KAJEN – Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-79 Tahun 2024, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar kegiatan Gebyar Rahatan Tujuah Belasan yang dikemas dalam bentuk lomba-lomba.
Kegiatan ini dikuti oleh seluruh ASN dan Non ASN Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan yang bertempat di halaman Kantor Dinas Kesehatan. (Rabu, 28/8/2024). Berbagai jenis perlombaan yang digelar antara lain lomba ….. Dirgahayu RI ke-79, MERDEKA!!!!
[Gambar]
Jumat, 30 Agustus 2024
KAJEN – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-402 tahun 2024, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan gelar Kegiatan GERCEP OPD (Gerakan Cek Kesehatan Penyakit Tidak Menular Organisasi Perangkat Daerah) bertempat di Aula Lantai 1 Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan yg diselenggarakan dari Tanggal 21 Agustus s.d 3 September 2024.
Seluruh ASN OPD di Lingkunan Pemerintah Kabupaten Pekalongan lakukan cek kesehatan guna deteksi dini faktor resiko Penyakit Tidak Menular, pemeriksaan ini meliputi pemeriksaan Tekanan Darah, Gula Darah, Kolesterol, Trigliserid.
Dengan digelarnya pemeriksaan kesehatan ini diharapkan seluruh ASN Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan mengetahui kondisi kesehatannya dan dapat dilakukan pengobatan segera bila ditemukan indikasi penyakit tertentu setelah dilakukan cek kesehatan ini.
[Gambar]
Kamis, 29 Agustus 2024
Kajen – Bertempat di Hotel Grand Dian Wiradesa Pekalongan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan gelar Bimbingan Teknis Pelayanan Kefarmasian bagi Apoteker dan Tenaga Tehnik Kefarmasian/Vokasi Farmasi yang ada di wilayah Kabupaten Pekalongan. (Rabu, 28/8/2024)
Pertemuan Bimtek dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro, S.KM, M.Kes. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bimbingan Teknis pelayanan kefarmasian ini diharapkan dapat memahami alur perizinan tenaga kefarmasian dan menjaga keamanan mutu obat serta efektivitas obat-obatan yang beredar dan dijual di masyarakat. Hadir sebagai peserta sebanyak 120 orang Apoteker dan Tenaga Teknis Kefarmasian/ Vokasi Farmasi yang ada di wilayah Kabupaten Pekalongan. Narasumber sebanyak 3 orang berasal dari Dinas PM PTSP, Organisasi Profesi IAI (Ikatan Apoteker Indonesia) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. Tujuan kegiatan Bimtek ini untuk meningkatkan pemahaman pengelola (Apoteker Penanggungjawab, tenaga kefarmasian dan/atau pemilik) Fasilitas pelayanan kefarmasian terhadap standar, persyaratan perizinan dan ketentuan peraturan terkait pengelolaan obat.di Mall Pelayanan Publik era digital.
[Gambar]
Kamis, 29 Agustus 2024
Kedungwuni - Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan memimpin langsung jalannya rapat koordinasi bidang kesehatan pada jajaran kesehatan yang berlangsung di Aula SMA N 1 Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. Rapat Koordinasi ini merupakan rangkaian kegiatan Gerakan Aksi Bergizi Serentak di Kabupaten Pekalongan yang diselenggarakan secara hybrid dan diikuti oleh 26 SMP dan SMA sederajad yang ada di Kabupaten Pekalongan. (Jumat, 23/08/2024)
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, M.Sos, M.Si dalam arahannya menyampaikan bahwa “Pentingnya aspek perencanaan yang matang dalam suatu kegiatan berbasis data dan masalah yang dihadapi, dibuat skala prioritas dan harus dilaksanakan. AKI/AKB dan stunting agar segera dilakukan upaya penurunan dengan serius. Sarana dan Prasarana pelayanan kesehatan secara bertahap untuk dicukupi, usulkan anggaran untuk kegiatan yang berbasis pada permasalahan yang ada.”
Hadir dalam rakord bidang kesehatan antara lain Kepala Dinas Kesehatan, Para Direktur RSUD Kraton, Kajen dan Kesesi, Camat Kedungwuni dan Kepala Puskesmas se Kabupaten Pekalongan. Hasil rakord diantaranya adalah Puskesmas Tirto 2 mengusulkan rehab ruang persalinan, Puskesmas Tirto 1 mengusulkan kendaran pusling yang bisa menjangkau masyarakat bila terjadi musibah rob. Puskemas Petungkriyono, Lebakbarang dan Kandangserang berkaitan dengan operasional puskesmas akan diperhatikan pendanaannya.
Selasa, 27 Agustus 2024
KEDUNGWUNI – Bertempat di SMAN 1 Kedungwuni Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar kegiatan Aksi Bergizi Serentak (Jum’at,22/8/2024)
Kegiatan Gerakan Aksi Bergizi Serentak (GABS) merupakan himbauan dari Kementrian Kesehatan yang di lakukan mulai tanggal 12 Agustus s.d 12 September 2024. Kabupaten Pekalongan melaksanakan kegiatan ini serentak secara hybrid. Peserta pada kegiatan ini yaitu seluruh siswa siswi SMP/MTs dan SMA/SMK sederajat se Kabupaten Pekalongan
Dihadiri langsung oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE,MM peserta sejumlah 300 siswa secara serentak minum Tablet Tambah Darah.
Rangkaian acara sebelumnya dilakukan pemeriksaan Hb Remaja Putri , senam dan sarapan bersama dilakukan penyuluhan kesehatan tentang Kesehatan Reproduksi Remaja dan FunGame.
Gerakan Aksi Bergizi Serentak (GABS) ini diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin tiap seminggu sekali di sekolah dengan minum Tablet Tambah Darah, Olahraga/Aktivitas Fisik dan konsumsi gizi seimbang.
[Gambar]
Selasa, 27 Agustus 2024
KEDUNGWUNI – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar Kegiatan Implementasi Inovasi Ngemil Rengginang bersama Bupati Pekalongan dengan memberikan edukasi kesehatan kepada ibu hamil resiko tinggi di Aula Kecamatan Kedungwuni (Jum’at, 22/8/2024).
Hadir secara langsung Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE, MM membuka dan mengedukasi ibu² hamil resiko tinggi yang ada di wilayah Kecamatan Kedungwuni serta memberikan bantuan sembako kepada ibu hamil dan balita kurang gizi yang sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan kesehatan. Bupati juga menghimbau bahwa dukungan lintas sektor dan lintas program sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan inovasi Ngemil Rengginang, selain itu perlu adanya pemberdayaan masyarakat dan penguatan kompetensi petugas/tenaga kesehatan, maupun penggerakan dukungan Organisasi Profesi, OPD terkait, Organisasi Masyarakat serta unsur lainnya
Kegiatan ini merupakan bagian dari Implementasi inovasi Ngemil Rengginang (Ngeluru Ibu Hamil Resiko Tinggi Nang Pekalongan) sebagai upaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Pekalongan. Harapan dengan adanya Inovasi ini dapat menurunkan AKI/AKB di Kabupaten Pekalongan.
Pada kesempatan yang sama dilakukan penyerahan motor dinas oleh Bupati Pekalongan kepada 21 kepala puskesmas se-Kabupaten Pekalongan
[Gambar]
Selasa, 27 Agustus 2024
Kajen – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melaksanakan skrining penyakit TBC pada balita stunting yang dilakukan secara acak di 6 lokasi puskesmas yaitu Puskesmas Wonopringgo, Kesesi 2, Sragi 2, Kedungwuni 1, Sragi 1, dan Siwalan. Kegiatan ini dllakukan selama 6 hari yaitu tanggal 26 Januari, 2, 6, 12, 13 dan 16 Februari 2024.
Sasaran pada kegiatan ini adalah balita stunting di wilayah Kabupaten Pekalongan dengan tujuan untuk mendeteksi sejak dini penyakit menular TBC pada kondisi balita stunting. Kasus TBC anak di Kabupaten Pekalongan pada tahun 2023 sebanyak 233 kasus. Sejumlah 159 balita dilakukan skrining melalui pengukuran antropometri, pemeriksaan skrining TBC dan penyuntikan tuberkulin tes. Dari 147 balita yang disuntik tuberkulin tes didapatkan hasil negatif sebanyak 143 balita dan hasil positif sebanyak 4 balita. Terdapat 12 balita sudah dilakukan tes tuberkulin dan selesai pengobatan TBC.
Anak dengan kategori stunting memiliki risiko lebih tinggi untuk terpapar TBC. Status gizi terutama stunting pada anak berhubungan dengan daya tahan tubuh. Gejala TBC pada anak stunting seperti anoreksia, muntah, batuk, demam, dan penurunan berat badan. Bahaya TBC pada balita stunting terlihat pada peningkatan kerentanan terhadap infeksi, status gizi yang terganggu, dan potensi konsekuensi psikososial. Sangat penting untuk memprioritaskan kegiatan skrining TBC pada balita stunting, deteksi dini, dan pengobatan segera untuk mengurangi bahaya ini.
[Gambar]
Selasa, 27 Agustus 2024
KAJEN – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Dinas Satpol PP dan Damkar melaksanakan pengawasan pangan di wilayah Kabupaten Pekalongan (Rabu,27/3/2024).
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka melindungi masyarakat dari peredaran produk olahan yang Tidak Memenuhi Ketentuan (TMK), serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan merayakan hari raya Idul Fitri mengingat momen tersebut peredaran pangan mengalami lonjakan yang sangat tinggi. Pengawasan terhadap pangan meliputi kondisi pangan, izin edar, kadaluwarsa dan perlakuan pengelola toko terhadap pangan selama dalam penyimpanan dan pendisplayan serta produk yang tidak memenuhi ketentuan pelabelan tetap menjadi fokus pengawasan.
Masyarakat harus menjadi konsumen yang cerdas untuk bisa mendapatkan produk olah pangan yang sehat dan aman, pastikan makanan dalam kemasan baik dan tidak rusak, cek tanggal kadaluarsa dan jangan tergoda harga murah, ingat ya….teliti sebelum membeli agar idul fitri makin berarti.
Selasa, 27 Agustus 2024
Selasa, 27 Agustus 2024