Kajen - Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar pertemuan penting untuk memperkuat monitoring implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) Terintegrasi dalam sistem SatuSehat, sekaligus mempersiapkan pra desk Profil Kesehatan (ProfilKes) tahun 2025. Kegiatan ini diselenggarakan di aula Dinas Keshatan yang melibatkan perwakilan dari Puskesmas dan Rumah Sakit di wilayah Kabupaten Pekalongan. (Selasa, 14/10/2025)
[Gambar]
Pertemuan yang diadakan pada hari ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara fasilitas pelayanan kesehatan primer dan rujukan dalam pengelolaan data kesehatan, khususnya melalui sistem RME Terintegrasi yang menjadi bagian dari infrastruktur digital kesehatan nasional, SatuSehat. Melalui koordinasi ini, diharapkan proses monitoring dan evaluasi data kesehatan bisa berjalan lebih efektif, valid, dan akurat.
Selain itu, pra desk ProfilKes 2025 juga mendapatkan perhatian khusus dalam pertemuan ini. Tim bersama menyepakati langkah-langkah strategis dalam pengumpulan dan verifikasi data kesehatan yang akan menjadi dasar bagi perencanaan program kesehatan di Kabupaten Pekalongan selama satu tahun ke depan.
[Gambar]
Rabu, 15 Oktober 2025
[Gambar]
Kajen – Kabid Kesmas dan Infokes Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, dr. Ryan Ardanaputra buka acara Rakord bagi Petugas Admin Puskesmas program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah se Kabupaten Pekalongan yang digelar di Aula 2 Dinas Kesehatan. (Rabu,8/10/2025).
Dalam kesempatan tersebut, dr. Ryan Ardanaputra menyampaikan sambutan akan pentingnya peran petugas admin dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program CKG Anak Sekolah melalui pencatatan, pelaporan, serta analisa dan olah data untuk membuat laporan yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan perencanaan program.
[Gambar]
Hadir sebagai narasumber, Ibu Pujowati, SKM, MPH, Penyuluh Kesehatan Masyarakat Ahli Madya dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, yang memberikan paparan terkait mekanisme pelaksanaan, pengelolaan data, serta peningkatan mutu layanan Cek Kesehatan Gratis Anak Sekolah.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petugas admin Puskesmas mengenai pelaksanaan dan kegiatan Cek Kesehatan Gratis Anak Sekolah. Melalui pertemuan ini, peserta diharapkan dapat menyamakan persepsi dan mekanisme kerja, memperkuat koordinasi dengan Dinas Kesehatan, dan mendukung peningkatan kualitas pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis Bagi Anak Sekolah serta menghasilkan data dan laporan yang berkualitas untuk pengambilan keputusan program kesehatan sekolah ke depannya.
[Gambar]
[Gambar]
Senin, 13 Oktober 2025
Kajen — Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melalui Bidang Kesehatan Masyarakat dan Informasi Kesehatan (Kesmas dan Infokes) menyelenggarakan Pertemuan Evaluasi Profil Kesehatan Tahun 2024 yang diikuti oleh PIC Profilkes Puskesmas se-Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas penyusunan dan pelaporan data Profil Kesehatan sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan di bidang kesehatan. Senin (6/10/2025).
[Gambar]
Pertemuan dibuka oleh Kabid Kesmas & Infokes Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dr. Ryan Ardanaputra, sekaligus penyampaian materi tentang evaluasi Profil Kesehatan Tahun 2024. Dalam sambutannya, menyampaikan pentingnya kegiatan evaluasi Profil Kesehatan sebagai upaya untuk memastikan kesesuaian data dan peningkatan akurasi informasi kesehatan dari masing-masing Puskesmas.
Turut hadir sebagai narasumber dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan, Ir. Sri Megawati, MM dan Rani Kirnawati dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pekalongan yang membahas pentingnya publikasi data, Satu Data Indonesia (SDI), serta proses bisnis penyusunan profil kesehatan.
[Gambar]
Selain itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas, ketepatan waktu, serta kesesuaian data yang disampaikan oleh pengelola profil kesehatan di setiap Puskesmas. Dengan demikian, laporan Profilkes dapat menjadi dasar yang valid bagi pengambilan keputusan dan perumusan kebijakan kesehatan daerah. Pertemuan berjalan lancar dan interaktif, ditandai dengan diskusi aktif antara peserta dan narasumber.
Diharapkan hasil dari kegiatan ini dapat memperkuat sistem informasi kesehatan di Kabupaten Pekalongan serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui data yang valid dan terintegrasi.
[Gambar]
Senin, 13 Oktober 2025
Kajen – Inspektorat Kabupaten Pekalongan telah menyelesaikan Pengawasan Daerah Tematik atas manajemen kas dan persediaan pada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas di wilayah Kabupaten Pekalongan yang diselenggarakan di Aula lantai 1 Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. (Selasa, 30/09/2025)
[Gambar]
Dalam pengawasan tersebut, Inpektorat menilai penerapan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan efisiensi dalam pengelolaan kas serta persediaan yang dimiliki oleh BLUD Puskesmas. Hasil pemeriksaan diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis untuk memperbaiki sistem manajemen keuangan dan stok barang medis, sehingga layanan kesehatan di tingkat Puskesmas dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Tim Inspektorat melakukan evaluasi mendalam untuk memastikan bahwa prosedur pengelolaan kas dan persediaan BLUD Puskesmas sesuai dengan aturan yang berlaku dan mendukung kelancaran pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan (M. Yulian Akbar, S.Sos, M.Si), Inspektur Kabupaten Pekalongan (Drs. Ali Reza, M.Si) Sekretaris Dinas Kesehatan (Tohid Margono, S.Pi), Kasubbag Umum dan Kepegawaian, Kasubbag Perencanaan dan Keuangan, Kepala Puskesmas, Pengelola aset dan bendahara BLUD Puskesmas se Kabupaten Pekalongan.
[Gambar]
Pengawasan tematik ini juga mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta pelaksanaan Good Governance di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, sesuai dengan target pembangunan daerah. Inpektorat berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan yang menyeluruh dan konstruktif demi mewujudkan penggunaan anggaran yang tepat sasaran dan akuntabel di BLUD Puskesmas.
Kamis, 2 Oktober 2025
Wiradesa – Para ibu hamil di Kabupaten Pekalongan tak perlu resah, karena dalam upaya pencegahan penularan Hepatitis B, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan gelar Workshop Pengelolaan Pelayanan Hepatitis B Bagi Petugas Pelaksana Program Hepatitis di FKTP untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan pendekatan vaksin dan Tenofovir. (Kamis, 25/09/2025)
[Gambar]
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas pemahaman dan keterampilan tenaga medis dalam penerapan imunisasi vaksin Hepatitis B serta penggunaan Tenofovir sebagai terapi antivirus untuk ibu hamil positif Hepatitis B. Tata laksana ibu hamil dengan hepatitis B dalam pemberian Antivirus Tenofovir di usia 28 minggu hingga 1 bulan setelah melahirkan.
Hadir sebagai narasumber yaitu dr. Auly Natijatul Ain yang menyampaikan materi tentang informasi Dasar Hepatitis dan Pemberian Obat Vaksin Tenovofir yang Aman untuk Ibu Hamil. Para peserta diberikan pembekalan teknis dalam pengelolaan layanan vaksinasi, pemantauan penggunaan Tenofovir, serta edukasi kepada masyarakat tentang cara pencegahan Hepatitis B yang efektif.
[Gambar]
Workshop ini merupakan bagian dari komitmen Kabupaten Pekalongan dalam mendukung program nasional eliminasi Hepatitis B menuju target Indonesia bebas Hepatitis B pada 2030. Pelibatan tenaga kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan diharapkan dapat meningkatkan cakupan vaksinasi dan penerapan Tenofovir secara optimal untuk ibu hamil berisiko. Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menghimbau masyarakat khususnya ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan skrining Hepatitis B dan mengikuti seluruh anjuran imunisasi demi perlindungan terbaik bagi kesehatan ibu dan bayi.
[Gambar]
Rabu, 1 Oktober 2025
Wiradesa - kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan karena sekarang deteksi dini kanker serviks dapat dilakukan dg metode yang lebih canggih yaitu DNA HPV Co testing IVA.
Untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, Dinkes Kab. Pekalongan gelar On The Job Training (OJT) sekaligus launching detekesi dini kanker serviks dengan HPV DNA bagi tenaga Kesehatan di puskesmas dan Dinkes yg diselenggarakan di Hotel Grand Dian Wiradesa (Rabu,24/9/2025).
[Gambar][Gambar]
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, M.Khoiruddin, S.Kep, Ners, M.Kes membuka secara resmi kegiatan OJT yg dihadiri oleh 54 peserta tenaga kesehatan dari pukesmas yaitu Dokter, Bidan dan tenaga ATLM Labkesmas Dinkes Kab. Pekalongan.
Narasumber yg dihadirkan ini, antara lain Dokter Spesialis Obgyn, dr. Dewi Susiliwati, Sp.OG memberikan materi mengenai Patologi Klinis Kanker Serviks. Dari Dinkes Provinsi Jawa Tengah Ely Tri WAhju Utami, SKM dengan materi pencatatan dan pelaporan HPV DNA, dan materi Deteksi dini kankes serviks dengan DNS HPV Co Testing IVA disampaikan Wiwin Aria Mulyani, S.Tr, Keb, Bdn.
[Gambar]
Tes HPV DNA dapat mengidentifikasi keberadaan virus HPV berisiko tinggi penyebab kanker serviks sebelum munculnya perubahan sel abnormal pada leher rahim. Metode ini sangat efektif karena mendeteksi langsung penyebab kanker, memungkinkan intervensi dini untuk pencegahan atau pengobatan, sehingga meningkatkan peluang kesembuhan dan menurunkan angka kematian akibat kanker serviks.
[Gambar]
Kamis, 25 September 2025
Sragi - Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan beserta jajarannya yaitu RSUD Kesesi dan Puskesmas Sragi 1 menggelar serangkaian kegiatan kesehatan penting, yaitu Gerakan Ibu Hamil Sehat, Program Gubernur Jawa Tengah yaitu Dokter Spesialis Keliling (Spelling), dan pengabdian masyarakat dari IDAI berupa Pediatric Social Responsibility (PSR) sebagai bagian dari komitmen peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak di wilayah Kabupaten Pekalongan yang diselenggarakan di Balaidesa Bulakpelem Kecamatan Sragi Pekalongan (Rabu, 10/09/2025)
[Gambar][Gambar]
Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan DA, SKM, M.Kes sekaligus membuka acara, Forkompincam Sragi, Perwakilan TP PKK Kabupaten dan Ketua TP PKK Kecamatan Sragi, Perwakilan RSUD Kesesi, Kepala Puskesmas Sragi 1, Kepala Desa Bulakpelem dan jajarannya. Gerakan Ibu Hamil Sehat bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan ibu hamil melalui pemeriksaan rutin, edukasi gizi, dan pendampingan kehamilan yang optimal. Sedangkan Program Dokter Spesialis Keliling (Spelling) menghadirkan tenaga spesialis medis dari rumah sakit ke desa-desa untuk memberikan pelayanan kesehatan berupa skrining TBC, EKG, laboratorium dan konsultasi oleh dokter spesialis dalam bagi masyarakat serta memudahkan akses terhadap layanan spesialis tanpa harus menempuh perjalanan jauh dan antrian yang panjang. Pediatric Social Responsibility (PSR) merupakan program yang fokus pada pemberian layanan kesehatan anak yang holistik dan dukungan sosial, termasuk edukasi kesehatan anak, skrining balita dengan masalah gizi dan tumbuh kembang, mencegah kasus stunting baru, sehingga bisa dilakukan rujukan dini.
[Gambar]
Melalui ketiga program ini, diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif, mudah diakses, praktis dan berkelanjutan guna menurunkan risiko komplikasi kehamilan, mengatasi kesulitan akses dan antrian lama yang biasanya terjadi untuk bertemu dokter spesialis di rumah sakit, serta membuka peluang deteksi dan penanganan awal penyakit yang lebih baik.
| [Gambar] |
Jumat, 12 September 2025
Kajen-Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan gelar pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan di Aula lantai 1 Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. (Rabu, 4/9/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah seluruh pegawai sekaligus menanamkan nilai-nilai kebaikan dan keteladanan Nabi Muhammad SAW.
[Gambar]
Acara pengajian dihadiri seluruh pegawai ASN dan non ASN di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. Pada kesempatan tersebut, menghadirkan penceramah agama, Kyai Muzamil yang menyampaikan tausiyah dengan tema “Padukan Langkah dan Bulatkan Tekad Raih Kesucian Hati yang Bersih Sebagai Cerminan Kebaikan Serta Kejujuran Dalam Keimanan Kita kepada Allah SWT”.
[Gambar]
Diakhir acara dipanjatkan doa bersama sebagai bentuk syukur atas nikmat kesehatan dan keselamatan yang telah diberikan Allah SWT kepada seluruh masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh pegawai Dinas Kesehatan untuk terus bersemangat dalam menjalankan tugas, serta memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial demi terciptanya kehidupan yang lebih sehat dan harmonis.
[Gambar]
Kamis, 4 September 2025
Kajen - Demo besar-besaran di Indonesia sejak akhir Agustus 2025 telah menjadi viral dan ramai diberitakan. Hal ini berdampak ke daerah-daerah terutama Kabupaten Pekalongan. (Sabtu, 30 Agustus 2025)
[Gambar]
Seruan demo tersebar di media sosial dan grup WhatsApp yang cukup meresahkan masyarakat dan khawatir berpotensi menimbulkan kerusuhan seperti di daerah lain yang viral diberitakan. Pemerintah Kabupaten Pekalongan bertindak preventif dengan pengamanan melalui patroli dan pengawasan ketat serta komunikasi aktif dengan tokoh masyarakat, tokoh agama agar aspirasi yang murni disampaikan secara aman dan tertib tidak ada anarkis selama demo berlangsung.
[Gambar]
Atas instruksi Bupati Pekalongan, Jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan diminta menyiapkan tim medis lengkap dengan ambulans dan peralatan kesehatan di lokasi strategis. Dalam melaksanakan tugasnya agar berkoordinasi dengan aparat keamanan dan instansi pemerintah lain dalam mengantisipasi demo dan memastikan kesiapsiagaan serta pelayanan kesehatan yang optimal selama aksi berlangsung untuk memberikan pelayanan kesehatan cepat bagi masyarakat yang terdampak. Harapannya Kabupaten Pekalongan tetap kondusif dan aman.
Selasa, 2 September 2025