Wiradesa – Bertempat di Hotel Grand Dian Wiradesa, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan gelar Workshop Peningkatan Mutu Internal Pelayanan Puskesmas Kabupaten Pekalongan Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat kapasitas layanan primer dan memastikan standar mutu pelayanan kesehatan dasar terpenuhi di seluruh puskesmas wilayah Kabupaten Pekalongan. (Selasa, 30/6/2026)
Workshop berlangsung secara hybrid dan diikuti oleh ketua tim mutu puskesmas dan tim TPCB Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. Sebanyak 35 orang mengikuti kegiatan ini selama 2 hari dari tanggal 29 hingga 30 Juni 2026. Turut hadir sebagai narasumber dari Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Workshop diselenggarakan dengan tujuan memberikan pemahaman kepada peserta tentang standar pelaksanaan mutu internal pelayanan puskesmas.
Harapannya, Peserta dapat menerapkan ilmu yang di peroleh dalam workshop pada puskesmas binaannya sehingga mutu internal puskesmas lebih baik dan pelayanan kepada masyarakat lebih optimal.
Selasa, 30 Juni 2026
Kajen – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan gelar apel pagi dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33. Apel digelar di halaman Kantor Dinkes menekankan komitmen tenaga kesehatan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan melalui penguatan ketahanan keluarga di wilayah Kota Santri. (Senin, 29/6/2026)
[Gambar]
Apel pagi dipimpin oleh Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), M. Khoirudin, S.Kep, Ners, M.Kes. Dalam kesempatan tersebut disampaikan amanat apel bahwa ”peringatan Harganas merupakan momentum penting untuk merefleksikan kembali peran strategis keluarga. Kesehatan anak dan ibu hamil bermula dari lingkungan keluarga yang sadar gizi dan sanitasi.” ujarnya
Melalui momentum Harganas ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan memanfaatkan fasilitas layanan kesehatan yang tersedia secara optimal demi mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik.
Senin, 29 Juni 2026
Kajen –Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI) Pengurus Daerah Jawa Tengah bersama para pemangku kepentingan di Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan gelar Diskusi Strategi Implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sebagai langkah memperkuat pelaksanaan kebijakan kesehatan masyarakat di daerah. Kegiatan ini menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat komitmen lintas sektor, dan merumuskan langkah konkret dalam penerapan KTR di Kabupaten Pekalongan. (Kamis, 25/6/2026)
[Gambar]
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Tohid Margono, S.Pi menerima Tim audiensi yang diketuai oleh Dr. dr. Anung Sugihantono, M.Kes selaku Ketua Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI) Pengurus Daerah Jawa Tengah. Turut hadir PPPKMI Cabang Kabupaten Pekalongan, para akademisi dari Poltekes Semarang dan UMPP Pekajangan. Diskusi ini membahas berbagai aspek strategis, mulai dari penguatan regulasi, mekanisme sosialisasi, pembinaan, pengawasan, hingga peran aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas asap rokok. Kegiatan tersebut juga menegaskan bahwa implementasi KTR merupakan bagian dari perlindungan hak masyarakat atas udara bersih dan lingkungan yang sehat.
PPPKMI terus berkomitmen mendorong penguatan kebijakan pengendalian tembakau di daerah. Upaya ini sejalan dengan amanat Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pekalongan Nomor 6 Tahun 2024 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Implementasi KTR diharapkan tidak hanya menjadi agenda kebijakan, tetapi juga gerakan bersama untuk melindungi generasi sekarang dan mendatang dari dampak buruk paparan asap rokok.
Kamis, 25 Juni 2026
Kajen – Dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun, Kepolisian Resort Pekalongan gelar bakti sosial kesehatan sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat serta bentuk nyata pengabdian kepada bangsa dan negara. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah, termasuk di wilayah Jawa Tengah. (Rabu, 24/6/2026)
[Gambar]
Bakti Sosial Kesehatan tersebut menghadirkan layanan skrining TBC bagi masyarakat, Cek Kesehatan Gratis dan rontgen portable dengan tujuan deteksi dini pasien TB Paru dan pengobatan serta untuk penemuan kasus dan pelacakan kontak TB paru. Kegiatan yang diselenggarakan di RSUD Kesesi ini melibatkan RSUD Kesesi, Puskesmas Kesesi 1 dan 2, Dinkes, Polres Pekalongan, Polsek Sragi, Kecamatan Kesesi, RSUD Kraton, dan yayasan MSI (Mentari Sehat Indonesia) yang aktif menggerakkan masyarakat dalam menanggulangi penyakit menular, khususnya Tuberkulosis (TBC). Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk terus hadir, melayani, dan bermanfaat bagi masyarakat
Sebanyak 54 orang mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut, diharapkan Penyakit TB Paru dapat dicegah dan dikendalikan di Kabupaten Pekalongan serta menghilangkan stigma TBC di masyarakat.
Rabu, 24 Juni 2026
Kajen - Dewan Saka Bakti Husada Kwarcab Pekalongan telah melaksanakan Musyawarah Saka Bakti Husada Tahun 2026 yang bertempat di Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan.
Kegiatan ini menjadi forum tertinggi dalam organisasi Dewan Saka Bakti Husada dengan agenda utama penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Dewan Saka Bakti Husada Masa Bakti 2023–2026, sekaligus menandai berakhirnya masa bakti dan purna tugas kepengurusan periode tersebut.(Minggu, 21/6/2026)
Kegiatan Musaka dihadiri oleh Pengurus Dewan Saka Bakti Husada Kwartir ranting se Kabupaten Pekalongan, masing-masing ranting mengirimkan 2 orang. Turut hadir perwakilan dari satuan karya lain, yakni : Saka Milenial, Saka Widya Budaya Bakti, Saka Pariwisata, dan Saka Bina Sosial. Musaka 2026 menghasilkan berbagai keputusan strategis sebagai arah pembinaan dan pengembangan Saka Bakti Husada selama dua tahun ke depan, melalui penyusunan kebijakan serta program kerja Masa Bakti 2026–2028. Dalam musyawarah ini juga telah dilaksanakan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Dewan Saka Bakti Husada Cabang Pekalongan Masa Bakti 2026–2028 secara demokratis sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan organisasi.
Semoga hasil Musaka 2026 menjadi landasan yang kuat untuk mewujudkan Dewan Saka Bakti Husada Cabang Pekalongan yang semakin aktif dan berdampak dalam mendukung pembinaan generasi muda di bidang kesehatan.
Senin, 22 Juni 2026
Kajen – Rapat Koordinasi Kepala Dinas Kesehatan Wilayah Eks Karesidenan Pekalongan sukses diselenggarakan untuk memperkuat sinergi lintas daerah. Pertemuan strategis yang digelar di ruang rapat Bupati Pekalongan ini berfokus pada penyelarasan program prioritas kesehatan, evaluasi layanan, serta penanganan berbagai isu kesehatan masyarakat demi mewujudkan pemerataan kualitas fasilitas kesehatan di Jawa Tengah. (Kamis, 18/6/2026)
Rakor yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi jawa Tengah dan seluruh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Eks Karesidenan Pekalongan beserta jajarannya yang meliputi Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pemalang, Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang ini menjadi wadah kolaborasi penting. Selain membahas evaluasi program yang sedang berjalan, agenda ini merupakan roadshow Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah untuk menjaga komunikasi tetap kondusif dan selaras diantara kabupaten/kota dan menekankan bahwa tugas pelayan kesehatan yaitu meningkatkan pelayanan kesehatan, dan memastikan layanan kesehatan adil dan merata.
Sebagai tindak lanjut dari rakor ini, seluruh jajaran Dinas Kesehatan berkomitmen untuk segera merealisasikan peta jalan (roadmap) strategis di masing-masing daerah. Harapannya, inovasi layanan kesehatan yang terstandarisasi ini mampu menurunkan angka kesakitan dan meningkatkan angka harapan hidup masyarakat di seluruh wilayah Eks Karesidenan Pekalongan secara signifikan.
Kamis, 18 Juni 2026
Kajen – Pemerintah Kabupaten Pekalongan gelar Pengusulan Perencanaan Kebutuhan SDM Kesehatan sebagai langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kesehatan di seluruh wilayah kabupaten. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi kekurangan dan menetapkan prioritas kebutuhan tenaga kesehatan, sehingga distribusi dan kapasitas layanan kesehatan dapat meningkat secara merata dan berkelanjutan. (Kamis, 18/6/2026)
Kegiatan pengusulan perencanaan SDM kesehatan ini dilaksanakan dua tahap yaitu pada tanggal 8 s.d. 10 Juni 2026 dan 15 s.d. 19 Juni 2026. Kegiatan ini mencakup pertemuan koordinasi antar dinas dan fasilitas kesehatan, pengumpulan data kebutuhan tenaga medis dan non-medis, serta penyusunan usulan strategis untuk penganggaran dan rekrutmen. Peserta yang hadir antara lain : 3 RSUD, 26 puskesmas, Dinkes, UPTD Labkesda dan Instalasi Farmasi. Turut hadir sebagai Tim Teknis Verifikator dari Dinkes sendiri, BKPSDM dan Bagian Organisasi Sekda Kabupaten Pekalongan.
Dengan demikian maka sinergi antar fasilitas kesehatan dalam upaya pemenuhan SDM kesehatan yang merata dan sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan secara akurat dan terintegrasi sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan dapat terwujud serta menghasilkan data kebutuhan SDM kesehatan yang valid.
Kamis, 18 Juni 2026
Kajen – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melalui Bagian Umum dan Kepegawaian gelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan Pegawai bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga non-ASN di lingkungan Puskesmas se-Kabupaten Pekalongan pada bulan April s.d Juni 2026. Kegiatan strategis ini sebagai upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia sekaligus meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh puskesmas wilayah Kabupaten Pekalongan. Selain itu juga menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk mewujudkan tata kelola pelayanan yang tertib, responsif, dan berorientasi pada masyarakat.
[Gambar]
Kegiatan bimbingan teknis diikuti oleh para pegawai puskesmas, termasuk tenaga administrasi, tenaga kesehatan, dan unsur pimpinan puskesmas. Melalui forum ini, seluruh pegawai mendapatkan pembinaan terkait aturan kepegawaian, etika kerja, tanggung jawab jabatan, disiplin pegawai, serta penguatan peran aparatur dalam mendukung pelayanan publik yang prima dengan harapan dapat mendorong seluruh pegawai puskesmas agar semakin memahami tugas, kewajiban, dan standar kerja yang harus dijalankan dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
[Gambar]
Dengan adanya bimbingan teknis ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi antara Dinas Kesehatan dan puskesmas dalam mendukung peningkatan mutu layanan kesehatan dasar di Kabupaten Pekalongan dan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja pegawai, tertib administrasi, serta kualitas pelayanan kesehatan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Ke depan, pembinaan serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari penguatan kapasitas aparatur kesehatan di tingkat layanan primer.
[Gambar]
Kamis, 18 Juni 2026
Kajen – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Terpadu Bidang Kesmas dan Bidang P2PL yang berfokus pada optimalisasi program promotif, preventif, literasi digital dan Penilaian Cek Kesehatan Gratis. (Selasa, 9/6/2026)
Kegiatan bimtek bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pegawai dan tertib administrasi dalam menjalankan aturan kepegawaian serta memperkuat komitmen terhadap disiplin kerja. Melalui pembinaan ini, diharapkan seluruh pegawai Puskesmas se Kabupaten Pekalongan semakin memahami pentingnya tertib administrasi dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, sehingga dapat mendukung terciptanya tata kelola pelayanan kesehatan yang profesional dan berintegritas.
Bimtek terpadu yang dilaksanakan pada bulan Mei dan Juni 2026 ini menjangkau 26 puskesmas dan 7 rumah sakit yang ada di wilayah Kabupaten Pekalongan. Dalam bimtek ini digali informasi tentang capaian, strategi dan kendala dalam pelaksanaan program serta rekomendasi tindak lanjut dari hasil wawancara di lapangan.
Harapan utama dari pelaksanaan bimbingan teknis terpadu ini adalah meningkatnya mutu pelayanan kesehatan masyarakat secara merata melalui penguatan kapasitas SDM, standardisasi sistem, dan optimalisasi tata kelola administrasi di seluruh fasilitas kesehatan.
Selasa, 9 Juni 2026