Wiradesa – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar Workshop Tatalaksana Balita Bermasalah Gizi dan Juknis PKMK dan RUTF Bagi Dokter Anak yang bertempat di Hotel Grand Dian Wiradesa. (Minggu, 19/10/2025).
Dokter Spesialis Anak di rumah sakit silayah Kabupaten Pekalongan. Diberikan pengetahuan dan menyamakan persepsi terkait tata laksana balita bermasalah gizi. Narasumber dihadirkan yaitu dr. Rina Pratiwi, Sp.A (K) dari RSUP Kariadi Semarang dengan materi tentang juknis dalam pemberian PKMK (Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus) dan RUTF (Ready to Use Therapeutic Food).
[Gambar]
Acara dibuka oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat & Informasi Kesehatan dr. Ryan Ardanaputra dan dilanjut penyampaian materi Analisa Balita Bermasalah Gizi yang ada di Kabupaten Pekalongan.
Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan klinis dalam menangani balita dengan masalah gizi melalui intervensi nutrisi berbasis pangan medis khusus, mendapatkan update informasi, menyamakan persepsi , meningkatkan pelayanan kesehatan bagi Masyarakat Kabupaten Pekalongan dan untuk menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas dan sejahtera.
Jumat, 24 Oktober 2025
[Gambar]
Kajen – Pentingnya penyusunan Profilkes sebagai alat utama untuk pemantauan dan perencanaan program kesehatan di daerah, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan gelar pertemuan Sosialisasi Web Entry Penyusunan Profil Kesehatan (Profilkes) tahun 2025 bagi PIC Profilkes Puskesmas dan Rumah Sakit di wilayah Kabupaten Pekalongan yang bertempat di Aula lantai 2. (Kamis, 16/10/2025)
[Gambar]
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para PIC dalam pengumpulan serta penginputan data kesehatan menggunakan aplikasi web yang terintegrasi. Dengan pemanfaatan aplikasi web entry yang modern dan praktis, diharapkan data yang dikumpulkan menjadi lebih akurat, cepat, dan mudah diakses oleh seluruh pemangku kepentingan.
Pertemuan ini menghadirkan narasumber dari bidang teknologi informasi yang memberikan pelatihan langsung mengenai cara penggunaan aplikasi, prosedur pengisian data, serta tata kelola data yang baik dan benar sesuai standar Kementerian Kesehatan. Selain itu, sesi tanya jawab juga digelar untuk membantu PIC memahami kendala yang mungkin dialami saat proses entri data.
[Gambar]
Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan berkomitmen terus melakukan pembinaan dan pendampingan agar pelaksanaan penyusunan Profilkes 2025 berjalan lancar dan berkualitas. Data yang terolah dengan baik tentunya akan berkontribusi pada peningkatan pelayanan dan kesehatan masyarakat Kabupaten Pekalongan secara keseluruhan.
[Gambar]
Selasa, 21 Oktober 2025
Kajen – TP PKK Kabupaten Pekalongan bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Rangkaian kegiatan edukasi dan praktik langsung cuci tangan yang benar ini diselenggarakan di SDN 01 Kulu Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan yang bertujuan menanamkan perilaku hidup sehat dan meningkatkan kesadaran pentingnya kebersihan tangan dalam mencegah penyakit menular. (Rabu, 15/10/2025)
[Gambar]
Acara peringatan yang berlangsung di halaman sekolah ini diawali dengan sambutan Kepala Sekolah SDN Kulu yang menegaskan pentingnya CTPS sebagai pilar utama menjaga kesehatan anak-anak di lingkungan sekolah. Selanjutnya, sambutan Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan, Ny. Galuh Sukirman. Dalam kesempatan tersebut para siswa diajak untuk membudayakan hidup bersih dan sehat dengan membiasakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) untuk membunuh kuman penyebab penyakit, diharapkan siswa SDN Kulu tidak hanya memahami teori cuci tangan yang baik, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.
[Gambar]
Turut hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi A𝚗toro, SKM, M.Kes, Dindikbud Kabupaten Pekalongan, Camat Karanganyar, Pengurus TP PKK Kabupaten Pekalongan, Ketua TP PKK Kecamatan Karangannyar, Kepala Desa Kulu, Ketua dan pengurus TP PKK Desa Kulu, Upaya ini merupakan bagian dari program kesehatan masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk menekan angka penyakit infeksi, terutama diare dan ISPA, yang dapat dicegah dengan kebiasaan CTPS.
[Gambar]
Kamis, 16 Oktober 2025
Kajen - Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar pertemuan penting untuk memperkuat monitoring implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) Terintegrasi dalam sistem SatuSehat, sekaligus mempersiapkan pra desk Profil Kesehatan (ProfilKes) tahun 2025. Kegiatan ini diselenggarakan di aula Dinas Keshatan yang melibatkan perwakilan dari Puskesmas dan Rumah Sakit di wilayah Kabupaten Pekalongan. (Selasa, 14/10/2025)
[Gambar]
Pertemuan yang diadakan pada hari ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara fasilitas pelayanan kesehatan primer dan rujukan dalam pengelolaan data kesehatan, khususnya melalui sistem RME Terintegrasi yang menjadi bagian dari infrastruktur digital kesehatan nasional, SatuSehat. Melalui koordinasi ini, diharapkan proses monitoring dan evaluasi data kesehatan bisa berjalan lebih efektif, valid, dan akurat.
Selain itu, pra desk ProfilKes 2025 juga mendapatkan perhatian khusus dalam pertemuan ini. Tim bersama menyepakati langkah-langkah strategis dalam pengumpulan dan verifikasi data kesehatan yang akan menjadi dasar bagi perencanaan program kesehatan di Kabupaten Pekalongan selama satu tahun ke depan.
[Gambar]
Hadir sebagai narasumber, dua orang dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dari Seksi Manajemen Informasi Kesehatan. Pertemuan ini juga menjadi ajang diskusi dan tukar informasi mengenai tantangan serta solusi dalam penggunaan RME Terintegrasi, sekaligus penguatan kapasitas petugas kesehatan dalam pengelolaan sistem informasi kesehatan yang modern.
[Gambar]
Rabu, 15 Oktober 2025
Kajen – Kabid Kesmas dan Infokes Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, dr. Ryan Ardanaputra buka acara Rakord bagi Petugas Admin Puskesmas program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah se Kabupaten Pekalongan yang digelar di Aula 2 Dinas Kesehatan. (Rabu,8/10/2025).
Dalam kesempatan tersebut, dr. Ryan Ardanaputra menyampaikan sambutan akan pentingnya peran petugas admin dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program CKG Anak Sekolah melalui pencatatan, pelaporan, serta analisa dan olah data untuk membuat laporan yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan perencanaan program.
[Gambar]
Hadir sebagai narasumber, Ibu Pujowati, SKM, MPH, Penyuluh Kesehatan Masyarakat Ahli Madya dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, yang memberikan paparan terkait mekanisme pelaksanaan, pengelolaan data, serta peningkatan mutu layanan Cek Kesehatan Gratis Anak Sekolah.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petugas admin Puskesmas mengenai pelaksanaan dan kegiatan Cek Kesehatan Gratis Anak Sekolah. Melalui pertemuan ini, peserta diharapkan dapat menyamakan persepsi dan mekanisme kerja, memperkuat koordinasi dengan Dinas Kesehatan, dan mendukung peningkatan kualitas pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis Bagi Anak Sekolah serta menghasilkan data dan laporan yang berkualitas untuk pengambilan keputusan program kesehatan sekolah ke depannya.
[Gambar]
[Gambar]
Senin, 13 Oktober 2025
Kajen — Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melalui Bidang Kesehatan Masyarakat dan Informasi Kesehatan (Kesmas dan Infokes) menyelenggarakan Pertemuan Evaluasi Profil Kesehatan Tahun 2024 yang diikuti oleh PIC Profilkes Puskesmas se-Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas penyusunan dan pelaporan data Profil Kesehatan sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan di bidang kesehatan. Senin (6/10/2025).
[Gambar]
Pertemuan dibuka oleh Kabid Kesmas & Infokes Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dr. Ryan Ardanaputra, sekaligus penyampaian materi tentang evaluasi Profil Kesehatan Tahun 2024. Dalam sambutannya, menyampaikan pentingnya kegiatan evaluasi Profil Kesehatan sebagai upaya untuk memastikan kesesuaian data dan peningkatan akurasi informasi kesehatan dari masing-masing Puskesmas.
Turut hadir sebagai narasumber dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan, Ir. Sri Megawati, MM dan Rani Kirnawati dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pekalongan yang membahas pentingnya publikasi data, Satu Data Indonesia (SDI), serta proses bisnis penyusunan profil kesehatan.
[Gambar]
Selain itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas, ketepatan waktu, serta kesesuaian data yang disampaikan oleh pengelola profil kesehatan di setiap Puskesmas. Dengan demikian, laporan Profilkes dapat menjadi dasar yang valid bagi pengambilan keputusan dan perumusan kebijakan kesehatan daerah. Pertemuan berjalan lancar dan interaktif, ditandai dengan diskusi aktif antara peserta dan narasumber.
Diharapkan hasil dari kegiatan ini dapat memperkuat sistem informasi kesehatan di Kabupaten Pekalongan serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui data yang valid dan terintegrasi.
[Gambar]
Senin, 13 Oktober 2025
Kajen – Inspektorat Kabupaten Pekalongan telah menyelesaikan Pengawasan Daerah Tematik atas manajemen kas dan persediaan pada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas di wilayah Kabupaten Pekalongan yang diselenggarakan di Aula lantai 1 Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. (Selasa, 30/09/2025)
[Gambar]
Dalam pengawasan tersebut, Inpektorat menilai penerapan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan efisiensi dalam pengelolaan kas serta persediaan yang dimiliki oleh BLUD Puskesmas. Hasil pemeriksaan diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis untuk memperbaiki sistem manajemen keuangan dan stok barang medis, sehingga layanan kesehatan di tingkat Puskesmas dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Tim Inspektorat melakukan evaluasi mendalam untuk memastikan bahwa prosedur pengelolaan kas dan persediaan BLUD Puskesmas sesuai dengan aturan yang berlaku dan mendukung kelancaran pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan (M. Yulian Akbar, S.Sos, M.Si), Inspektur Kabupaten Pekalongan (Drs. Ali Reza, M.Si) Sekretaris Dinas Kesehatan (Tohid Margono, S.Pi), Kasubbag Umum dan Kepegawaian, Kasubbag Perencanaan dan Keuangan, Kepala Puskesmas, Pengelola aset dan bendahara BLUD Puskesmas se Kabupaten Pekalongan.
[Gambar]
Pengawasan tematik ini juga mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta pelaksanaan Good Governance di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, sesuai dengan target pembangunan daerah. Inpektorat berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan yang menyeluruh dan konstruktif demi mewujudkan penggunaan anggaran yang tepat sasaran dan akuntabel di BLUD Puskesmas.
Kamis, 2 Oktober 2025
Wiradesa – Para ibu hamil di Kabupaten Pekalongan tak perlu resah, karena dalam upaya pencegahan penularan Hepatitis B, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan gelar Workshop Pengelolaan Pelayanan Hepatitis B Bagi Petugas Pelaksana Program Hepatitis di FKTP untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan pendekatan vaksin dan Tenofovir. (Kamis, 25/09/2025)
[Gambar]
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas pemahaman dan keterampilan tenaga medis dalam penerapan imunisasi vaksin Hepatitis B serta penggunaan Tenofovir sebagai terapi antivirus untuk ibu hamil positif Hepatitis B. Tata laksana ibu hamil dengan hepatitis B dalam pemberian Antivirus Tenofovir di usia 28 minggu hingga 1 bulan setelah melahirkan.
Hadir sebagai narasumber yaitu dr. Auly Natijatul Ain yang menyampaikan materi tentang informasi Dasar Hepatitis dan Pemberian Obat Vaksin Tenovofir yang Aman untuk Ibu Hamil. Para peserta diberikan pembekalan teknis dalam pengelolaan layanan vaksinasi, pemantauan penggunaan Tenofovir, serta edukasi kepada masyarakat tentang cara pencegahan Hepatitis B yang efektif.
[Gambar]
Workshop ini merupakan bagian dari komitmen Kabupaten Pekalongan dalam mendukung program nasional eliminasi Hepatitis B menuju target Indonesia bebas Hepatitis B pada 2030. Pelibatan tenaga kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan diharapkan dapat meningkatkan cakupan vaksinasi dan penerapan Tenofovir secara optimal untuk ibu hamil berisiko. Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menghimbau masyarakat khususnya ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan skrining Hepatitis B dan mengikuti seluruh anjuran imunisasi demi perlindungan terbaik bagi kesehatan ibu dan bayi.
[Gambar]
Rabu, 1 Oktober 2025
Wiradesa - kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan karena sekarang deteksi dini kanker serviks dapat dilakukan dg metode yang lebih canggih yaitu DNA HPV Co testing IVA.
Untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, Dinkes Kab. Pekalongan gelar On The Job Training (OJT) sekaligus launching detekesi dini kanker serviks dengan HPV DNA bagi tenaga Kesehatan di puskesmas dan Dinkes yg diselenggarakan di Hotel Grand Dian Wiradesa (Rabu,24/9/2025).
[Gambar][Gambar]
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, M.Khoiruddin, S.Kep, Ners, M.Kes membuka secara resmi kegiatan OJT yg dihadiri oleh 54 peserta tenaga kesehatan dari pukesmas yaitu Dokter, Bidan dan tenaga ATLM Labkesmas Dinkes Kab. Pekalongan.
Narasumber yg dihadirkan ini, antara lain Dokter Spesialis Obgyn, dr. Dewi Susiliwati, Sp.OG memberikan materi mengenai Patologi Klinis Kanker Serviks. Dari Dinkes Provinsi Jawa Tengah Ely Tri WAhju Utami, SKM dengan materi pencatatan dan pelaporan HPV DNA, dan materi Deteksi dini kankes serviks dengan DNS HPV Co Testing IVA disampaikan Wiwin Aria Mulyani, S.Tr, Keb, Bdn.
[Gambar]
Tes HPV DNA dapat mengidentifikasi keberadaan virus HPV berisiko tinggi penyebab kanker serviks sebelum munculnya perubahan sel abnormal pada leher rahim. Metode ini sangat efektif karena mendeteksi langsung penyebab kanker, memungkinkan intervensi dini untuk pencegahan atau pengobatan, sehingga meningkatkan peluang kesembuhan dan menurunkan angka kematian akibat kanker serviks.
[Gambar]
Kamis, 25 September 2025