Dinas kesehatan Kabupaten Pekalongan melaksanakan kegiatan peningkatan kompetensi petugas dalam pelayanan kesehatan anak usia sekolah dan remaja di aula lt. 1 Dinkes (Rabu, 14/6/2023)
Hadir dalam acara ini narasumber dari Dinas Kesehatan dan mendatangkan perwakilan siswa dari SMA terpilih serta best practice dari SMA N Kedungwuni yang sudah mengimplementasikan kegiatan AKSI BERGIZI di sekolah dan peserta yang hadir 1 pemegang program UKS, guru UKS serta perwakilan siswa dari sekolah.
Acara ini di laksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan status kesehatan anak usia sekolah dan remaja, meningkatkan mutu pendidikan serta menyiapkan generasi yang unggul di masa yang akan datang.
Harapan dengan pelaksanaan kegiatan ini meningkatkan koordinasi lintas program dan lintas sektor dalam rangka penguatan pelayanan kesehatan remaja dan anak usia sekolah di sekolah/madrasah.
Kamis, 15 Juni 2023
Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melaksanakan Penyusunan Sistem Kesehatan Daerah (SKD) dan Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Detreksi Dini Preventif, Respon Penyakit Serta Penggalan Komitmen Open Defecation Free (ODF) bertempat di Hotel Gran Dian Wiradesa (Senin, 12 Juni 2023).
Peserta yang hadir dalam kegiatan ini sejumlah 104 peserta terdiri dari Kepala Dinas OPD, Kepala Puskesmas, Direktur Rumah Sakit Daerah dan Camat se- kabupaten pekalongan. Pertemuan ini juga mengundang unsur swasta, Akademisi dan di buka dan di pimpin oleh Sekretaris Daerah Bapak M. Yulian Akbar, S.Sos, M.Si, Nara Sumber pada acara ini dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa tengah yang di wakili Kabid Yankes dr. Irma menyampaikan tentang Sistem Kesehatan, Dari Disperkim Provinsi Jawa Tengah menyampaikan percepatan ODF di Kabupaten Pekalongan dan PLH Kepala Dinkes Kabupaten Pekalongan yang menyampaikan situasi Kesehatan di Kabupaten Pekalongan
Kegiatan ini di laksanakan dalam rangka mencari pemecahan Angka Kematian Ibu ( AKI) yg meningkat dengan melibatkan lintas sector, mencari formulasi penanganan Stunting di Kabupaten Pekalongan serta Menyusun Sistem Kesehatan Daeah sebagai arah kebijakan Kesehatan di Kabupaten Pekalongan.
Harapan dengan adanya kegiatan ini adanya komitmen bersama untuk memecahkan masalah kesehatan secara konferhensif dengan melibatkan semua sektor dan unsur yang ada serta sistem kesehatan daerah kabupaten Pekalongan segera terwujud.
(Sumber: Bidang P2 Dinkes)
Rabu, 14 Juni 2023
Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan pada bulan Mei melaksanakan kegiatan jemput bola pemeriksaan IVA Test dan Sadanis di 7 Kecamatan Kabupaten Pekalongan diantaranya Kec Kesesi, Kec Sragi, Kec Siwalan ,Kec Bojong, Kec Wonopringgo, Kec Buaran dan Kec Wonokerto.
Sasaran pemeriksaan ini adalah wanita usia subur usia 30-50 tahun dengan jumlah sasaran 589 WUS dan yang hadir untuk pemeriksaan 386 WUS dikeranakan ada beberapa yang masih takut, malu dan tidak ada izin suami. Dari hasil pemeriksaan diperoleh IVA negatif /normal 332 orang, IVA positif 27 orang, lain lain 34 orang ,untuk hasil pemeriksaan Sadanis normal tidak ada benjolan ataupun kelainan lain. Tindak lanjut WUS positif dilakukan rujukan untuk dilakukan krioteraphy di puskesmas dengan layanan krioteraphy. Pemeriksaan ini melindungi para kaum perempuan dari penyakit mematikan yaitu penyakit kanker leher rahim/serviks dan kanker payudara.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk Meningkatkan cakupan pelayanan deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara di Kabupaten Pekalongan.yang masih rendah.
Rabu, 7 Juni 2023
Dinas kesehatan kabupaten pekalongan melaksanakan kegiatan penguatan ANC Terpadu bertempat di Puskesmas Kajen I (6/6/2023).
Peserta dalam kegiatan ini adalah bidan koordinator KIA dan Persalinan, IBI, PPNI, dan BPM (Bidan Praktek Mandiri) Kabupaten Pekalongan.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya penurunan AKI AKB di Kabupaten Pekalongan dimana Kabupaten Pekalongan membuat inovasi NGEMIL RENGGINANG (Ngeluru Ibu Hamil Resiko Tinggi Nang Pekalongan) yang dilaksanakan secara luring dan daring di Puskesmas Kajen I.
Acara ini dibuka oleh Plh. Sekdin Dinkes dr. Ratna Susanti beliau menyampaikan peserta menyerap ilmu yang di sampaikan dari teman-teman yang sudah Pelatihan dari Kemenkes dan persamaan persepsi.
Harapan dengan adanya kegiatan ini puskesmas dan faskes melaksanakan Penguatan ANC dan PNC terpadu, pemenuhan standart sarana prasarana baik BPM, klinik maupun Faskes lain, Nakes mempunyai kompetensi dalam identifikasi kegawatdaruratan maternal neonatal dan pengambilan keputusan.
Selasa, 6 Juni 2023
Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melaksanakan kegiatan senam pagi dan deteksi dini factor resiko PTM di halaman kantor dinkes (26/5/2023)
Kegiatan ini di laksanakan sebagai upaya preventif terhadap kejadian Penyakit Tidak Menular Melalui pengendalian faktor risikonya. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan/ screening/ deteksi dini.
Ada 40 Karyawan/karyawati dinkes mengikuti kegiatan ini.
Harapan dari pelaksanaan kegiatan yaitu dengan pelaksanaan deteksi dini atau monitoring factor resiko PTM ini , karyawan/karyawati mampu mengantisipasi, mencegah, dan mengendalikan PTM, untuk mengendalikan faktor resiko PTM dapat dilakukan melalui perilaku CERDIK. yaitu Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin olahraga, Diet yang seimbang, Istirahat cukup, Kelola stress dengan baik. Salam CERDIK !
(Sumber berita : Sie PTM KESWA )
Senin, 5 Juni 2023
Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melaksanakan kegiatan Kordinasi Program Kesling di Fasyankes Kabupaten Pekalongan bertempat di Aula Lt. 2 Dinkes (23/5/2023).
Kegiatan ini di laksanakan sebagai upaya koordinasi dan evaluasi managemen pengelolaan limbah medis padat dan cair, ijin lingkungan, evaluasi e-monev – TFU (Tempat Fasilitas Umum) dan HSP (Hyigiene Sanitasi Pangan), pengelolaan air bersih, hoax keamanan pangan, persiapan pelaksanaan ODF dan acara diskusi.
Rapat Koordinasi ini di hadiri oleh 31 tenaga kesling puskesmas dengan narasumber dari program kesling Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan.
Harapan adanya kegiatan ini akan lebih meningkatkan ketersediaan fasyankes dan pelayanan kesehatan yang bermutu serta meningkatkan advokasi dan sosialisasi kesehatan.
(Sumber Berita : Sie Kesling & Kesjaor Dinkes)
Rabu, 24 Mei 2023
UPT Labkesda Dinas Kesehatan Kab.Pekalongan melaksanakan "Sosialisasi dan Pembinaan Labkesmas Tingkat II & I"
Hadir dalam pertempuan 26 nakes analis laboratorium, para kabid dan subkord Dinkes. Nara sumber dalam acara ini Kepala Balai Labkes dan Pengujian Alkes Bp. Subur Hadi Marhaento, SKM, M. Kes beserta team dari provinsi (ibu Toety Rahayu dan Ibu Dwi Nurstyasih).
Acara ini dilaksanakan dalam rangka kegiatan pembinaan labkesmas tk II dan tk I oleh labkesmas TK III Dalam program pemenuhan upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat
Dengan adanya pertemuan ini harapanya UPTD Labkes lab pekalongan menjadi LABKESMAS yg bs menjadi lab rujukan untuk faskes tingkat I yaitu puskesmas.
(Sumber : UPT Labkesda)
Jumat, 19 Mei 2023
Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melaksanakan kegiatan "Penguatan Strategi Penurunan Kasus Kematian Ibu melalui tindak lanjut AMP di Kabupaten Pekalongan" (Jum'at, 12-5-2023)
Hadir dalam pertemuan ini ada 25 Tenaga Kesehatan terdiri dari Manajemen Rumah Sakit, Perwakilan Puskesmas, bidang Tesmas dan Yankes dan Tim Pengkaji AMP
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya dalam menurunkan AKI/AKB
Harapan setelah pertemuan ini menurunkan AKI/ AKB di Kab. Pekalongan.
(Sumber berita : sie kesga dinkes)
Jumat, 19 Mei 2023
Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melaksanakan kegiatan Tes Kebugaran Jasmani bagi calon jamaah haji Tahun 1444 H / 2023 M di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan ( Jum’at/12 Mei 2023).
Calon Jamaah Haji Kabupaten Pekalongan yang melaksanakan Tes Kebugaran Jasmani sebanyak 511 orang.
Pengukuran Kebugaran bertujuan untuk mengukur kondisi tubuh Calon Jamaah Haji apakah tingkat kebugarannya dalam kategori baik, cukup, atau kurang. Sehingga latihan fisik yang dilakukan sesuai dengan porsi atau kondisi fisik masing-masing Calon Jamaah Haji.
Pengukuran Kebugaran Jasmani dilakukan dengan 2 motode yaitu menggunakan metode rockpot dan bagi jamaah Lansia atau dengan resiko tinggi dengan tes jalan selama 6 menit
Metode rockpot yaitu dengan cara lari/ jalan sejauh 1,6 KM metode ini dipilih karena memiliki beberapa keunggulan antara lain mudah dilakukan , tidak memerlukan alat khusus, aman bagi orang denga resiko penyakit, dapat dilakukan secara individu ataupun kelompok serta dilakukan sesuai dengan kemampuan.
Harapannya dari Tes Kebugaran ini semua calon jamaah haji dapat menyiapkan diri secara fisik agar kondisi tubuh tetap sehat dan bugar, sehingga dapat menjalankan ibadah Haji sebaik -baiknya .
(sumber : sie penyehatan lingkungan, kesjaor)
Senin, 15 Mei 2023