangga serta pengamanan limbah cair rumah tangga.
STBM Award diberikan sebagai bentuk apresiasi dari Kementerian Kesehatan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota yang telah berhasil dalam upaya perubahan perilaku masyarakat melalui STBM. Kabupaten Pekalongan masuk dalam usulan Kategori STBM Pratama, untuk memastikan implementasi 5 Pilar STBM sudah dijalankan, maka diperlukan verifikasi lapangan. Lokus verifikasi lapangan di Kabupaten Pekalongan ditujukan di Desa Sinangohprendeng, Desa Tanjungkulon dan Kelurahan Sapugarut. Hasil dari verifikasi lapangan ini akan di umumkan dalam rangkaian acara Hari Kesehatan Nasional di bulan November Tahun 2024.
[Gambar]
Jumat, 6 September 2024
Kajen - Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar kegiatan Workshop Pelatihan Tumbuh Kembang Bagi Kader, Guru PAUD dan TK Tahun 2024 yang diselenggarakan pada tanggal 6 s.d. 27 Agustus 2024. (Kamis, 5/9/2024)
Pelatihan tumbuh kembang diikuti oleh kader dan guru PAUD dan TK di wilayah Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kompetensi kader dan Guru PAUD dan TK dalam melaksanakan skrining Tumbuh Kembang Balita di Posyandu maupun di PAUD. Tempat paleksanan diselenggaran di Puskesmas Doro I, Doro II, Petungkriyono, Lebakbarang, Kandangserang, Talun, Tirto II dan Sragi I.
Dengan adanya pelatihan ini, kader yang terlatih tidak hanya memperluas jangkauan layanan kesehatan tetapi juga memastikan bahwa anak-anak menerima perhatian yang dibutuhkan untuk tumbuh dan berkembang dengan sehat. Melalui peran mereka yang strategis, kader menjadi garda terdepan dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak di tingkat masyarakat.
Kamis, 5 September 2024
Selasa, 3 September 2024