Rabu, 16 April 2025
Senin, 31 Maret 2025
Wonopringgo - Gubernur Jawa Tengah meluncurkan program layanan Dokter Spesialis Keliling (SPELING) dengan melakukan pemeriksaan di balai desa. Kali ini pelaksanaannya di Desa Kwagean Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan pada hari Rabu. (23/04/2025).
Acara dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro, SKM, M.Kes. Turut hadir Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Provinsi Jawa Tengah dr. Elhamangto Zudan, M.KM, Perwakilan Badan Kesbangpol, Direktur RSUD Kajen, Perwakilan dari RSUD Adyatma, MPH Semarang, Camat Wonopringgo, Danramil Wonopringgo, Kepala Puskesmas Wonopringgo dan Kepala Desa Kwagean.
[Gambar]
Kegiatan SPELING berupa deteksi dini TB, pemeriksaan ibu hamil/antenatal care (ANC) dengan menggunakan USG, dan deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan IVA serta pemeriksaan tambahan berupa rekam jantung/EKG. Layanan konsultasi dan pemeriksaan dokter spesialis penyakit dalam (dr. Yusuf Hakim Aji, Sp.P.D), dokter spesialis kandungan (dr. Dewi Susilowati, Sp.O.G), dokter spesialis patologi klinik (dr. M R Ratri Titisari S, Sp.PK, pemeriksaan lab sederhana, TCM, USG, EKG, serta pengobatan.
Peserta yang terdiri dari ibu hamil dan masyarakat umum mengikuti program layanan Dokter Spesialis Keliling (SPELING) mendapatkan obat ataupun rujukan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Setidaknya ada lima layanan kesehatan gratis yang diberikan, yakni pemeriksaan Tuberkulosis (TBC), deteksi kanker serviks, kesehatan jiwa, kusta, dan pemeriksaan bagi ibu hamil. Melalui program ini terdapat dua keuntungan yang dapat diperoleh warga yaitu. jarak balai desa yang dekat dengan tempat tinggal, sehingga lebih irit waktu dan cukup bawa KTP, maka layanan kesehatan gratis bisa langsung dilakukan.
Kamis, 24 April 2025
Kajen – Bertempat di halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Kepala Dinas beserta seluruh ASN gelar Apel Pagi dalam rangka Hari Kartini (Senin, 21/04/2025)
Pelaksanaan apel pagi hari ini berbeda dengan apel pagi yang sebelumnya, dalam rangka memperingati Hari Kartini tanggal 21 April seluruh ASN Perempuan Dinas Kesehatan mengenakan pakaian Kebaya sesuai instruksi Bupati Pekalongan dan pada apel pagi hari ini Kepala Dinas Kesehatan Setiawan Dwi Antoro, SKM,M.Kes membacakan Amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.
[Gambar]
Momen Hari Kartini merupakan penghormatan kepada Emansipasi Wanita, Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan, terutama dalam pendidikan. Momen ini jadi pengingat pentingnya kesetaraan gender dan akses pendidikan bagi semua.
Tidak hanya dalam hal Pendidikan, Kartini masa kini juga harus menerapkan dan meningkatkan Kesehatan dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat.
[Gambar]
Senin, 21 April 2025
Pekalongan – Ketua Umum Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI) Pengurus Daerah Provinsi Jawa Tengah, Dr. dr. Anung Sugihantono, M.Kes melantik 3 PPPKMI Pengurus Cabang Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Pemalang yang digelar di Hotel Santika Kota Pekalongan pada hari Kamis pagi. (17/04/2025)
[Gambar]
Saksi dalam pelantikan gabungan 3 Pengurus Cabang adalah Kepala Dinas Kesehatan dari masing-masing Kab/Kota yang dilantik. Turut hadir sebagai tamu undangan, Pengurus Daerah PPPKMI Provinsi Jawa Tengah Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan Sub Koordinator Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat serta beberapa Organisasi Profesi kesehatan terpilih dari 3 kab/kota tersebut.
[Gambar]
[Gambar]
Pelantikan berlangsung khidmat, sebanyak 54 orang dilantik dari 3 PPPKMI Pengurus Cabang Kota Pekalongan sebanyak 17 orang, Kabupaten Pekalongan 17 orang dan Kabupaten Pemalang sebanyak 20 orang. Pembacaan SK pelantikan oleh Dr. Drs. Syamsulhuda Budi Mustofa, M.Kes selaku Ketua Bidang Kemitraan dan Kewirausahaan. Pelantikan gabungan dilakukan atas kerjasama yang baik oleh 3 Pengcab dan dilaksanakan dengan tujuan untuk efesiensi waktu.
PPPKMI merupakan wadah bagi tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku untuk meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan, keterampilan, martabat dan etika profesi. Keberadaannya di masyarakat diharapkan mampu menjadi solusi dalam penyelesaian masalah kesehatan di masing-masing wilayah.
Jumat, 18 April 2025
Kajen – Bertempat di aula lantai 2, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar Seleksi Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Kabupaten Pekalongan Tahun 2025 yang diikuti oleh tenaga kesehatan di rumah sakit dan puskesmas wilayah Kabupaten Pekalongan. (Selasa, 15/04/2025)
[Gambar]
Peserta yang mengikuti berjumlah 16 orang dari berbagai profesi kesehatan yang merupakan utusan dari rumah sakit dan puskesmas di wilayah kerja Kabupaten Pekalongan. Tim penilai sebanyak 12 orang terdiri dari unsur Dinas Kesehatan, Bagian Organisasi Setda Kabupaten Pekalongan, BKPSDM dan Organisasi Profesi terkait.[Gambar]
Tahapan penilaian diawali dengan seleksi administrasi, kemudian dilanjutkan paparan dan wawancara dan tahap akhirnya adalah uji publik. Kategori yang dinilai adalah inovatif, pengabdian tanpa batas dan petugas gawat darurat atau krisis kesehatan. Dari 16 peserta yang mengikuti penilaian masuk dalam kategori inovatif semua[Gambar]
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai ajang kompetisi dan motivasi untuk meningkatkan minat tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit dan puskesmas sehingga dapat menjadi pendorong terciptanya tenaga kesehatan yang mempunyai sikap nasionalis, etis dan professional, memiliki semangat pengabdian yang tinggi, berdisiplin, kreatif, berilmu, terampil, berbudi luhur serta dapat memegang teguh etika profesi.
Kamis, 17 April 2025
Kajen - Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dalam rangka memutus rantai penularan dan pencegahan DBD, melakukan penyemprotan cairan insektisida lewat pengasapan atau fogging di Perumahan Pisma Kedungwuni yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kedungwuni 1 pada minggu pagi (13/04/2025)
[Gambar]
Pelaksanaan fogging tahun 2025 ini menyasar pada 22 puskesmas yang berada di daerah tengah dan daerah rendah wilayah Kabupaten Pekalongan. Fogging ini dilakukan tidak hanya pada daerah yang ditemukan kasus DBD saja, tetapi dilakukan disemua wilayah yang dinilai rawan penyebaran DBD.
[Gambar]
Selain fogging, Dinas Kesehatan juga menghimbau kepada jejaringya yaitu puskesmas dan masyarakat untuk melakukan upaya pencegahan DBD dengan melakukan PSN 3M Plus yaitu Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan Menguras bak mandi, Menutup wadah penampungan air, dan Menggunakan kembali barang-barang bekas yang dapat menjadi perindukan atau sarang nyamuk. Plusnya dengan menggunakan lotion obat nyamuk oles yang aman, tidak menggantung pakaian bekas pakai, menggunakan kelambu saat tidur, menaburkan bubuk larvasida atau abate di kolam bak mandi yang berukuran besar dan lain sebagainya.
[Gambar]
Meskipun sudah dilakukan fogging, kegiatan PSN 3 M Plus sangat lebih efektif untuk pencegahan penyakit Malaria dan Demam Berdarah, Fogging DBD hanya untuk membunuh nyamuk dewasa bukan jentik, telur, atau larva.penyebab DBD.
Senin, 14 April 2025
Kajen – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan apel pagi yang dirangkai dengan acara halalbihalal di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan usai libur panjang Idulfitri 1446 H pada Selasa (8/4/2025).
[Gambar]
Kegiatan yang digelar di halaman kantor Dinkes ini diikuti oleh seluruh pegawai, pejabat struktural, serta tenaga kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro, SKM. M.Kes, memimpin apel pagi yang dilaksanakan di halaman kantor.
[Gambar]
Setelah apel pagi, kegiatan dilanjutkan dengan halalbihalal. Seluruh pegawai saling bersalaman, berbagi senyum, dan menyampaikan ucapan selamat Idulfitri, menciptakan suasana yang akrab dan harmonis.
Rabu, 9 April 2025