Hallo Sobat Sehat... Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengumumkan data kasus Monkeypox (Mpox) terbaru di Indonesia. Hingga Sabtu (17/8/2024), terdapat 88 kasus konfirmasi Mpox, dengan DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten sebagai daerah dengan kasus terbanyak. Mpox, yang dulu dikenal sebagai cacar monyet, disebabkan oleh virus monkeypox yang termasuk keluarga Orthopoxvirus yang sama dengan virus cacar! 😱
Cacar monyet menjadi salah satu penyakit berbahaya dan sangat menular yang perlu diwaspadai. Sebab, monkey pox atau cacar monyet merupakan salah satu penyakit zoonosis. Artinya, cacar monyet tak hanya dapat ditularkan dari sesama hewan, tetapi juga dari hewan ke manusia.
Penyakit cacar monyet terlihat mirip dengan cacar air, namun nyatanya penyakit tersebut memiliki beberapa perbedaan. Penasaran apa saja perbedaan cacar monyet dan cacar air? Yuk, simak informasi di sini!
Selasa, 10 September 2024
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Mendukung Program Inovasi dari Dinkes yaitu Ngemil Rengginang untuk Kesehatan Ibu Hamil. Pada Jumat, 23 Agustus 2024, di Pendopo Kecamatan Kedungwuni, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq memberikan edukasi kesehatan kepada puluhan ibu hamil. Fadia Arafiq memotivasi ibu hamil untuk menjaga kehamilan dengan baik dan mengimbau mereka untuk melakukan pemeriksaan minimal enam kali dan dua kali USG dengan dokter. Ibu hamil cukup menunjukkan KTP Kabupaten Pekalongan untuk mendapatkan layanan gratis di Puskesmas dan bagi yang berisiko tinggi, di rumah sakit pemerintah. Adapun dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melalui program Ngemil Rengginang ini bekerja sama dengan OPD terkait untuk mendampingi ibu hamil hingga 42 hari nifas. Program ini juga mencakup skrining layak hamil serta memberikan motivasi untuk mengikuti KB pasca persalinan.
[Gambar]
Selasa, 3 September 2024
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, yang menjabat sejak 2021 memperkenalkan program unggulan kesehatan yaitu UHC yang diluncurkan pada Februari 2024. Program ini memungkinkan warga Kabupaten Pekalongan berobat gratis hanya dengan KTP. RSUD Kraton, rumah sakit rujukan regional tipe B sudah menerapkan program ini namun sering terdampak banjir saat musim hujan. Untuk meningkatkan pelayanan, Pemkab Pekalongan akan membangun RSUD Kraton baru di jalur Pantura Wiradesa dengan kapasitas 464 tempat tidur di atas tanah seluas 20.740 meter persegi di Desa Kampil, Kecamatan Wiradesa. Proyek ini diharapkan selesai dan beroperasi pada tahun 2026 serta dapat memberikan manfaat kesehatan dan ekonomi bagi warga sekitar, di dampingi oleh tenaga farmasi dari dengan profil sebagai berikut
[Gambar]
Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit serius yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti, sering terjadi selama musim hujan di daerah tropis dan subtropis. Untuk mengatasi penyebaran virus ini, Bupati Pekalongan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan mengadakan penyuluhan tentang pencegahan DBD dengan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus. Program ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, masyarakat, dan lembaga terkait untuk memastikan keberhasilan dan efektivitas pencegahan DBD. Sebagai bagian dari program PSN, kader puskesmas memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Dengan adanya PSN 3M Plus, diharapkan lingkungan bebas dari virus dengue dapat tercapai, populasi nyamuk dapat dikurangi secara signifikan, dan risiko penyebaran penyakit DBD dapat diminimalkan melalui partisipasi aktif seluruh masyarakat.
[Gambar]
Selasa, 3 September 2024
Senin, 9 September 2024
KAJEN – Bertempat di Ruang Rapat Bupati Pekalongan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menerima Tim Verifikasi Lapangan STBM Award Tahun 2024 untuk melihat implementasi 5 Pilar STBM di Kabupaten Pekalongan. (Rabu, 4/9/2024)
Tim Verifikasi Lapangan diterima Bupati Pekalongan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, S.Sos, M.Si. dengan didampingi Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Wiryo Santoso, S.IP, MH, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro, S.KM, M.Kes serta OPD terkait. Tim ini terdiri dari Nur Syaidah Zendrato S.PWK, M.P.W.K (Kementerian PPN/Bappenas), Herie Ferdian (USAID IUWASH Tangguh), Sukarmi, SKM, MKM (Kementerian Kesehatan), Wehelmina Ifke Fredrik, S.Sos (Kementerian Kesehatan). Turut hadir dalam penyambutan tim yaitu Kabid P2PL, 3 orang Kepala desa/kelurahan beserta unsur Camat, Kepala Puskesmas dan Petugas Sanitarian dari 3 lokus penilaian
Tim verifikasi lapangan memberikan masukan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam bentuk pengolahan sampah dengan 3R (reuse, reduce dan recycle) agar dapat berhasil guna dan bernilai ekonomis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan masyarakat Kabupaten Pekalongan semakin mandiri dan berubah perilakunya dengan berpedoman pada 5 Pilar STBM yang terdiri dari perilaku stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengamanan sampah rumah tangga serta pengamanan limbah cair rumah tangga.
STBM Award diberikan sebagai bentuk apresiasi dari Kementerian Kesehatan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota yang telah berhasil dalam upaya perubahan perilaku masyarakat melalui STBM. Kabupaten Pekalongan masuk dalam usulan Kategori STBM Pratama, untuk memastikan implementasi 5 Pilar STBM sudah dijalankan, maka diperlukan verifikasi lapangan. Lokus verifikasi lapangan di Kabupaten Pekalongan ditujukan di Desa Sinangohprendeng, Desa Tanjungkulon dan Kelurahan Sapugarut. Hasil dari verifikasi lapangan ini akan di umumkan dalam rangkaian acara Hari Kesehatan Nasional di bulan November Tahun 2024.
[Gambar]
Jumat, 6 September 2024
Kajen - Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar kegiatan Workshop Pelatihan Tumbuh Kembang Bagi Kader, Guru PAUD dan TK Tahun 2024 yang diselenggarakan pada tanggal 6 s.d. 27 Agustus 2024. (Kamis, 5/9/2024)
Pelatihan tumbuh kembang diikuti oleh kader dan guru PAUD dan TK di wilayah Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kompetensi kader dan Guru PAUD dan TK dalam melaksanakan skrining Tumbuh Kembang Balita di Posyandu maupun di PAUD. Tempat paleksanan diselenggaran di Puskesmas Doro I, Doro II, Petungkriyono, Lebakbarang, Kandangserang, Talun, Tirto II dan Sragi I.
Dengan adanya pelatihan ini, kader yang terlatih tidak hanya memperluas jangkauan layanan kesehatan tetapi juga memastikan bahwa anak-anak menerima perhatian yang dibutuhkan untuk tumbuh dan berkembang dengan sehat. Melalui peran mereka yang strategis, kader menjadi garda terdepan dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak di tingkat masyarakat.
Kamis, 5 September 2024
Selasa, 3 September 2024
KAJEN – Bertempat di ruang kerja Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan diselenggarakan pembinaan praktek mandiri bidan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini untuk mensosialisasikan Undang-undang nomor 4 tahun 2019 dan PMK nomor 21 tahun 2021 agar para bidan dapat memberikan pelayanan sesuai kewenanngan baik secara tim atau mandiri. (Senin, 2/9/2024).
Turut hadir dalam pembinaan tersebut, Kepala Bidang Kesmas dan Infokes Dinkes Kabupaten Pekalongan, dr. Ryan Ardanaputra menyampaikan bahwa sesuai Undang undang nomor 4 tahun 2019 tentang Kebidanan bahwa praktek kebidanan wajib memiliki ijin praktek dan PMK 21 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan Dan Masa Sesudah Melahirkan, Pelayanan Kontrasepsi Dan Pelayanan Kesehatan Esensial. Peserta yang diundang yaitu Ketua IBI Cabang Kabupaten Pekalongan beserta 18 orang anggota IBI.
Sesuai PMK 21 tahun 2021 pelayanan persalinan dilakukan oleh tim, yaitu
dokter- bidan-perawat atau Dokter-bidan-bidan. Bidan harus bekerja secara tim dan menaati peraturan-peraturan yang berlaku tersebut, upaya ini diharapkan dapat menekan AKI AKB di Kabupaten Pekalongan
Selasa, 3 September 2024
KAJEN - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro, S.KM, M.Kes memimpin apel perdana di bulan September 2024 yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Kesehatan dan diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan karyawan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. (Senin, 2/9/2024).
Dalam amanat apel, Setiawan Dwi Antoro, S.KM, M.Kes menyampaikan informasi dan arahan terkait evaluasi kegiatan selama bulan Agustus 2024. Selanjutnya Dwi Sutanto, S.ST selaku Koordinator lomba rahatan gebyar 17an yang diselenggaran pada hari Rabu dan Jumat tanggal 28 dan 30 Agustus 2024 dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 79 mengumumkan kelompok/tim pemenang lomba. Hadiah lomba diserahkan kepada para pemenang oleh Kepala Dinas Kesehatan bersama pejabat eselon 3 lainnya.
Giat apel pagi di awal bulan September ini juga diikuti oleh PIDGI (Program Internshif Dokter Gigi Indonesia) sebanyak 16 orang yang rencananya akan bertugas selama selama 6 bulan di Kabupaten Pekalongan dan ditempatkan di RSUD Kraton, RSUD Kajen, Puskesmas Siwalan, Puskesmas Wiradesa, Puskesmas Kajen 1 dan Puskesmas Kajen 2.
Selasa, 3 September 2024