Kajen – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan lakukan inovasi GERCEP SI DARLING (Gerakan Cek Kesehatan dan Skrining IVA dan Payudara Keliling) di wilayah Kabupaten Pekalongan mulai tanggal 16 s.d 26 Juni 2024.
Sasaran pada kegiatan ini yaitu wanita usia subur antara 30 – 50 tahun yang aktif berhubungan seksual. Ada 7 (tujuh) kecamatan kali ini untuk laksanakan kegiatan yaitu kecamatan Karanganyar, Kajen, Lebakbarang, Talun, Kedungwuni, Wiradesa dan Tirto.
Pemeriksaan yang di lakukan pada kegiatan ini berupa test gula darah, kolesterol, trigliserid, iva test, sadanis yang sebelumnya telah di lakukan tensi dan penyuluhan kesehatan.
Tujuan dari kegiatan ini untuk mengetahui adanya faktor resiko penyakit tidak menular pada sasaran diantaranya hipertensi, diabetes militus, stroke, kanker leher Rahim dan kanker payudara pada wanita usia subur. Kegiatan ini melibatkan organisasi wanita diantaranya TP.PKK, Dharmawanita.
Harapan dari adanya acara ini antara lain untuk meningkatkan cakupan skrining deteksi dini penyakit tidak menular di Kabupaten Pekalongan diantaranya hipertensi, diabetes melitus, stroke, kanker leher rahim dan kanker payudara pada wanita usia subur. Untuk peserta dengan hasil tensi dan gula tinggi dilakukan edukasi kemudian peserta dengan pemeriksaan iva test positif dilakukan rujukan kriotherapy di puskesmas dengan layanan kriotherapy yaitu puskesmas kedungwuni 1,Tirto1 dan Karangdadap.Peserta yang ditemukan benjolan pada payudara dilakukan rujukan di RS dengan dokter spesialis bedah.
Selasa, 16 Juli 2024
Karanganyar – Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, S.Sos, M.Si membuka secara resmi Workshop Kabupaten Pekalongan Bebas Dengue yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan di Ballroom Hotel Indonesia Syariah jalan raya Kulu Karanganyar Pekalongan (Selasa, 9/7/2024).
Workshop diikuti oleh 80 orang peserta yang berasal dari unsur Dinkes, Bapperida, Dinas PMD, Dindikbud, Kemenag, Camat, Kepala Puskesmas, TP PKK Kabupaten, Organisasi keagamaan seperti Aisyiyah dan Muslimat . Narasumber workshop adalah Setiawan Dwi Antoro, S.KM, M.Kes (Kepala Dinkes Kabupaten Pekalongan), Tri Dewi Kristiyani , SKM, M.Kes (Kepala Bidang P2P Dinkes Provinsi Jawa Tengah dan Dr. Sayono, S.KM, M.Kes (Epid) dari akademisi.
Workshop ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas surveilans epidemiologi dan mengupdate informasi tentang kebijakan program P2 DBD dan surveilans DBD dengan e_DBD.
Demam Berdarah Dengue (DBD) saat ini masih menjadi masalah kesehatan prioritas yang angkanya terus mengalami fluktuasi tiap tahunnya. Berbagai upaya pencegahan perlu dilakukan secara serentak oleh seluruh elemen masyarakat agar rantai daur hidup nyamuk terputus sehingga perkembangbiakan nyamuk Aedes Aigepty pembawa virus dengue dapat terkendali serta penularan dapat dihindari.
[Gambar]
[Gambar]
Kamis, 11 Juli 2024
Kajen – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro, S.KM, M.Kes memimpin langsung jalannya rapat evaluasi capaian kinerja triwulan II tahun 2024 yang dilaksanakan di aula lantai 2 Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. (Jumat, 5/7/2024)
Rapat evaluasi kinerja merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan secara berkala setiap triwulan dalam rangka meningkatkan capaian kinerja masing-masing program dan kegiatan sehingga pelaksanaan program menjadi lebih mantap dan optimal serta mencari solusi terhadap kendala atau hambatan yang menjadi masalah dalam capaian program atau kegiatan yang belum memenuhi target. Rapat dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, para Kepala Bidang, Kasubbag dan Sub Koordinator lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan
Selasa, 9 Juli 2024
Solo - Sebanyak 25 orang petugas kesehatan yang terdiri dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas yang ada di Kabupaten Pekalongan menjemput kepulangan jamaah haji kloter 34, 35 dan 36 dari Tanah Suci pada tanggal 2 dan 3 Juli 2024 di Debarkasi Donohudan Solo Jawa Tengah (Senin, 1/7/2024).
Jamaah haji Kabupaten Pekalongan tahun 2024 sebanyak 868 orang. Selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci, ada 1 (satu) jamaah haji dari kloter 34 yang meninggal dunia dan 1 (satu) jamaah haji yang sepulangnya dari tanah suci dirawat di RSUD Kajen karena sakit. Penjemputan oleh Tim Kesehatan ini untuk memberikan pertolongan pertama pada jamaah haji (P3JH), memberikan layanan kesehatan berupa pertolongan pra medik kepada jamaah haji setibanya di tanah air, memastikan kondisi kesehatan jamaah haji dengan memberikan perhatian dan pemantauan serius serta diberikan pengobatan atau perawatan yang diperlukan sesuai dengan kondisi jamaah haji.
Tim Penjemputan Jamaah Haji sangat memperhatikan kondisi kesehatan jamaah haji yang telah pulang ke tanah air. Beberapa jamaah haji yang mengalami gangguan kesehatan segera dilakukan tindakan pengobatan serta memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan pasca kepulangan ke tanah air. Melalui peran Tim Penjemputan Jamaah Haji Bidang Kesehatan, keselamatan dan kesehatan jamaah haji menjadi prioritas utama dalam upaya mewujudkan pelayanan kesehatan haji yang baik dan memuaskan bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan.
Kamis, 4 Juli 2024
Kajen – Bertempat di ruang kerja Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Ketua PPPKMI Pengurus Daerah Jawa Tengah, Dr. dr. Anung Sugihantono, M.Kes bertemu dan melakukan audience dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro, S.KM, M.Kes guna membahas Raperda Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Pekalongan (Rabu, 3/7/2024)
Dr. dr. Anung Sugihantono, M.Kes beserta tim sebanyak 4 orang membahas progres Raperda Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Pekalongan dengan melakukan diskusi bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Sub Koordinator Pengendalian Penyakit, Sub Koordinator Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat serta Ketua PPPKMI Cabang Kabupaten Pekalongan. Tahap yang dilalui sudah sampai pada finalisasi di Biro Hukum Provinsi Jawa Tengah. Tahap selanjutnya akan di sidang paripurnakan untuk pengesahannya.
Rabu, 3 Juli 2024
Kajen – Asisten I Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Pekalongan, Wiryo Santoso, S.IP, MM memimpin langsung jalannya Rapat Koordinasi Penguatan Integrasi Layanan Primer Tingkat Kabupaten yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan di Aula Setda Kabupaten Pekalongan. (Rabu, 26/06/2024)
Rakord dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, S.Sos, M.si. Turut hadir sebagai undangan Camat se Kabupaten Pekalongan, OPD terkait dan Kepala Puskesmas se Kabupaten Pekalongan. Jumlah peserta seluruhnya sebanyak 63 orang.
Rakor ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi, fasilitasi, advokasi, dan dukungan para pemangku kepentingan karena diperlukan komitmen, kesamaan pemahaman dan kerjasama sehingga akan terjadi sinkronisasi dan kerjasama lintas sektor di tingkat Kabupaten Pekalongan.
Integrasi Layanan Primer merupakan bagian dari Transformasi Pelayanan Primer yang berfokus pada siklus hidup dan sekaligus sebagai fokus penguatan Promosi dan pencegahan, untuk mendekatkan layanan kesehatan melalui jejaring tingkat desa hingga dusun serta memperkuat pemantauan wilayah setempat (PWS) melalui digitalisasi dan pemantauan dengan dashboard situasi kesehatan perdesaan serta kunjungan rumah.
Kamis, 27 Juni 2024
Wiradesa – Bertempat di Hotel Grand Dian Wiradesa, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar Workshop Kesehatan Calon Pengantin dan KB Bagi Pemegang Program, Lintas Program/Lintas Sektor dan Tenaga Kesehatan. Workshop tersebut sebagai penguatan implementasi dan peran lintas sektor dalam pelayanan kesehatan bagi calon pengantin (catin) dan pasangan usia subur. (Selasa, 25/06/2024)
Workshop dilakukan secara hybrid dan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro, S.KM, M.Kes. Turut hadir dalam workshop ini seluruh Bidang di Dinas Kesehatan yaitu Bidang Yankes dan SDK, Bidang Kesmas dan Infokes beserta sub koordinatornya dan Bidang P2PL.
Peserta workshop sebanyak 100 orang yang berasal dari unsur pemegang program kesehatan reproduksi Puskesmas dan rumah sakit, perwakilan lintas program/lintas sektor terkait seperti Kemenag, Bagian Kesra, Bapperida dan Dinas P3A PPKB, organisasi profesi (PDUI, IBI, PPNI, Persagi, PPPKMI), Forum Genre dan organisasi keagamaan terpilih yang ada di Kabupaten Pekalongan. Narasumber workshop adalah Sekretaris Dinkes Kab. Pekalongan, dr. Suryo Adi Wibowo, S.POG(K), Kemenag, IBI Pengda Jateng dan best practice dari Puskesmas Paninggaran.
Workshop bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi catin yang membutuhkan dukungan dari lintas program dan lintas sektor, dengan harapan semuanya mempunyai kesamaan pemahaman dan tujuan dalam memberikan pelayanan kepada remaja dan catin.
Kamis, 27 Juni 2024
Kajen – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan Desk Integrasi RME ke Satu Sehat dengan vendor PT. Infokes Indonesia yang bertempat di Aula Puskesmas Kajen 1 Kabupaten Pekalongan bersama 15 puskesmas pengguna aplikasi ePuskesmas. Desk dibuka oleh Plh. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan Infokes, Sudariyanto, S.KM, M.Kes (Rabu, 12/6/2024).
PT. Infokes Indonesia merupakan vendor penyedia aplikasi ePuskesmas. Aplikasi ePuskesmas sendiri merupakan sistem aplikasi pelayanan pasien puskesmas atau wujud dari penerapan sistem informasi manajemen puskesmas yang mampu memberikan kontribusi besar dalam pelayanan prima kepada pasien.
Hadir dalam desk ini Kepala Puskesmas dan PIC SIK Puskesmas dari 15 Puskesmas pengguna vendor ePuskesmas di wilayah Kabupaten Pekalongan, yaitu Puskesmas Paninggaran, Puskesmas Lebakbarang, Puskesmas Doro 1, Puskesmas Doro 2, Puskesmas Talun, Puskesmas Kedungwuni 2, Puskesmas Kajen 1, Puskesmas Kajen 2, Puskesmas Kesesi 1, Puskesmas Kesesi 2, Puskesmas Karangdadap, Puskesmas Tirto 2, Puskesmas Bojong 1, Puskesmas Bojong 2 dan Puskesmas Buaran.
Kamis, 13 Juni 2024
Wonopringgo–Bertempat di Aula Puskesmas Wonopringgo, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar Desk Integrasi RME ke Satu Sehat bersama CV Kinaryatama Raharja yang merupakan vendor penyedia RME atau aplikasi sistem informasi puskesmas (SIMPUS) di Kabupaten Pekalongan. (Kamis, 6/5/2024)
Desk dibuka oleh Kepala Bidang Pelayananan Kesehatan dan SDK Dinkes Kabupaten Pekalongan yang merupakan plh. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan Infokes yaitu Sudariyanto, S.KM, M.Kes. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sistem RME fasyankes wajib terhubung dengan SATUSEHAT platform. Puskesmas di Kabupaten Pekalongan alhamdulillah sudah semua, hanya aliran datanya perlu diperhatikan untuk konsistensinya, dan menginput secara rutin kunjungan pasiennya setiap hari.
Desk Integrasi RME ke Satu Sehat ini diikuti oleh 11 puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Pekalongan yaitu Puskesmas Kandangserang, Puskesmas Petungkriyono, Puskesmas Karanganyar, Puskesmas Sragi 1, Puskesmas Sragi 2, Puskesmas Siwalan, Puskesmas Kedungwuni 1, Puskesmas Wonopringgo, Puskesmas Tirto 1, Puskesmas Wiradesa dan Puskesmas Wonokerto 1. Puskesmas-puskesmas tersebut merupakan pengguna aplikasi sistem informasi puskesmas dengan nama aplikasinya SIMPUS. Peserta yang diundang tiap puskesmas sejumlah 2 orang, terdiri dari Kepala Puskesmas dan PIC SIK atau yang membidangi RME di Puskesmas. Jumlah peserta keseluruhan sebanyak 30 orang
Selasa, 11 Juni 2024