Kajen – Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Tohid Margono, S.Pi membuka secara resmi pertemuan koordinasi lintas program terkait standarisasi pelaporan PKP, perencanaan PTP, dan penyusunan Renstra yang diselenggarakan di aula lantai 1 Dinas Kesehatan jalan Rinjani nomor 2 Kajen. (Kamis, 8/01/2026)
[Gambar]
Perbedaan format dalam Perencanaan Tingkat Puskesmas (PTP) dan Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) ini perlu diselaraskan agar data yang dihasilkan tetap akurat dan akuntabel. Selain itu, diperlukan sinkronisasi kebijakan untuk penyusunan Rencana Strategis (Renstra) guna memastikan target indikator nasional dan daerah dapat terakomodasi baik dalam sistem konvensional maupun sistem klaster ILP.
Subkord Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat, Yudi Syuhada, SKM, M.Kes memimpin jalannya diskusi pada kegiatan tersebut. Turut hadir semua Kepala Bidang, Sub Koordinator dan Kasubbag di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. Selain itu hadir pula Kepala UPTD dan Kepala TU Instalasi Farmasi dan Laboratorium Kesehatan.
[Gambar]
Tujuan dari adanya pertemuan ini untuk menyamakan persepsi mengenai instrumen PKP dan PTP bagi Puskesmas yang masih menggunakan format UKM/UKP, Mensosialisasi format PTP dan PKP berbasis Klaster Integrasi Layanan Primer (ILP) dan Menghimpun masukan lintas program untuk penyusunan draf Renstra Kesehatan.
Senin, 12 Januari 2026
Kajen - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pekalongan secara resmi memulai tahun kerja 2026 dengan semangat baru melalui apel pagi kick-off yang diikuti oleh seluruh pegawai dan staf di halaman kantor Dinas Kesehatan, Jumat (2/1/2026) pukul 07.30 WIB
[Gambar]
Kegiatan apel pagi dipimpin oleh Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, M. Khoirudin, S.Kep, Ners, M.Kes. Apel ini menjadi momentum untuk menyinkronkan program kerja tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan sambutan pemimpin apel yang menekankan pentingnya disiplin, inovasi dan kolaborasi antar program serta peningkatan kualitas layanan kesehatan prima bagi masyarakat.
[Gambar]
Selama apel, dilakukan evaluasi kilat capaian 2025 dan informasi terkini. Apel diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Pembina Apel. Apel pagi rutin menjadi strategi utama untuk membangun budaya kerja disiplin, tepat waktu, dan berorientasi pelayanan.
Kamis, 8 Januari 2026
KAJEN – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi Penggajian PPPK Paruh Waktu yang bertempat di Aula Lantai 2 Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan (Rabu,7/1/2026).
[Gambar]
Kegiatan ini di hadiri oleh Perwakilan dari PT. Taspen, BPJS Kesehatan dan BPKD Kabupaten Pekalongan / Bidang Anggaran BPKD selaku Narasumber dan peserta yang hadir seluruh Bendahara BLUD RSUD dan Puskesmas se-Kabupaten Pekalongan.
Dalam kesempatan ini disampaikan oleh masing – masing narasumber mengenai penggajian PPPK Paruh Waktu bagi tenaga kesehatan dan tenaga teknis Rumah Sakit maupun Puskesmas, disampaikan juga perihal pendaftaran kepesertaan baik BPJS maupun PT. Taspen.
Dengan adanya rapat koordinasi ini diharapakan tercapaianya kejelasan, keseragaman dan kepastian hukum terkait pengganggaran serta pembayaran gaji PPPK Paruh Waktu dan memastikan proses pembayaran gaji berjalan lancar, akurat dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kamis, 8 Januari 2026
Kajen – Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Edy Herijanto, S.Sos, M, A.P, resmikan pembukaan Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) secara online dan simulasi offline untuk tingkatkan kesiapan penanganan gawat darurat. Kegiatan ini diikuti oleh 22 peserta dari tenaga kesehatan perawat di wilayah Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya. (Senin, 12/1/2026)
[Gambar]
Pelatihan BTCLS diselenggarakan dengan tujuan meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam penanganan kegawatdaruratan trauma dan kardiovasculer secara cepat, tepat dan terstandar. Turut hadir Direktur PT Medical Servis dan Training (MST), Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, SDK dan POM, Kasubbag Umum dan Kepegawaian, Subkord SDMK dan Tim Panitia dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan.
[Gambar]
Pelaksanaan Pelatihan BTCLS dilakukan secara hybrid, tanggal 13 s.d. 15 Januari 2026 secara online dan 16 s.d. 18 Januari 2026 dilaksanakan simulasi secara offline. Pelatihan ini menghadirkan narasumber ahli dan kompeten sesuai bidangnya. Materi mencakup pendalaman EKG, Etik dan Aspek Legal Aspek Kegawatdaruratan, Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), Triage Pasien, muatan lokal, Bantuan Hidup Dasar, Penatalaksanaan Kegawatdaruratan Kardiovaskuler dan materi lainnya.
[Gambar]
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatakan kompetensi dan menghasilkan tenaga kesehatan yang siap siaga dalam menghadapi berbagai skenario gawat darurat di masyarakat guna mendukung mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
[Gambar][Gambar]
Kamis, 8 Januari 2026
Kajen - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pekalongan secara resmi memulai tahun kerja 2026 dengan semangat baru melalui apel pagi kick-off yang diikuti oleh seluruh pegawai dan staf di halaman kantor Dinas Kesehatan, Jumat (2/1/2026) pukul 07.30 WIB
Kegiatan apel pagi dipimpin oleh Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, M. Khoirudin, S.Kep, Ners, M.Kes. Apel ini menjadi momentum untuk menyinkronkan program kerja tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan sambutan pemimpin apel yang menekankan pentingnya disiplin, inovasi dan kolaborasi antar program serta peningkatan kualitas layanan kesehatan prima bagi masyarakat.
[Gambar]
Selama apel, dilakukan evaluasi kilat capaian 2025 dan informasi terkini. Apel diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Pembina Apel. Apel pagi rutin menjadi strategi utama untuk membangun budaya kerja disiplin, tepat waktu, dan berorientasi pelayanan.
Jumat, 2 Januari 2026
Talun – Bupati Pekalongan Dr. Hj. Fadia Arafiq S.E, M.M, meresmikan gedung baru rawat inap di Puskesmas Talun sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan Masyarakat. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan peninjauan langsung fasilitas gedung oleh Bupati Pekalongan (Selasa, 30/12/2025)
Turut hadir Plt. Kepala Dinas Kesehatan beserta Sekretaris Dinas Kesehatan, jajaran Forkopimcam Talun, Direktur Rumah Sakit dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Pekalongan, BPJS, Dinas Pendidikan Korwil Talun, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa, Organisasi Keagamaan seperti Muslimat dan Aisyiyah, KUA, PLKB Kecamatan Talun, tokoh agama, tokoh masyarakat, pendamping desa dan LSM.
Dalam sambutannya, Bupati Fadia menyampaikan bahwa Puskesmas Rawat Inap Talun kini sudah dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat di wilayah Kecamatan Talun dan sekitarnya. Ditegaskan juga bahwa sektor kesehatan merupakan prioritas utama dalam visi dan misinya sejak awal menjabat sebagai Bupati Pekalongan bersama Wakil Bupati H. Sukirman.
Harapannya agar seluruh Puskesmas di Kabupaten Pekalongan ke depan memiliki fasilitas rawat inap. Dengan demikian, masyarakat yang membutuhkan perawatan tidak terkendala jarak maupun keterbatasan kamar di rumah sakit. Bupati Fadia berpesan kepada seluruh Kepala Puskesmas, dokter, dan tenaga kesehatan yang hadir, agar menjadikan puskesmas sebagai ladang ibadah dengan memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan ramah kepada masyarakat.
Dengan diresmikannya Gedung Rawat Inap Puskesmas Talun, diharapkan pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Pekalongan semakin meningkat, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Selasa, 30 Desember 2025
Kajen – Laboratorium Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melaksanakan kegiatan pemeriksaan HPV DNA sebagai upaya deteksi dini kanker serviks bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan yang diselengarakan pada bulan September s.d Desember 2025.
[Gambar]
Tehnis pelaksanaannya adalah Tenaga Kesehatan puskesmas di wilayah Kabupaten Pekalongan mengambil sampel sel dari leher rahim (serviks) dari pasien wanita usia subur untuk diperiksa hasil sampelnya di Labkesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. Pemeriksaaan dilakukan secara bertahap dengan sasaran utama wanita usia subur yang memenuhi kriteria kesehatan dan telah terdaftar melalui fasilitas kesehatan setempat. Hasil pemeriksaan akan digunakan sebagai dasar tindak lanjut medis, termasuk konseling, rujukan, dan penanganan lebih lanjut bila ditemukan indikasi positif HPV.
[Gambar]
Program pemeriksaan HPV DNA ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini kanker serviks, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat kanker serviks melalui pemeriksaan laboratorium yang lebih akurat serta memberikan akses layanan kesehatan yang merata dan terjangkau bagi seluruh wanita usia subur di Kabupaten Pekalongan.
Rabu, 24 Desember 2025
Bertempat di Gedung PPNI Kabupaten Pekalongan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melaksanakan kegiatan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. (Selasa, 23/12/2025).
[Gambar]
Acara ini menjadi momentum penting dalam upaya peningkatan SDM guna memperkuat pelayanan kesehatan di Kabupaten Pekalongan, dengan total 234 tenaga PPPK paruh waktu yang terdiri dari berbagai macam formasi (nakes dan non nakes) dengan penempatan di Dinas Kesehatan dan Puskesmas se-Kabupaten Pekalongan.
[Gambar]
Acara dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Edy Herijanto, S.Sos, M.A.P. Dalam kesempatan tersebut selain mengucapkan selamat , beliau juga berpesan agar "Seluruh tenaga PPPK paruh waktu harus menjadi teladan dan profesional, mampu menjalin sinergi dan kolaborasi, serta mengutamakan pelayanan dan empati" imbuhnya. Pada kesempatan tersebut, terdapat pula ucapan terimakasih dari perwakilan tenaga PPPK Paruh Waktu kepada semua pihak yang telah mendukung, terutama Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Ibu Bupati Pekalongan dan Bapak Wakil Bupati Pekalongan atas kepercayaan yang diberikan dengan Pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.
[Gambar]
Semoga amanah yang diberikan mampu dijalankan dengan penuh tanggung jawab, ikhlas dan profesional, sehingga kehadiran PPPK Paruh Waktu tersebut benar benar memberi manfaat bagi instansi, masyarakat, bangsa dan negara.
Rabu, 24 Desember 2025
Pekalongan – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar rapat koordinasi percepatan implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) dan integrasi data pelayanan kesehatan ke Platform SATUSEHAT. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), khususnya rumah sakit dan klinik utama, mematuhi ketentuan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (Kamis, 11/12/2025)
[Gambar]
Rapat dibuka oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Tohid Margono, S.Pi, yang menegaskan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), khususnya rumah sakit dan klinik utama wajib terintegrasi RME paling lambat akhir Desember 2025 sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan RI.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Laila Erni Yusnita, SKM, M.Kes, Administrator Ahli Muda Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Disampaikan bahwa Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota berkewajiban melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap rumah sakit dan klinik utama yang belum menerapkan RME sesuai peraturan perundang-undangan.
[Gambar]
Rapat ini juga menindaklanjuti Surat Menteri Kesehatan tentang percepatan pengiriman data resep, laboratorium, dan radiologi ke Platform SATUSEHAT. Rumah sakit dan klinik utama yang belum mengimplementasikan RME dan belum mengirimkan data secara lengkap hingga batas waktu yang ditentukan akan dikenakan sanksi administratif.
Dari 28 klinik di Kabupaten Pekalongan, masih terdapat 4 klinik yang belum memiliki RME dan 2 klinik yang belum mengirimkan data ke SATUSEHAT. Dinkes Kabupaten Pekalongan mendorong fasyankes untuk segera berkoordinasi dengan vendor SIMRS, LIS, RIS, dan PACS guna memastikan integrasi data berjalan optimal sebelum akhir Desember 2025.
[Gambar]
Rabu, 17 Desember 2025