Kajen – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan bersama dengan 2 puskesmas yang menjadi lokus yaitu Puskesmas Kajen 1 dan Puskesmas Kesesi 2 mendapat penghargaan anugerah predikat penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik (opini pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik) tahun 2023, dengan hasil berada pada zona hijau dan kualitas tertinggi. (Selasa, 13/02/2024)
Terima kasih disampaikan kepada Bupati Pekalongan, Ibu Fadia Arafiq, SE, MM yang selama ini telah membina dan memberikan arahan dalam peningkatan pelayanan publik di Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dan jajarannya. Penghargaan ini didapatkan juga atas kerjasama yang baik yang telah dilakukan oleh tim baik ditingkat OPD maupun tim dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Ombudsman RI melakukan penilaian kepatuhan standar pelayanan publik tahun 2023 dengan tujuan untuk memperbaiki dan menyempurnakan pelayanan publik guna mencegah terjadinya praktek maladministrasi. Hasil Penilaian Kepatuhan diperuntukkan sebagai bahan evaluasi kinerja pemerintahan dalam melaksanakan pelayanan. Penilaian merupakan bentuk evalusi kualitas pelayanan publik, sehingga diharapkan pelayanan menjadi lebih meningkat.
Upaya yang telah dan terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dan jajarannya untuk mengembangkan kinerja birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik dititikberatkan pada bagaimana upaya untuk selalu menjaga kualitas pelayanan dan bagaimana pemanfaatan teknologi untuk memberikan pelayanan yang semakin mudah, ramah, dan cepat. Kedepannya diiharapkan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dan jajarannya akan semakin lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan mottonya Unggul dalam program, Prima dalam pelayanan.
Kamis, 15 Februari 2024
Kajen - Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menggelar Foccus Group Discussion (FGD) dalam rangka fasilitasi pendampingan persiapan implementasi integrasi layanan primer di Kabupaten Pekalongan yang berlangsung di aula lantai 2 Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. (Senin, 12/02/2024)
Pelaksanaan FGD dipandu oleh Kabid Kesmas dan Infokes. Peserta FGD adalah para kabid, para sub koordinator di Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Kepala UPT Labkesda, Kepala UPT Infar dan Kepala Puskesmas Kedungwuni 1.
Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah untuk mengetahui permasalahan, kendala dan diperolehnya roadmap pelaksanaan ILP 3 tahun ke depan serta menyusun rencana tindak lanjut satu tahun persiapan pelaksanaan ILP di Kabupaten Pekalongan.
Selasa, 13 Februari 2024
Karanganyar – Bertempat di Hotel Syariah Indonesia Kulu Karanganyar, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan bekerjasama dengan Sub Sub Recipient (SSR) Mentari Sehat Indonesia Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan penandatanganan MOU untuk tercapainya peningkatan kolaborasi dan kerjasama dalam pelaksanaan program TBC RO (Rabu, 07/02/2024)
Turut hadir dari Dinas Kesehatan yaitu Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Sub Koordinator Pengendalian Penyakit berikut staf dan programmer TB, RSUD Kajen, RSUD Kraton, RSI Muhammadiyah Pekajangan, 8 puskesmas terpilih dan 8 orang koordinator kader TB.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program baik investigasi kontak maupun penemuan kasus baru di tengah masyarakat melalui community outreach dan untuk menekan angka pasien mangkir.
Dalam rakorda tersebut dilakukan pembaharuan MOU antara SSI Mentari Sehat Indonesia Kabupaten Pekalongan dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dan pemberiaan penghargaan Dedikasi dan Kerjasama Program Penanggulangan TBC dan TBC RO Komunitas kepada Puskesmas Wiradesa dan RSUD Kraton serta pembuatan rencana kerja kegiatan penanggulangan TB SSR Mentari Sehat Indonesia Kabupaten Pekalongan tahun 2024.
Selasa, 13 Februari 2024
Senin, 12 Februari 2024
Kesesi – Bertempat di jalan raya Desa Kaibahan depan RSUD Kesesi Kecamatan Kesesi, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E., M.M melaunching program Universal Health Coverage (UHC) Kabupaten Pekalongan dengan ditandai penandatanganan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan BPJS Kesehatan. (Sabtu, 10/02/2024)
Turut hadir Sekda Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar, S.Sos. M.Si., Kepala BPJS Kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwi Antoro, S.KM., M.Kes, Kabag Kesra dan Pemerintahan Setda Kabupaten Pekalongan Subagyo, SE, MM, Para Kepala OPD, Direktur RS, Kepala Puskesmas se Kabupaten Pekalongan dan pejabat struktural Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan.
Dalam sambutannya Bupati Pekalongan mengatakan bahwa ”Pemerintah Kabupaten Pekalongan sudah mengalokasikan anggaran untuk masyarakat bisa berobat dengan hanya menunjukkan KTP tanpa batasan biaya dan dapat digunakan di rumah sakit seluruh Indonesia”. Jadi masyarakat Kabupaten Pekalongan sudah terjamin kesehatannya oleh pemerintah. “Saat ini juga di RSUD Kesesi sudah bisa menggunakan layanan BPJS” imbuhnya.
UHC merupakan jaminan kesehatan bagi seluruh warga Kabupaten Pekalongan yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan. Dengan adanya UHC, masyarakat dijamin mendapatkan pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut (FKTL) dan memastikan seluruh masyarakat yang memiliki KTP Kabupaten Pekalongan mendapatkan pelayanan gratis terlindungi program JKN dimanapun berada dengan menunjukkan KTP.
Senin, 12 Februari 2024
KAJEN – Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Yulian Akbar, S.Sos, M.Si memimpin apel secara langsung dan mengecek kelengkapan atribut ASN jajaran Dinas Kesehatan yang dilaksanakan di halaman Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. (Senin, 05/02/2024).
Yulian Akbar, S.Sos, M.Si dalam amanat apel mengingatkan untuk meningkatkan disiplin apel, terutama pimpinan harus memberi contoh pada bawahannya, penggunaan atribut ASN yang lengkap pada seragam kheki sesuai dengan aturan termasuk jenis warna sepatu yang digunakan dan pembacaan Panca Prasetya KORPRI setiap hari Senin untuk mengingat janji ASN. “Pelayanan harus ditingkatkan, mengingat kita adalah pelayan masyarakat” lanjutnya.
Dengan adanya pembinaan langsung dari Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan akan menjadi langkah baik untuk peningkatan kedisiplinan pegawai di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, karena banyak manfaat yang bisa diperoleh bersama dalam apel, yakni selain pembiasaan kedisiplinan, juga menciptakan rasa kebersamaan, kekeluargaan, serta semangat baru sebelum memulai aktifitas bekerja.
Rabu, 7 Februari 2024
BUPATI PEKALONGAN RESMIKAN GEDUNG BARU PUSKESMAS KESESI 1
Kesesi - Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, S.E., M.M meresmikan gedung baru Puskesmas Kesesi 1 yang terletak di Komplek Kantor Kecamatan Kesesi Jalan Kaibahan Kesesi Kabupaten Pekalongan. (Kamis, 01/02/2024)
Peresmian gedung baru Puskesmas Kesesi 1 ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Pekalongan yang didampingi Sekda Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar, S.Sos. M.Si. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwi Antoro, S. KM., M.Kes dan Kepala Puskesmas Kesesi 1 dr. Eti Kusriningsih.
Dalam sambutannya Bupati Pekalongan mengatakan ”Saya minta semua jajaran Puskesmas Kesesi 1 untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya, ramah dan santun serta mematuhi standar pelayanan Kesehatan yang baik, sehingga keberadaan Puskesmas Kesesi 1 dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.”
Hadir pada acara tersebut Asisten Pemerintahan H. Wiryo Santosa, S.IP., M.H., Staf Ahli Bupati Agus Pranoto, S.H., M.H., Direktur RSUD Kesesi dr. Chamim Yuniarno, M.Kes., M.H. Kepala Bappeda dan Litbang Trisno Suharsanto, S.E., M.M., Kepala Dinas PMD Agus Dwi Nugroho, S.STP., M.A.P., Kepala DPU TARU Murdiarso, S.P., M.T., Kepala Dindikbud Kholid, S.IP., M.M., Kepala Dinas PM PTSP Edy Herijanto, S.Sos., M.A.P., Kepala BPKD Casmidi, S.E., M.Si., Kabag Prokompim Tutik Haryati, S.STP., M.Si., Camat Kesesi Jaman Fuadi, S.STP., M.A.P., Kapolsek, Danramil, para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Pekalongan dan para Kepala Desa se-Kecamatan Kesesi.
Pembangunan gedung Puskesmas Kesesi 1 dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan karena di lokasi Puskesmas Kesesi 1 yang lama telah dibangun menjadi RSUD Kesesi, dan sebagai gantinya dibangun gedung yang baru yang lebih representatif dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas kesehatan yang mencakup Pelayanan Mampu salin 24 jam, Pelayanan umum, Pelayanan gigi, KIA (kesehatan ibu dan anak), Pelayanan tindakan medis, Pelayanan farmasi, Pelayanan laboratorium, Pelayanan pasien TBC, Pelayanan USG ibu hamil, Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR), dan Pelayanan Imunisasi.
Puskesmas Kesesi 1 telah menyandang predikat Utama dalam penilaain akreditasi, harapannya dapat menjadi pemicu ke depannya untuk peningkatan sarana dan prasarana, kualitas pelayanan, sumber daya manusia yang kompeten sehingga aspek pelayanan dapat lebih baik lagi.
Jumat, 2 Februari 2024
Kajen- Pengurus Daerah PPPKMI Jawa Tengah berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan kabupaten Pekalongan menggelar audience dalam rangka menyiapkan kegiatan Pengendalian Iklan, Promosi dan Sponsor Rokok (TAPS Ban) di Kabupaten Pekalongan tahun 2024 (Selasa, 30/01/2024)
Ketua PPPKMI Pengda Jawa Tengah dr. Anung Sugiantoro, M.Kes sekaligus ketua rombongan menyampaikan maksud dan tujuan audience pada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan yang didampingi Para Kabid, Para Sub Koordinator terkait kegiatan Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Pekalongan dan Pengurus PPPKMI Cabang Kabupaten Pekalongan. Terdapat 3 kabupaten/kota yang mendapatkan kegiatan kolaborasi dari PPPKMI Pengda Jawa Tengah untuk program TAPS Ban ini yaitu Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Banjarnegara dan Kota Semarang.
Audiene ini akan berlanjut pada pertemuan dengan kepala daerah yang dalam hal ini adalah Bupati Pekalongan. Tapi sebelum dilakukan advokasi pada kepala daerah akan didahului dengan audiensi bina suasana pada lintas sektor/OPD terkait yang mendukung pelaksanaan TAPS Ban seperti Bappeda, Bagian Hukum Setda, BPKD, Dindik, Satpol PP dan lainnya.
Kamis, 1 Februari 2024
Kajen- Sukses melaksanakan Sub PIN Polio putaran pertama, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan bersama dengan WHO, Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi menggunakan metode Rapid Convenience Assesment (RCA) atau penilaian cepat yang merupakan salah satu tindakan untuk mengetahui sasaran dan kisaran cakupan imunisasi di wilayah tersebut, apakah sudah imunisasi atau belum, jika belum di imunisasi maka diminta untuk diberikan imunisasi. (Rabu, 31/01/2024).
Kegiatan ini dilakukan pada 2 puskesmas di Kabupaten Pekalongan yang capaian sub pin polionya tertinggi, yaitu Puskesmas Wonopringgo dan Puskemas Kedungwuni 1. Responden dari masing-masing puskesmas sebanyak 20 rumah/responden yang diambil secara acak menggunakan tehnik pengumpulan data melalui wawancara mendalam (Indepth Interview). Dari 40 responden yang dilakukan monitoring dan evaluasi, semuanya sudah diimunisasi.
Kamis, 1 Februari 2024