KAJEN – Kabupaten Pekalongan menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemrov Jateng) sebagai kabupaten/Kota yang telah stop buang air besar sembarangan (Open Defecation Free / ODF) tahun 2024, pada Rabu (05/06/2024) pagi.
Penghargaan diserahkan oleh Subkoor Kesling Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi jateng, Danny Setiawan, dan diterima oleh Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar.
Bupati Pekalongan yang dalam hal ini diwakili Sekda Yulian Akbar mengungkapkan bahwa pencapaian Kabupaten Pekalongan sebagai kabupaten ODF merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat, termasuk pemerintah, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan, "Ini tentu kerja keras dari seluruh pihak stakeholder. Saya meyakini ini tidak hanya kerja pemerintah saja, tapi kerja semua pihak, baik itu kelompok-kelompok masyarakat maupun dengan ormas-ormas yang ada, sehingga ODF bisa kita raih, " ujarnya.
Lebih lanjut, Yulian Akbar menjelaskan bahwa pencapaian ODF ini adalah langkah awal menuju pembangunan Kabupaten Pekalongan yang lebih baik dan sehat. "Ini baru langkah awal, karena ini adalah pintu masuk bagaimana kita akan membangun Kabupaten Pekalongan yang lebih baik lagi, lebih sehat lagi. Setelah ini kita akan masuk ke konsep 'healthy city' dan harapannya tentu indikator-indikator yang ada akan kita penuhi, termasuk dari sisi penganggaran," katanya.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, yang telah ditetapkan sebagai prioritas pembangunan oleh Bupati Pekalongan "Komitmen pemerintah jelas, Bupati juga telah menetapkan kesehatan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah, dan ini kita ikuti dengan program-program yang pro terkait dengan mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang sehat," jelasnya.
Sementara itu, Subkoor Kesling Dinkes Provinsi jateng, Danny Setiawan, mewakili Pemrov Jateng, menyampaikan apresiasi atas kerja keras Kabupaten Pekalongan dalam mencapai status ODF, "Kami dari Provinsi Jawa Tengah mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan yang telah bekerja keras. Sejak pencanangan ODF pertama kali pada tahun 2008, akhirnya pada tahun 2023 Kabupaten Pekalongan bisa meraih status sebagai kabupaten ODF," katanya.
Jumat, 7 Juni 2024
Pekalongan – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan bekerjasama dengan PPPKMI Cabang Kabupaten Pekalongan menggelar Kampanye Dampak Negatif Rokok Pada Anak Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam rangka Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) Tahun 2024 yang jatuh pada tanggal 31 Mei 2024. Tema HTTS Tahun 2024 ini adalah Lindungi Anak Dari Intervensi Industri Rokok. (Jumat, 31/05/2024)
Kampanye ini dilakukan di empat Sekolah Menengah Tingkat Pertama (SMP) yang ada di wilayah Kabupaten Pekalongan. Tim terbagi menjadi 4 kelompok yang tersebar di 4 sekolah terpilih yaitu SMP N 1 Kajen, SMP N 1 Wonopringgo, SMP N 2 Bojong dan SMP N 1 Doro. Kampanye bahaya rokok ini menyasar anak-anak SMP yang menjadi perokok pemula agar mereka mengetahui bahaya dan dampak negatif rokok bagi kesehatan.
Harapannya generasi muda dapat cerdas dan terlepas dari campur tangan indutri tembakau yang selalu menggunakan berbagai macam taktik dan strategi untuk membidik generasi muda menggunakan produk tembakau yang berbahaya dampaknya bagi kesehatan.
Danny juga menambahkan tentang pentingnya pencapaian tersebut dalam mendukung Provinsi Jawa Tengah menjadi provinsi ODF ke-4 di Indonesia setelah Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan. "Terima kasih banyak atas bantuan dan dukungan dari Bapak Ibu dari Pemkab Pekalongan," tutupnya.
Sumber: Tim Prokompim Setda Kab Pekalongan
Selasa, 4 Juni 2024
Kajen – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan pembekalan bagi tenaga PPPK yang ditempat tugaskan di Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Tahun 2024 yang berlangsung di Aula PPNI jalan Teuku Umar Kabupaten Pekalongan. (Jumat, 17/05/2024)
Kegiatan Pembekalan PPPK dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro, S.KM, M.Kes.
Dalam sambutannya menyampaikan “Saya mengucapkan selamat kepada teman-teman atas diserahkannya SK pengangkatan sebagai tenaga PPPK di wilayah Kab. Pekalongan, kemarin tanggall 16 Mei 2024, Selamat datang dan selamat bergabung dalam keluarga besar Dinas Kesehatan Kab. Pekalongan. Semoga kita dapat bekerjasama dengan baik, bersinergi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah Kab. Pekalongan.”
Peserta pembekalan sejumlah 94 orang yang akan ditempatkan di Dinas Kesehatan dan Puskesmas yang ada di wilayah kerja Kabupaten Pekalongan. Tujuan dari pembekalan ini adalah pemberian gambaran terkait ruang lingkup kerja baik di puskesmas maupun di Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan.
Dengan adanya pembekalan ini diharapkan tenaga PPPK dapat memahami lingkup kerja dan mempersiapkan diri menjadi nakes yang lebih kompeten dan siap bekerja serta melayani sepenuh hati pada unit kerja yang ditempatinya sesuai dg SPMT nanti di tanggal 31 Mei 2024.
Rabu, 29 Mei 2024
Kajen – Bertempat di ruang aula lantai 2, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar Seleksi Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Kabupaten Pekalongan Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Seksi Sumber Daya Manusia Kesehatan Dinkes Kabupaten Pekalongan. (Rabu, 22/05/2024)
Kegiatan Penilaian Nakes Teladan ini menyasar Nakes yang bekerja di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan diikuti oleh 15 peserta dari berbagai profesi kesehatan yang merupakan utusan dari rumah sakit dan puskesmas yang ada di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. Tim penilai terdiri dari Dinas Kesehatan dan lintas sektor seperti BKPSDM dan Organisasi Profesi terkait.
Kegiatan ini rutin dilaksanakan sebagai motivasi bagi tenaga kesehatan untuk melakukan inovasi dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dalam mendukung pembangunan kesehatan di Kabupaten Pekalongan. Selain itu juga sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian, prestasi kerja dan inovasi serta peran aktif tenaga kesehatan dalam melaksanakan tugas di fasyankes masing-masing.
Senin, 27 Mei 2024
Kajen – Bertempat di Gedung PPNI Kabupaten Pekalongan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar Sosialisasi Update Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK) dan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) terintegrasi ke Satu Sehat bagi tenaga administrasi yang menangani SISDMK dan SDMK. (Senin, 20/05/2024)
Pertemuan sosialisasi dibuka oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan, Sudariyanto, S.KM, M.Kes. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa ”Untuk tenaga kesehatan Kabupaten Pekalongan harus terdaftar pada platform Satu Sehat baik mandiri maupun instansi sesuai anjuran dari Kemenkes melalui Satu Sehat untuk peningkatan mutu dan pelayanan kesehatan”.
Peserta yang diundang adalah admin SISDMK Faskes se Kabupaten Pekalongan sejumlah 65 orang. Tujuan dari sosialisasi ini untuk penyegaran kembali/refreshing dan mengupdate informasi SISDMK dan SDMK yang terintegrasi ke Satu Sehat.
Harapan ke depan dengan adanya acara ini adalah admin SISDMK Faskes untuk selalu update data tenaga kesehatan melalui SISDMK faskes.
Senin, 27 Mei 2024
Semarang – PPPKMI Pengda Jawa Tengah gelar Workshop Peningkatan Kapasitas Dalam Pengendalian Iklan, Promosi Dan Sponsor Rokok (Taps Ban) Bagi Pemerintah Kab/Kota di Jawa Tengah. Workshop berlangsung di Hotel Grasia Semarang selama 2 hari. (Rabu,15/05/2024)
Workshop dibuka oleh Ketua PPPKMI Pengda Jawa Tengah, Dr. dr. Anung Sugihantoro, M.Kes. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa “ Peserta wokshop adalah 3 kabupaten/kota yang dipilih berdasarkan pemetaan yaitu Kota Semarang, Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Banjarnegara. Di ketiga wilayah tersebut situasinya berbeda-beda, ada yang sudah mempunyai peraturan daerah tentang KTR ada pula yang belum. Akan tetapi di semua wilayah ternyata masih menemukan banyak tantangan dalam mewujudkan KTR. Oleh karena itu, Pengda PPPKMI Jawa Tengah menyelenggarakan Workshop ini untuk penguatan OPD dari 3 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah dalam mewujudkan Kawasan Tanpa Rokok dan untuk menyusun kebijakan serta menerapkan Kawasan Tanpa Rokok di wilayahnya.”
Peserta dari masing-masing kabupaten/kota terdiri dari perwakilan Dinkes, Dindikbud, Dinas P3A PPKB, Dinperindagkop UKM, Kementerian Agama, Dinas Perhubungan, Dinporapar, Satpol PP, Dinas PM PTSP dan PPPKMI Pengcab.
Penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan peraturan Tobacco Advertising, Promotion and Sponsorship (TAPS) Ban atau Pelarangan Iklan, Promosi, dan Sponsor Rokok (IPRS) diperlukan untuk mencegah perokok pemula. Untuk itu diperlukan komitmen yang kuat dari pemerintah untuk membuat kebijakan dan mengalokasikan anggaran untuk penurunan konsumsi rokok ini.
[Gambar]
#workshoptapsban #tapsban #dinkeskabpekalongan
Senin, 20 Mei 2024
Rabu, 8 Mei 2024
Kendal – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan beserta pejabat struktural dan Kepala Puskesmas se Kabupaten Pekalongan melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Plantungan Dinkes Kabupaten Kendal. (Selasa, 30/04/2024)
Puskesmas Plantungan dipilih sebagai tempat belajar Kaji Tiru Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan beserta jajarannya dikarenakan puskesmas tersebut oleh BKPK Kementerian Kesehatan sudah dinilai baik dan berhasil dalam menerapkan Integrasi Layanan Primer (ILP). Kegiatan yang berlangsung selama satu hari tersebut, dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh seluruh rombongan dengan melakukan kunjungan ke desa guna melihat secara langsung kegiatan ILP, yaitu di PKD Desa Wonodadi Kecamatan Plantungan Kabupaten Kendal.
Pada transformasi pelayanan primer, terdapat perubahan paradigma dalam pelayanan di Puskesmas, tidak lagi hanya berbasis pada penyakit/program, tetapi pendekatan pelayanan sesuai dengan siklus hidup yang diintervensi melalui klaster oleh semua program sehingga pelayanan di Puskesmas akan lebih terintegrasi dan komprehensif serta mendekatkan pelayanan pada masyarakat.
Kepala Puskesmas Plantungan, dr. Karyadi memaparkan materi dan sharing pengalaman dalam implementasi ILP, mulai dari strategi awal saat mau melakukan ILP sampai dengan keberhasilannya menerapkan ILP di 12 desa yang ada di wilayahnya kerjanya.
Senin, 6 Mei 2024
Kajen-Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Penanggungjawab Pelayanan Kefarmasian dengan tema "Satu Sehat SDMK dan STRA Seumur Hidup" di Ballroom Queen Nara Grand Dian Hotel Pekalongan. (Kamis, 25/04/2024)
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Sumber Daya Kesehatan dan Pengawasan Obat dan Makanan, Sudariyanto. SKM.M.Kes. Dalam sambutannya menyampaikan “Dengan adanya Bimtek ini diharapkan meningkatkan kesadaran pemenuhan standar pelayanan kefarmasian sesuai peraturan perundang-undangan dalam menjalankan tugas profesi kefarmasian di sarana pelayanan kefarmasian serta meningkatkan kolaborasi antara organisasi profesi”.
Peserta dalam kegiatan ini sebanyak 145 peserta yang berasal dari apoteker penanggung jawab Apotek, Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik dan apoteker pendamping yang ada di wilayah Kabupaten Pekalongan. Narasumber terdiri dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (Wafika Rahmawati.S.Kep.Ns.M.Kes) membawakan mateti dengan judul Satu Sehat SDMK dan STRA seumur Hidup dan narasumber lainnya berasal dari Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (apt. Ainun Muthoharoh. M.Farm) dengan materi berjudul Standar pelayanan kefarmasian di apotek.
Senin, 29 April 2024