Karanganyar - Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan bersinergi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan gelar kegiatan Aksi Cegah Stunting yang diselenggarakan di Gedung Sience Techno Park (STP) milik Poltekes Kemenkes di Desa Karangsari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini dihadiri oleh 200 peserta yang bertujuan meningkatkan kesadaran gizi seimbang serta deteksi dini gizi buruk di tingkat desa. (Kamis, 4/12/2025)
Kegiatan Aksi Cegah Stunting diawali dengan senam bersama dan dilanjutkan seremonial pembukaan acara serta pemaparan materi dengan judul “Mencetak Generasi Emas untuk Cegah Stunting” oleh narasumber. Selain itu ada pemeriksaan ibu hamil oleh dokter spesialis kandungan dan cek kesehatan gratis bagi peserta Aksi Cegah Stunting. Hadir dalam kegiatan ini, Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan, Ny. Galuh Kirana Sukirman beserta pengurus Pokja IV, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Edy Herijanto, S.Sos., M.A.P., Sekretaris Dinas Kesehatan, Tohid Marggono, S.Pi dan para Kabid Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan serta tim kerja bidang Kesehatan Masyarakat dan Informasi Kesehatan yang dikoordinatori oleh Seksi Kesga dan Gizi. Turut hadir sebagai narasumber dr. Rendi Yoga Ardian, Sp.A. MARS dan dr. Arif Dharmawan, Sp.OG, M.Kes.
Peserta dalam aksi ini menyasar ibu hamil di wilayah Puskesmas Karanganyar, Ketua TP PKK Kecamatan dan perwakilan kader kesehatan di wilayah Kabupaten Pekalongan. Aksi ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat pencegahan stunting di wilayah Kabupaten Pekalongan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan peran ibu hamil serta kader kesehatan dalam mendukung tumbuh kembang optimal anak melalui pencegahan stunting sejak masa kehamilan.
Selasa, 9 Desember 2025
[Gambar]
Dinas Kesehatan dan TP PKK Kabupaten Pekalongan mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mendukung aksi pencegahan stunting melalui peran aktif dan kolaborasi yang berkelanjutan demi generasi sehat dan berkualitas.
Kajen - Sinergi yang kuat antara Dinas Kesehatan dengan berbagai Organisasi Profesi Kesehatan sebagai upaya bersama dalam mendorong kesehatan yang lebih optimal di wilayah Kabupaten Pekalongan diwujudkan dalam bentuk pengabdian masyarakat untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional ke 61 tahun 2025 sejak pertengahan November kemarin. (Senin, 8/12/2025)
[Gambar]
[Gambar]
Sebanyak 17 Organisasi Profesi Kesehatan se Kabupaten Pekalongan (IDI, PDGI, PPPKMI, IROPIN, IBI, PERSAGI, PATELKI, PPNI, PTGMI, HAKLI, PAFI, IPAI, IAI, IFI, PORMIKI, PARI, PEKI) berkolaborasi menyelenggarakan 5 kegiatan pengabdian masyarakat yang digelar dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian masyarakat ini mencakup berbagai program seperti edukasi kesehatan, Cek Kesehatan Gratis serta pemberian kacamata gratis dari IROPIN (Ikatan Refraksionis Optisien Indonesia) di SMPN 3 Wonokerto pada tanggal 15 November 2025, Edukasi Kesehatan dan Topikal Aplikasi Fluor (TAF) pada anak sekolah dasar di SDIT Insan Mulia Kajen dilaksanakan tanggal 18 November 2025 oleh PDGI dan PTGMI, Bakti sosial donor darah oleh IBI di Sekretariat Gedung IBI Cabang Kabupaten Pekalongan tanggal 20 November 2025, pemeriksaan kesehatan gratis oleh dokter spesialis di Puskesmas Paninggaran tanggal 30 November 2025 oleh IDI dan Fun Game serta Edukasi Kesehatan oleh PPPKMI tanggal 7 Desember 2025 di Car Free Day.
[Gambar]
[Gambar]
Melalui kolaborasi ini, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan serta mempererat hubungan sinergis antar pemangku kepentingan kesehatan dan menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem kesehatan yang solid dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat kapasitas organisasi profesi kesehatan di Kabupaten Pekalongan dalam memberikan kontribusi positif bagi pembangunan kesehatan daerah.
[Gambar]
[Gambar]
Selasa, 9 Desember 2025
Kajen – Bertempat di Aula Dinas Kesehatan diselenggarakan serah terima Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) Dan Program Internship Dokter Gigi Indonesia (PIDGI) Kemenkes RI ke Fasilitas Kesehatan di Kabupaten Pekalongan, (Kamis,27/11/2025).
Sejumlah 16 PIDI dan 6 PIDI diterima secara langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Edy Herijanto, S.Sos, M.A.P. pada kesempatan tersebut disampaikan pesan kepada calon Dokter dan Dokter gigi bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi dokter dan dokter gigi muda, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan daerah. Kami berharap para peserta dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, profesionalisme, dan semangat belajar, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan Masyarakat.
[Gambar]
Dokter (PIGI) dan Dokter Gigi (PIDGI) ini serahkan ke Rumah Sakit dan Puskesmas di Kabupaten Pekalongan diantaranya yaitu RSUD Kajen, Puskesmas Kajen I dan Puskesmas Kesesi II. Dengan adanya program PIDI dan PIDGI ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, memperkuat standar pelayanan di fasilitas kesehatan, serta memastikan masyarakat menerima layanan yang lebih aman, responsif, dan berkualitas.
Senin, 1 Desember 2025
Kajen - Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan gelar apel besar yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan pada Rabu pagi (12/11/2025). Kegiatan ini mengusung tema nasional “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun sistem kesehatan yang unggul dan terintegrasi.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan M. Tohid Margono, S.Pi bertindak sebagai pembina apel. Dalam kesempatan tersebut membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan transformasi kesehatan nasional.“Hari Kesehatan Nasional bukan sekadar seremoni, tetapi momentum refleksi dan penguatan tekad untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas,” ujar pembina apel dalam sambutannya.
Apel ini diikuti oleh seluruh jajaran Kesehatan Kabupaten Pekalongan meliputi Dinas Kesehatan, rumah sakit umum daerah, puskesmas, BPJS, UMPP, AAK, STP dan perwakilan organisasi profesi kesehatan se Kabupaten Pekalongan. Dalam rangkaian apel diserahkan beberapa penghargaan seperti Nakes dan Named teladan tingkat Provinsi dan Kabupaten, Pemenang Lomba Balita Sehat tingkat Kabupaten dan Juara Lomba Tergiat II Kemah Bakti Saka tingkat Kabupaten (Saka Bakti Husada).
Dengan semangat HKN ke-61, menegaskan kembali sebagai abdi negara pelayanan masyarakat lebih meningkatkan pelayanan kesehatan serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.
Kamis, 13 November 2025
Wiradesa – Upaya cegah Anemia di kalangan remaja putri terus digencarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dengan melakukan Gerakan Aksi Bergizi yang digelar di sekolah-sekolah, salah satunya di SMA N 1 Wiradesa pada pagi hingga siang. (Senin, 10/11/2025)
[Gambar]
[Gambar]
Gerakan Aksi Bergizi diikuti oleh 240 siswa yang diawali dengan senam Anak Indonesia Hebat, dilanjutkan dengan sarapan MBG dan minum TTD bersama. Ada edukasi kesehatan (literasi) yang dikemas dalam bentuk fun game dan penyampaian materi oleh dokter spesialis kandungan, yaitu dr. Suryo Adi Wibowo, SpOG,Subsp.FER,D.MAS.
[Gambar]
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan yang diwakili oleh Kepala Bidang Yankes, SDK dan POM (Sudariyanto, SKM, M.Kes), Subkord Kesga dan Gizi (Lusy Supriatinah, S.ST) beserta tim, Plt Kepala Puskesmas Wiradesa (Lestari, S.ST), Kepala SMA N 1 Wiradesa (Dra. Hety Puryanti) beserta para guru dan staf pengajar.
[Gambar]
Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menegaskan bahwa sinergi antara sektor pendidikan dan kesehatan sangat penting untuk keberhasilan peningkatan kualitas kesehatan generasi muda dan berkomitmen terus mendukung pelaksanaan program gizi di sekolah-sekolah sebagai bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Kamis, 13 November 2025
Kajen – Sebanyak 300 orang mengikuti Kampanye Edukasi Masif Penuntasan Tuberkulosis, Senam Kebugaran, Dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan sebagai bagian dari program terpadu peningkatan kualitas kesehatan masyarakat yang diselenggarakan di halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten pekalongan pada Minggu pagi. (10/11/2025)
[Gambar]
[Gambar]
Sekretaris Dinas Kesehatan, Tohid Margono, S.Pi. membuka acara secara resmi dan menekankan pentingnya sinergi dalam upaya menuju masyarakat yang sehat dan produktif. “Kampanye terpadu ini menjadi solusi strategis untuk menekan angka penyakit TB sekaligus menjaga kebugaran fisik dan mendeteksi serta memantau kondisi kesehatan. Kami mengajak seluruh warga berperan aktif agar semua program ini berhasil dengan baik,” ujarnya.
[Gambar]
[Gambar]
Pelaksanaan kampanye ini melibatkan berbagai pihak mulai dari Yayasan Mentari Sehat Indonesia dan kadernya, Kepala Puskesmas dan tenaga kesehatan puskesmas seperti : Programmer TB, Programmer Promkes, Programmer Kesling dan perwakilan kader kesehatan sebanyak 5 orang tiap puskesmasnya serta masyarakat pengunjung Car Free Day. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan partisipasi aktif masyarakat dalam mencegah serta menangani TB, sekaligus meningkatkan kebugaran dan kesehatan melalui senam dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (CKG).
[Gambar]
[Gambar]
Rabu, 12 November 2025
Kajen - Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan gelar kegiatan kredensialing tenaga kesehatan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Pekalongan. Keredensialing dilaksanakan selama 2 hari di Aula lantai 1 Dinas Kesehatan dengan tujuan memastikan kompetensi dan kualifikasi tenaga kesehatan sesuai standar profesional yang berlaku, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan efektif dan aman. (Rabu, 5/11/2025)
[Gambar]
Kegiatan yang berlangsung sejak Selasa hingga Rabu tanggal 4-5 November 2025 ini diampu oleh Seksi Sumber Daya Manusia Kesehatan, Bidang Yankes, SDK dan POM. Sebanyak 233 orang peserta dari puskesmas di wilayah Kabupaten Pekalongan yang mengikuti kredensialing ini yang melibatkan berbagai profesi kesehatan seperti dokter, dokter gigi, perawat dan bidan.
[Gambar]
Kredensialing merupakan proses verifikasi dan evaluasi terhadap kompetensi, pendidikan, serta pengalaman kerja tenaga kesehatan yang bertugas di puskesmas. Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang, termasuk peningkatan standar nasional dan akreditasi fasilitas kesehatan. Melalui kegiatan ini, tenaga kesehatan di Kabupaten Pekalongan memperoleh pengakuan resmi atas keahlian dan kemampuan mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan.
[Gambar]
[Gambar]
Selasa, 11 November 2025
Kajen - Kabupaten Pekalongan terus berupaya menurunkan angka stunting melalui berbagai media dan program inovatif, salah satunya melalui podcast edukatif yang diselenggarakan oleh Radio RKS FM dengan mengangkat isu stunting dan cara pencegahannya secara komunikatif dan mudah diakses masyarakat. (Rabu, 5/11/2025)
Podcast ini menjadi media baru dalam kampanye penurunan stunting dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Dwi Sutanto, S.ST yang secara live dipandu oleh host Radio RKS FM yaitu Yuni. Melalui diskusi informatif, edukasi, dan berbagi kisah sukses, podcast ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran serta pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pola asuh dan gizi seimbang bagi ibu dan anak.
Selain menyajikan informasi yang akurat dan terpercaya, podcast edukatif ini dirancang untuk mudah didengar oleh berbagai kalangan, mulai dari orang tua muda, kader kesehatan, hingga pemangku kepentingan terkait. Platform ini menjadi sarana efektif menjangkau masyarakat luas dengan pesan-pesan yang mendorong perubahan perilaku demi generasi Pekalongan yang lebih sehat dan berkualitas
Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan aktif mengikuti podcast ini sebagai bagian dari upaya bersama memutus mata rantai stunting dan mewujudkan masa depan anak-anak yang optimal.
Kamis, 6 November 2025
Kajen – Kabupaten Pekalongan kembali menggiatkan program Intensifikasi Penemuan Kasus (ICF) untuk penyakit Kusta dan Frambusia sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular ini secara lebih optimal. Kegiatan ICF merupakan metode penemuan kasus secara aktif yang dilakukan oleh petugas kesehatan untuk menemukan kasus baru sejak dini, sehingga pengobatan dapat segera dilakukan dan risiko kecacatan dapat diminimalisasi. (Jumat, 31/10/2025)
Berdasarkan data terakhir, penyakit kusta dan frambusia masih menjadi persoalan kesehatan yang perlu mendapat perhatian khusus di Kabupaten Pekalongan. Penyakit ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik penderita, namun juga pada aspek sosial dan psikologis, terutama karena adanya stigma yang melekat pada penderita. Oleh karena itu, dengan penemuan kasus yang lebih dini melalui ICF, diharapkan transmisi penyakit dapat dihentikan sehingga menekan angka penyebaran lebih lanjut.
Pelaksanaan ICF melibatkan berbagai pihak seperti puskesmas, tenaga kesehatan, serta partisipasi aktif masyarakat. Kegiatan ini dilakukan di 13 SD/MI terpilih pada kelompok usia siswa kelas 3, 4, 5, dan 6. Pemeriksaannya meliputi skrining, periksa pandang (visual/observasi), periksa raba (palpasi) dengan kapas, pemeriksaan fisik tanda-tanda awal penyakit, dan edukasi agar dapat mengenali gejala serta pentingnya pengobatan secara rutin. Bila ditemukan anak dengan Kusta dan Frambusia maka langsung diobati.
Melalui program ICF ini, Kabupaten Pekalongan menargetkan peningkatan kesadaran masyarakat dan tenaga kesehatan terhadap penyakit kusta dan frambusia, tidak ada penularan dan penemuan kasus secara cepat dan tepat sebagai langkah awal menuju eliminasi penyakit di Kabupaten Pekalongan.
Rabu, 5 November 2025